Hasil Hitung Sementara Scan C1 KPU: Jokowi Unggul 59,47 Persen, Prabowo 40,53 Persen


JAKARTA, SERUJI.CO.ID – Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI menyediakan data hitung hasil scan form C1 baik Pileg 2019, maupun Pilpres 2019. Hasil hitung form C1 tersebut dapat dilihat di situs perhitungan suara Pemilu KPU https://pemilu2019.kpu.go.id/.

Pantauan SERUJI pada pukul 11.50 WIB, Rabu (18/4) scan C1 yang berasal dari Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang sudah diupload ke situs tersebut dan berhasil dihitung adalah sebanyak 1.924 dari 813.350 TPS se Indonesia.

Pasangan calon Preside-Wakil Presiden nomor urut 01, Jokowi-KH Ma’ruf Amin masih memimpin sementara dengan perolehan 214.558 suara atau 59,47 persen. Sementara pasangan calon nomor urut 02, Prabowo-Sandiaga memperoleh 146.216 suara atau 40,53 persen.

Hasil hitung sementara form C1 KPU pada pukul 11.50 WIB, Kamis (18/4/2019).

Data hasil hitung C1 di situs KPU ini bersifat semenatara, dan akan terus diupdate sesuai data scan C1 yang masuk dari seluruh Indonesia.

Hasil Quick Count dari 5 Lembaga Survei: Jokowi Unggul dari Prabowo-Sandi Rata-Rata 54 Persen

Hasil quick count 5 lembaga survei pada pukul 12.00 WIB, Kamis (18/4/2019).

Sementara itu, hasil hitung cepat atau quick count dari lima lembaga survei yang telah terverifikasi KPU, pada pukul 12.00 WIB, Rabu (18/4) menempatkan pasangan Jokowi-KH Ma’ruf unggul dari Prabowo-Sandi.

Kelima lembaga survei tersebut adalah, Charta Politika, Indikator Politik, Indo Barometer, LSI Dennya JA, dan Populi Center.

Quick count LSI Denny JA, dari data masuk sudah mencapai 99,75 persen, Jokowi-KH Ma’ruf unggul dengan 55,78 persen. Sementara Prabowo-Sandi di 44,22 persen.

Quick count Charta Politika, dari data masuk sudah mencapai 98,60 persen, Jokowi-KH Ma’ruf unggul dengan 54,32 persen. Sementara Prabowo-Sandi di 45,68 persen.

Quick count Indikator, dari data masuk sudah mencapai 95,70 persen, Jokowi-KH Ma’ruf unggul dengan 53,91 persen. Sementara Prabowo-Sandi di 46,09 persen.

Quick count Indo Barometer, dari data masuk sudah mencapai 99,67 persen, Jokowi-KH Ma’ruf unggul dengan 54,32 persen. Sementara Prabowo-Sandi di 45,68 persen.

Quick count Populi Center, dari data masuk sudah mencapai 97,95 persen, Jokowi-KH Ma’ruf unggul dengan 54,03 persen. Sementara Prabowo-Sandi di 45,97 persen.

Hasil Quick Count bukanlah hasil resmi pemenang Pilpres 2019. Untuk hasil resmi menunggu hasil hitung manual resmi Komisi Pemilihan Umum (KPU RI).

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Media di Tengah Masyarakat Yang Terjangkit Post Truth

Bagi media, Post Truth itu sesungguhnya sangat menguntungkan. Karena di tengah masyarakat yang terjangkiti Post Truth mereka tidak sedang mencari kebenaran, tapi kesukaan.

Fahira ke Haters Anies: Jangan Sering Gol Bunuh Diri Nanti Kehabisan Energi

Bedakan wilayah Bekasi, Tangerang dan DKI saja tidak mampu. Siapa pengelola Kawasan GBK dan Jembatan Utan Kemayoran saja tidak paham. Bagaimana mau mau kritik apalagi menyerang.

Sering Kesemutan di Tangan Maupun Kaki Sejak Usia Muda, Apakah Sebabnya?

Kesemutan yang saya derita mudah timbul, semisal saat mengendarai sepeda motor, tangan saya memegang stang meskipun tidak erat dalam waktu 10 menit kedua tangan saya merasa kesemutan bercampur kebas, dan akan normal kembali apabila saya lepas.

Dinilai Lembek ke China Soal Natuna, PA 212 Minta Presiden Jokowi Pecat Prabowo

Menurut PA 212, langkah yang diambil Prabowo sangat kontras dengan sikap Presiden Jokowi yang tidak mau berkompromi dengan China yang telah melakukan pelanggaran batas wilayah di perairan Natuna.

Inilah Kekayaan Bupati Sidoarjo Saiful Ilah Yang Kena OTT KPK

Jumlah harta Saiful ini melonjak hampir empat kali lipat dibanding saat awal ia menjabat Wakil Bupati Sidoarjo periode 2005-2010, yang berdasarkan LHKPN tertanggal 28 April 2006 bernilai total Rp17.349.095.000.

Flash: Bupati Sidoarjo Kena OTT KPK Terkait Dugaan Pengadaan Barang dan Jasa

OTT KPK ini, adalah juga yang pertama kali sejak revisi UU KPK diundangkan menjadi UU Nomor 19 Tahun 2019 atas perubahan kedua atas UU Nomor 30 Tahun 2002.

Utang RI Meroket Rp4.778 Triliun, Sri Mulyani: Kita Masih Lebih Hati-hati Dibanding Malaysia

Bahkan, jika dibanding negara tetangga seperti Malaysia, Singapura dan Filipina, jelas Sri Mulyani, pengendalian utang Indonesia jauh lebih hati-hati.

TERPOPULER

close