Kandidat Pilgub Jateng Jalani Tes Kesehatan

0
20
RSUP dr Kariadi
RSUP dr Kariadi. (foto:Istimewa)

SEMARANG, SERUJI.CO.ID – Dua pasang Bakal Calon Gubernur Jawa Tengah menjalani serangkaian pemeriksaan kesehatan di Rumah Sakit Umum Pusat dr Kariadi Semarang, Jumat (12/1).

Bakal Cagub Ganjar Pranowo datang paling pertama di Gedung Pendidikan dan Pelatihan RSUP dr Kariadi pada pukul 07.00 WIB, kemudian disusul Bakal Cagub Sudirman Said, kemudian disusul Bakal Cawagub Taj Yasin Maimoen dan Ida Fauziyah.

Di hadapan sejumlah awak media yang hadir melakukan peliputan, Ganjar Pranowo mengaku tidak ada persiapan khusus dalam menjalani serangkaian pemeriksaan kesehatan kandidat Pilgub Jateng yang akan dilakukan mulai 12-13 Januari 2018.

“Gak ada persiapan apa-apa, Alhamdulillah sehat, malah saya sudah puasa sejak semalam, ternyata puasanya baru besok,” kata Ganjar sambil tertawa.

Hal senada juga disampaikan Bakal Cagub Sudirman Said, mantan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral itu juga mengaku siap mengikuti semua tahapan pemeriksaan kesehatan.

“Insya Allah siap, tidak ada persiapan khusus,” ujarnya.

Sementara itu, Bakal Cawagub Ida Fauziyah berharap rangkaian kegiatan pada hari ini berjalan lancar.

“Doakan saja semua lancar,” katanya.

Selain dua pasang Bakal Cagub Pilkada Jateng, sebanyak 13 pasang bakal calon kepala daerah, yakni dari Kabupaten Kudus, Kabupaten Tegal, dan Kota Tegal juga menjalani pemeriksaan kesehatan di RSUP dr. Kariadi Semarang.

Sedangkan pemeriksaan kesehatan kandidat pilkada Kabupaten Banyumas, Temanggung, Kudus, Karanganyar, dan Magelang akan dilaksanakan di RSUD dr Moewardi Surakarta.

Kepala Bidang Pelayanan Medis RSUP dr Kariadi Semarang dr Nurdopo Baskoro menambahkan pemeriksaan kesehatan kandidat akan melalui 11 tahapan, seperti dari pemeriksaan laboratorium hingga pemeriksaan ultrasonography (USG), dan pemeriksaan bebas narkoba dari Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Jateng.

“Ada sekitar 20 dokter yang dipersiapkan untuk melakukan pemeriksaan kesehatan para kandidat pilkada, di antaranya adalah dokter spesialis penyakit dalam, spesialis bedah, urologi dan onkologi,” ujarnya. (Ant/SU03)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

Soekarwo

Soekarwo: Jelang Pilkada Suasana Politik Jatim Akrab

SURABAYA, SERUJI.CO.ID - Gubernur Jawa Timur Soekarwo menilai suasana politik di Jatim akrab dan tidak ada perpecahan menjelang pelaksanaan pemilihan kepala daerah (pilkada) serentak pada...

DPD: Indonesia Berbagi Pengalaman Atasi Terorisme

HANOI, SERUJI.CO.ID - Wakil Ketua Dewan Perwakilan Daerah Nono Sampono mengatakan Indonesia berbagi pengalaman mengatasi aksi terorisme dalam upaya mendorong langkah bersama mencegah kejahatan tersebut. Dalam...

PSI Galang Dana Publik Untuk Partai

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Partai Solidaritas Indonesia (PSI) akan menggalang dana donasi publik untuk pendanaan partai dan mendorong perbaikan iklim politik di Tanah Air. "Agar independen, hanya...
Anugerah Humas

Website ITS Sabet Juara II Anugerah Humas Perguruan Tinggi

SURABAYA, SERUJI.CO.ID - Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya berhasil menyabet peringkat dua dalam ajang Anugerah Humas Perguruan Tinggi Negeri (PTN) dan Koordinasi Perguruan...

Ketua MPR: Demokrasi Pancasila Jamin Kesetaraan

KUNINGAN, SERUJI.CO.ID - Ketua MPR RI Zulkifli Hasan menilai demokrasi Pancasila yang dianut Indonesia menjamin kesetaraan dan keadilan bagi seluruh rakyat Indonesia, sehingga implementasinya dibutuhkan...
loading...
fotozukifli

Paska Diperiksa, Ustadz Zukifli Muhammad Ali Diundang Live di TV Swasta Nasional

Berita tentang "penangkapan" ustadz baru-baru saja terjadi, dialami Ustadz Zukifli Muhammad Ali, yang ditetapkan sebagai tersangka dugaan menyebarkan kebencian berdasarkan SARA, lihat di berita...
tweet

Berjilbab Tapi Korupsi, Bukan Najwa Shihab

"Esensi Islam tidak terletak pada Pakaian yg dikenakan tapi pada Akhlak yg dilaksanakan (Gus Dur) Berhijab tp Korupsi, Najwa Sihab tak berhijab dapat Penghargaan Tokoh...
sumber: harianterbit

Peringatan 44 Tahun Peristiwa MALARI: Mengembalikan Reformasi yang Kita Mau

Pada 15 Januari 2018 lalu, bertepatan dengan 44 tahun Peristiwa 15 Januari 1974 yang lebih dikenal dalam catatan sejarah sebagai Peristiwa Malapetaka Lima Belas...