Kandidat Pilgub Jateng Jalani Tes Kesehatan


SEMARANG, SERUJI.CO.ID –┬áDua pasang Bakal Calon Gubernur Jawa Tengah menjalani serangkaian pemeriksaan kesehatan di Rumah Sakit Umum Pusat dr Kariadi Semarang, Jumat (12/1).

Bakal Cagub Ganjar Pranowo datang paling pertama di Gedung Pendidikan dan Pelatihan RSUP dr Kariadi pada pukul 07.00 WIB, kemudian disusul Bakal Cagub Sudirman Said, kemudian disusul Bakal Cawagub Taj Yasin Maimoen dan Ida Fauziyah.

Di hadapan sejumlah awak media yang hadir melakukan peliputan, Ganjar Pranowo mengaku tidak ada persiapan khusus dalam menjalani serangkaian pemeriksaan kesehatan kandidat Pilgub Jateng yang akan dilakukan mulai 12-13 Januari 2018.

“Gak ada persiapan apa-apa, Alhamdulillah sehat, malah saya sudah puasa sejak semalam, ternyata puasanya baru besok,” kata Ganjar sambil tertawa.

Hal senada juga disampaikan Bakal Cagub Sudirman Said, mantan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral itu juga mengaku siap mengikuti semua tahapan pemeriksaan kesehatan.

“Insya Allah siap, tidak ada persiapan khusus,” ujarnya.

Sementara itu, Bakal Cawagub Ida Fauziyah berharap rangkaian kegiatan pada hari ini berjalan lancar.

“Doakan saja semua lancar,” katanya.

Selain dua pasang Bakal Cagub Pilkada Jateng, sebanyak 13 pasang bakal calon kepala daerah, yakni dari Kabupaten Kudus, Kabupaten Tegal, dan Kota Tegal juga menjalani pemeriksaan kesehatan di RSUP dr. Kariadi Semarang.

Sedangkan pemeriksaan kesehatan kandidat pilkada Kabupaten Banyumas, Temanggung, Kudus, Karanganyar, dan Magelang akan dilaksanakan di RSUD dr Moewardi Surakarta.

Kepala Bidang Pelayanan Medis RSUP dr Kariadi Semarang dr Nurdopo Baskoro menambahkan pemeriksaan kesehatan kandidat akan melalui 11 tahapan, seperti dari pemeriksaan laboratorium hingga pemeriksaan ultrasonography (USG), dan pemeriksaan bebas narkoba dari Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Jateng.

“Ada sekitar 20 dokter yang dipersiapkan untuk melakukan pemeriksaan kesehatan para kandidat pilkada, di antaranya adalah dokter spesialis penyakit dalam, spesialis bedah, urologi dan onkologi,” ujarnya. (Ant/SU03)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Bendera dan Krisis Kepemimpinan

Menurut vexillology, bendera bukan sekedar selembar kain biasa. Jika dia berkibar bebas di angkasa, bendera menginspirasikan semangat kepemimpinan tertentu yang sublim dan sulit dibayangkan oleh mereka yang jiwanya terjangkar oleh tanah di bumi.

GOLPUT: Halal Versus Haram, dan Gerakan Ayo Memilih

Di tahun 2019, kita mencatat ikhtiar gerakan anti Golput yang unik di Indonesia. Promotornya Jeune and Raccord Communication. Tiga anak muda memulai gerakan ini: Monica JR, Riries Puri, Arie Prijono.

3 Kunci Sukses Pasarkan Properti Saat Wabah Covid-19

Webinar ini sendiri sengaja diadakan oleh Lamudi untuk membantu para pangembang properti memasarkan produk mereka agar tetap mendapatkan hasil yang maksimal di tengah pandemi corona.

Pasca Kecelakaan Tulang Belakang, Kaki Sering Nyeri dan Perih, Apa Sebabnya?

Pada 16 tahun yang lalu saya pernah kecelakaan dan tiga ruas tulang belakang remuk. 3 bulan awal kaki kiri saya tidak bisa berjalan, 6 bulan berikutnya sudah bisa jalan walaupun tidak sekuat kaki kanan, sampai sekarang.

Breaking News: Akhirnya, Presiden Jokowi Putuskan Tes Massal Covid-19

Tidak mengambil kebijakan Lockdown, Presiden Jokowi akhirnya lebih memilih melakukan tes massal Covid-19.

Tahukah Anda, Berwudhu Dapat Kurangi Risiko Tertular Virus Corona?

Berwudhu merupakan kegiatan yang tak bisa dipisahkan dari muslim.. Tahukah anda bahwa berwudhu bisa mengurangi resiko tertular virus Corona?

Cegah Kepanikan, AMSI Imbau Media Kedepankan Kode Etik dalam Pemberitaan Wabah Corona

Wens menjelaskan beberapa langkah yang harus dilakukan media-media anggota AMSI dalam pemberitaan terkait virus Covid-19 tersebut.

Fahira: Milenial Butuh Teladan, Bukan Tik Tok untuk Membumikan Pancasila

"Membumikan Pancasila secara populer sah-sah saja, tetapi yang dibutuhkan millenial saat ini bukan itu. Milenial butuh teladan dari para penyelenggara negara dan para pemimpin bangsa," kata Fahira

TERPOPULER

close