Jelang Debat Publik Putaran Pertama, KPU Libatkan 4 Panelis Dari Akademisi

0
62
Debat Pilgub Jatim
Ketua KPU Eko Sasmito di KPU Jatim memberikan penjelasan kepada awak media terkait debat Cagub-Cawagub yang akan diadakan Selasa besok, Senin (9/4/2018). (foto:Devan/SERUJI)

SURABAYA, SERUJI.CO.ID – Jelang Debat Publik Pemilihan Gubernur Jatim 2018 putaran pertama, yang akan diadakan besok, Selasa (10/4) malam, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jawa Timur telah mempersiapkan sejumlah aturan dan petunjuk teknis pelaksanaan debat. Salah satunya pembatasan kehadiran Tim Kampanye dan pendukung kedua paslon.

“Debat publik tidak ada pengerahan masa, hanya kami beri batasan sebanyak 150 orang yang boleh masuk untuk menonton debat tersebut. Kita juga tidak menyediakan layar plasma di luar area, untuk menghindari membludaknya simpatisan yang hadir,” kata┬áKetua KPU Jatim, Eko Sasmito di Kantor KPU Jatim, Surabaya, Senin (9/4).

Eko mengungkapkan bahwa debat publik ini yang pertama disiarkan secara live di dua televisi nasional swasta.

Loading...

Acara debat ini, lanjut Eko, dibagi enam segmen penayangan. Terdiri dari penyampaian visi misi, pertanyaan host kepada kandidat, pendalaman studi kasus, saling memberi pertanyaan antara Cagub dan Cawagub lain, debat antar paslon dan closing segmen.

“Materi sudah ditentukan oleh tim perumus. Untuk depat pertama ini, terkait kesejahteraan rakyat, kesehatan, pendidikan, Sosial, Hukum dan Ham serta pemberdayaan perempuan, saya juga yakin kedua palson tidak akan kehabisan ide,” terangnya.

Diungkapkan juga oleh Eko, KPU melibatkan empat panelis akademis sebagai perumus materi debat publik. Keempat panelis adalah Nunuk Nuswardani dari Hukum Administrasi Negara Universitas Trunojoyo Madura, Abdul Chalik pengamat Politik Pemerintahan Lokal dan Perbandingan Kelembagaan Negara, Lutfi J. Kurniawan Akademisi dan Aktivis Anti Korupsi dan Fauzan dari pengajar Bahasa Sastra Indonesia Universitas Muhammadiyah Malang.

“Kita harap materi yang diberikan, bisa disampaikan paslon Cagub Cawagub Jatim nomor urut satu Khofifah-Emil dan nomor urut dua Gus Ipul-Puti Guntur dengan baik, agar masyarakat Jatim bisa mengetahui dan menilai kapasitas calon pemimpin Jatim mendatang,” pungkasnya. (Devan/Hrn)

loading...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

TERBARU