Empat Fraksi Tolak Perpanjangan Masa Kerja Pansus Hak Angket

JAKARTA, SERUJI.CO.ID – Empat fraksi di DPR RI menolak perpanjangan masa kerja Panitia Khusus (Pansus) Hak Angket terkait Tugas dan Kewenangan KPK, karena temuan Pansus selama ini sudah cukup sehingga tinggal diambil kesimpulan dan rekomendasi akhir.

Keempat fraksi tersebut adalah Fraksi Partai Gerindra, Fraksi Partai Demokrat, Fraksi PKS, dan Fraksi PAN.

“Temuan-temuan yang diperoleh Pansus sudah cukup, tinggal dijelaskan apa rekomendasinya sehingga masa kerja Pansus tidak perlu diperpanjang,” kata Sekretaris Fraksi PAN Yandri Susanto dalam Rapat Paripurna DPR, Jakarta, Selasa (26/9).

Yandri mengatakan FPAN mengapresiasi kerja Pansus selama ini sehingga tinggal membuat rekomendasi dan menentukan apa langkah selanjutnya yang diambil.

Menurut dia tidak ada jaminan KPK hadir dalam Rapat Pansus setelah keputusan perpanjang masa kerja diambil.

“Apa yang disampaikan Pansus sudah rinci dan tidak ada jaminan KPK hadir. Kita tidak tersandera untuk mengambil keputusan,” ujarnya.

Anggota Fraksi Partai Gerindra Nizar Zahro mengatakan jawaban yang disampaikan Pansus sudah cukup tidak ada alasan untuk memperpanjang masa kerja Pansus.

Dia juga menegaskan partainya menolak apabila ada upaya-upaya yang ingin membekukan KPK.

“Apapun dalil agama yang disampaikan namun kalau tujuannya untuk melemahkan KPK, kami menolak tegas,” katanya.

Anggota Fraksi Partai Demokrat Erma Suryani Ranik mengatakan meskipun partainya tidak masuk dalam keanggotaan Pansus, namun tetap mengapresiasi hasil kerja Pansus.

Dia mengatakan Demokrat posisi dalam kelembagaan KPK menolak ada usaha pembekuan institusi pemberantasan korupsi.

“Usulan untuk perpanjangan waktu tidak tepat, kami tidak mendukung,” ucapnya.

Anggota Fraksi PKS Matri Agung mengatakan fraksinya menghormati dinamika yang terjadi di parlemen namun pihaknya tidak setuju pembentukan Pansus Angket KPK.

Dia menjelaskan FPKS tidak bertanggung jawab atas hasil Pansus dan menolak perpanjangan masa kerja Pansus. (Ant/SU02)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Potret Pengelolaan BUMN: Prinsip GCG vs Managemen “Koncoisme”

Fenomena pengelolaan BUMN dan BUMD yang tidak mengindahkan kepatuhan terhadap prinsip-prinsip GCG sangat potensial membawa kerugian dan kebangkrutan terhadap perusahaan BUMN dan BUMD yang bersangkutan.

Memaknai Indonesia

Paman Donald dan Eyang Joe

Banyak yang usil menyamakan pilpres Amerika dengan Indonesia, termasuk kemungkinan Biden akan mengajak Trump bertemu di MRT dan menawarinya menjadi menteri pertahanan.

Berikut Berbagai Larangan Bagi Penasihat Investasi Yang Diatur dalam Keputusan BPPM

Penasihat Investasi dalam menjalankan kegiatannya harus bersikap hati–hati, dikarenakan terdapat larangan yang harus diperhatikan oleh Penasihat Investasi agar terhindar dari sanksi.

Sambut Festival Belanja Lajang 11.11, Ecovacs Robotics Beri Promo Diskon Hingga 55%

Perusahaan penyedia Robot Rumah Tangga, ECOVACS ROBOTICS, akan meberikan promos diskon besar-besaran hingga 55% untuk berbagai produk unggulan seperti DEEBOT OZMO T8 AIVI, DEEBOT OZMO T8, dan DEEBOT U2 PRO.

150 Ide Bisnis Terbaik Siap Bersaing dalam DSC XI

Program Initiator DSC XI, Edric Chandra mengungkapkan dii tengah kondisi perekonomian yang masih belum stabil lantaran pandemi COVID-19, semangat gerakan wirausaha justru diterima oleh DSC XI.

Kembali Terjadi, Ratusan Kader Militan PDIP Alihkan Dukungan ke Machfud-Mujiaman

Kader yang tergabung dalam kelompok yang menamakan diri Banteng Ketaton tersebut mendeklarasikan dukungannya pada Ahad (8/11) kemarin di daerah Pandegiling yang dikenal sebagai jantungnya PDI Perjuangan di Surabaya.

Tekan Hoaks Selama Pilkada 2020, AMSI Gelar Cek Fakta di 16 Wilayah

Kegiatan Cek Fakta sebagai bentuk kontribusi AMSI kepada publik dengan memberikan informasi yang bermutu selama masa Pemilihan Kepala Daerah 2020 dan menekan hoaks (mis/disinformasi) yang berpotensi beredar selama berlangsungnya masa kampanye dan Debat Pilkada 2020.

TERPOPULER