Kader DPC PDIP Surabaya Nyatakan Dukungan Pada Khofifah di Pilgub Jatim

SURABAYA, SERUJI.CO.ID – Kader PDIP DPC Kota Surabaya, Maranata menyatakan dukungannya kepada calon Gubernur Jawa Timur nomor urut 1, Khofifah Indar Parawansa.

Maranata datang saat Khofifah sedang blusukan di Pasar Wiyung, Surabaya. Sambil membawa Kartu Tanda Anggota (KTA) PDIP, Maranata menghampiri Khofifah untuk memberi dukungan.

Dirinya mengaku mendukung Khofifah karena melihat sudah banyak program yang berguna untuk masyarakat selama menjadi Menteri Sosial. Salah satu yang paling dirasakan adalah Program Keluarga Harapan (PKH).

“Jawa Timur ini perlu figur seperti beliau. Programnya kan sudah ada yang jalan seperti PKH dan sudah ada yang merasakan manfaatnya,” ucap Maranata di lokasi, Senin (16/4).

Dia menyebut akan mati-matian mendukung Khofifah untuk memenangkan Pilgub Jawa Timur meskipun tahu akan ada resiko yang didapatnya karena tidak menuruti arahan PDIP.

“Walaupun saya sekarang masih PDIP, saya dukung Khofifah apapun resikonya,” tegasnya.

Ia mengaku tidak memilih Saifullah Yusuf (Gus Ipul) karena tidak terlihat hasil kerjanya selama 10 tahun sebagai Wakil Gubernur Jawa Timur. Sementara Khofifah, sudah terlihat programnya selama menjadi Menteri Sosial.

“Selama ini Gus Ipul ya gitu-gitu saja. Pas duet sama Pakde (Sukarwo) ya gitu-gitu saja, nggak ada hasilnya,” tutur Maranata.

“Tapi beliau (Khofifah) ketika menteri membuat PKH, itu yang berkaitan dengan sosial. Kelihatan hasilnya,” tutupnya. (Setya/SU02)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Pasca Kecelakaan Tulang Belakang, Kaki Sering Nyeri dan Perih, Apa Sebabnya?

Pada 16 tahun yang lalu saya pernah kecelakaan dan tiga ruas tulang belakang remuk. 3 bulan awal kaki kiri saya tidak bisa berjalan, 6 bulan berikutnya sudah bisa jalan walaupun tidak sekuat kaki kanan, sampai sekarang.

Benang Kusut Reformasi Agraria

Bila penyelesaian konflik pertanahan dilakukan hanya mendasar kepada tujuan peningkatan elektabilitas, maka hal itu bukanlah penyelesaian yang konfrehensif sesuai amanat Reformasi Agraria yang dicita-citakan.

Media di Tengah Masyarakat Yang Terjangkit Post Truth

Bagi media, Post Truth itu sesungguhnya sangat menguntungkan. Karena di tengah masyarakat yang terjangkiti Post Truth mereka tidak sedang mencari kebenaran, tapi kesukaan.

Belajar, Bukan Bersekolah

Akhir pandemi belum juga jelas, satu hal sekarang makin jelas: Gedung-gedung megah persekolahan itu makin tidak relevan jika dipaksakan untuk kembali menampung kegiatan bersekolah lagi. Sekolah harus direposisi. Juga guru.

Bertema “Inovasi Beyond Pandemi”, AMSI Gelar Indonesian Digital Conference 2020

Ketua Umum AMSI, Wenseslaus Manggut mengatakan IDC yang digelar AMSI bertujuan untuk melihat sejauh mana berbagai sektor melakukan inovasi di tengah pandemi Covid-19 dan seperti apa ke depan.

Cek Fakta: Debat Pilkada Tangsel, Seluruh Paslon Minim Paparkan Data

Debat pemilihan umum kepala daerah (pilkada) Tangerang Selatan (Tangsel) membeberkan program kerja yang dimiliki para peserta. Sayangnya, dalam debat tersebut masing-masing pasangan calon (paslon) lebih banyak bicara dalam tatanan konsep.

PasarLukisan.com Gelar Pameran Lukisan Virtual Karya Pelukis dari Berbagai Daerah

"Ini adalah solusi yang diharapkan akan memecahkan kebekuan kegiatan kesenian, khususnya pameran seni rupa, akibat pandemi yang belum kunjung berakhir," kata M. Anis,

Paman Donald dan Eyang Joe

Banyak yang usil menyamakan pilpres Amerika dengan Indonesia, termasuk kemungkinan Biden akan mengajak Trump bertemu di MRT dan menawarinya menjadi menteri pertahanan.

Berikut Berbagai Larangan Bagi Penasihat Investasi Yang Diatur dalam Keputusan BPPM

Penasihat Investasi dalam menjalankan kegiatannya harus bersikap hati–hati, dikarenakan terdapat larangan yang harus diperhatikan oleh Penasihat Investasi agar terhindar dari sanksi.

TERPOPULER