Kampanye di Madura, Puti Guntur Kembali Sampaikan Janji Rp1 Triliun untuk Madura

1
82
Cawagub Jatim, Puti Guntur Soekarno saat menghadiri Rapat Kerja PDIP Sumenep, Sabtu (31/3/2018). 

SUMENEP, SERUJI.CO.ID – Turun ke Sumenep hari ini, Calon Wakil Gubernur Puti Guntur Soekarno kembali mengangkat program penambahan anggaran Rp1 triliun untuk Madura.

“Untuk Pulau Madura, Gus Ipul dan saya akan menambah Rp1 triliun untuk tiga rencana kerja; pembangunan infrastruktur dasar, pemberdayaan ekonomi dan sumber daya manusia,” kata Puti Guntur di Rapat Kerja PDIP Sumenep, Sabtu (31/3).

Selama ini, dari APBD Jawa Timur telah dialokasikan sekitar Rp 1,7 triliun untuk empat Kabupaten di Pulau Garam tersebut.

“Kalau ditambah Rp 1 triliun, dengan 3 fokus kerja di atas, maka nanti totalnya mencapai Rp 2,7 triliun,” ujarnya saat memberi sambutan.

Selain itu, tambah Puti, Calon Gubernur Saifullah Yusuf (Gus Ipul) dan dirinya akan berkantor di Pulau Madura. “Kami berdua ingin memastikan, penggunaan anggaran itu tepat sasaran,” kataya.

Kandidat Pilkada Jawa Timur nomor 2 itu berpendapat, Madura perlu mendapatkan perhatian khusus. Sejumlah isu penting harus segera diatasi, seperti kemiskinan, keterbelakangan dan pemberdayaan ekonomi.

“Gus Ipul dan saya berkeinginan, agar kesejahteraan dapat segera dirasakan oleh rakyat Madura,” tuturnya.

Cucu Bung Karno itu juga meminta kader PDIP untuk mengampanyekan pendidikan gratis bagi SMA dan SMK, serta program Madin Plus untuk kalangan pondok pesantren, kepada masyarakat.

“Gus Ipul dan saya ingin kemampuan belanja APBD Jawa Timur, yang tahun 2018, mencapai Rp 30 triliun, bisa dirasakan manfaatnya untuk masyarakat,” jelasnya.

Rapat Kerja PDIP Sumenep berlangsung meriah. Dihadiri oleh ribuan kader partai berlambang banteng moncong putih itu. Hadir pula anggota DPR RI H. Said Abdullah, tokoh PDIP Sumenep.

Ketua DPC PDIP Sumenep Dekky Purwanto menargetkan kemenangan 60 persen.

“Kami telah membawa nama Gus Ipul-Mbak Puti ke rumah-rumah penduduk, dan kami jelaskan program-programnya. Alhamdullilah, respon warga bagus,” beber Dekky.

PDIP Suemenep, kata dia, juga bekerja sama dengan kekuatan nahdliyin seperti para kiai, bu nyai, pengasuh pondok-pondok pesantren, guru mengaji, serta jaringan ibu-ibu dan penggiat majlis taklim di banyak desa. “Kami ingin ulang keberhasilan Pilkada 2015,” ungkapnya.

Setelah dari Banyuwangi, Situbondo dan Bondowoso, hari ini Cawagub Puti Guntur Soekarno berkampanye di Sumenep, Madura. Selain bertemu kader PDIP setempat, Puti dijadwalkan berkegiatan dengan ibu-ibu pengajian.

Pada Pilkada 2015, PDIP Sumenep berkoalisi dengan PKB, mengusung pasangan KH A. Busyro Karim dan Achmad Fauzi. Hasilnya, keduanya bisa memetik kemengan di Pilkada Sumenep.

“Sekarang, Gus Ipul dan Mbak Puti juga diusung koalisi PDIP dan PKB, ditambah Gerindra dan PKS. Koalisi ini tentu akan menambah bobot kerja politik di Sumenep,” pungkasnya. (Devan/Hrn)

loading...

1 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

BACA JUGA
menhub

Menhub: Cuaca Buruk Belum Mempengaruhi Sektor Penerbangan

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan sektor penerbangan belum terpengaruh kondisi cuaca buruk seperti yang dialami sektor pelayaran, meskipun kewaspadaan tetap...
tewas

Karena Kecelakaan Mobil, Pilot Lion Air Dimakamkan di Madinah

SERANG, SERUJI.CO.ID - Pilot Lion Air Captain Bambang Sugiri yang meninggal karena kecelakaan mobil di Arab Saudi, Sabtu (21/7), akan dimakamkan di Madinah pada...
Tahanan kabur

Dua dari 31 Orang Napi Lapas Doyo Yang Kabur Telah Diamankan

SENTANI, SERUJI.CO.ID - Kapolres Jayapura AKBP Victor Mackbon mengatakan jumlah narapidana yang melarikan diri dari Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Doyo Baru, Distrik Waibu, Kabupaten Jayapura,...

Untuk Asian Games, PSSI Miliki Dua Bus Baru

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) memiliki dua unit bus baru sebagai moda transportasi tim nasional sepak bola Indonesia menjelang bergulirnya...

Dirjen PAS: OTT di Sukamiskin Masalah Serius dan Tak Terduga

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Direktur Jenderal Pemasyarakatan Kementerian Hukum dan HAM Sri Puguh Budi Utami mengatakan kejadian Operasi Tangkap Tangan (OTT) di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas)...