Kampanyekan Prabowo-Sandi, Emak-Emak Relawan PEPES Ini Lakukan “Kepung Putih”

JAKARTA, SERUJI.CO.ID – Sekelompok perempuan yang tergabung dalam Partai Emak-Emak Pendukung Prabowo-Sandi (PEPES) melakukan berbagai kegiatan untuk mengkampanyekan pasangan calon Presiden-Wakil Presiden nomor urut 02, Prabowo-Sandiaga Uno.

Salah satu kegiatan yang dilakukan kelompok relawan yang dideklarasikan pada 18 Agustusn 2018 ini adalah kegiatan yang mereka sebut ‘Kepung Putih’.

“Program ‘Kepung Putih’ ini yakni (kegiatan) berbagi susu dan roti agar ibu-anak sehat sejalan dengan program Prabowo-Sandi. Sekaligus juga sosialisasi anti DBD mengingat target Program kali ini di daerah pemukiman padat,” jelas Ketua Umum PEPES, Wulan saat melaksanakan ‘Kepung Putih’ di Kalibaru, Tanjung Priuk, Jakarta Utara, Kamis (22/1).

Kehadiran Mak Wulan, sapaan di PEPES, yang didampingi oleh Ketua Korwil PEPES Jakarta Utara Mak Dini, disambut antusias oleh warga.

“Emak-emak adalah kaum yang sangat jujur, ketika saya tadi tanya bagaimana kehidupan sekarang, mereka bilang sekarang apa-apa mahal, listrik naik nggak bilang-bilang, jadi mereka ingin perubahan, makanya kami (PEPES) hadir disini,” ujarnya.

Selain melaksanakan program ‘Kepung Putih’, imbuh Wulah, mereka juga mendengarkan segala keluhan warga terutama masalah ekonomi yang dinilai warga semakin sulit.

“Setelah dijelaskan mengenai Program capres-cawapres Prabowo Sandi, warga semakin semangat menyongsong perubahan, untuk Indonesia Adil dan Makmur, serta mereka siap untuk menjadi pemilih nomor 02,” pungkas Wulan. (ARif R)

2 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Gus Ipul Mentransformasi Kota Pasuruan Menuju Smart City

Pemerintah cerdas adalah pemerintah yang mampu menggunakan teknologi untuk melayani masyarakat secara lebih cepat, lebih murah sekaligus lebih terukur. Dinamika perkembangan teknologi juga berpengaruh terhadap kebutuhan dan harapan masyarakat terhadap pelayanan.

E-Sambat, Cara Gus Ipul Manfaatkan Teknologi Digital untuk Layani Warga Kota Pasuruan

Program Smart City atau Kota Cerdas membuat kerja pemerintah menjadi lebih efisien, termasuk dengan cepat dapat merespon berbagai keluhan masyarakat. Seperti yang dilakukan Pemerintah Kota Pasuruan dengan aplikasi e-Sambat.

Smart City di Surabaya Bukan Sekadar Urusan Aplikasi

Ada enam faktor pendukung terciptanya smart city di Kota Surabaya, Jawa Timur. Program ini bukan sekadar urusan aplikasi, namun juga untuk memberdayakan UMKM.

Terinspirasi Jack Ma, Khofifah Dorong UMKM Masuk ke Dunia Digital

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sejak awal berupaya agar usaha mikro kecil menengah diberikan peluang melalui digitalisasi sistem. Ia terinspirasi Jack Ma, pemilik Alibaba Group, perusahaan e-commerce terbesar di Tiongkok.

Ketum AMSI: Kebutuhan Publik Zaman Now Bukan Hanya Hard News

Media massa digital atau dalam jaringan sudah harus mulai meninggalkan pola pikir konservatif dan konvensional. Masyarakat tak hanya butuh berita keras (hard news), tapi juga informasi keseharian.

Target Pemerintah: 6,1 Juta UMKM On Boarding Setiap Tahun

Usaha mikro kecil menengah di daerah membutuhkan teknologi digital untuk berkembang di era pandemi.

TERPOPULER

Tentang Korupsi Sektor Publik

Sebenarnya fenomena korupsi sektor publik terjadi di hampir semua Negara. Bukan hanya di Indonesia yang masuk dalam kategori negara yang belum mapan secara ekonomi. Namun korupsi sektor publikpun terjadi di negara yang sangat mapan perekonomiannya seperti Saudi Arabia.