Dituding Jiplak Slogan Donald Trump, Begini Jawaban Lugas Prabowo

JAKARTA, SERUJI.CO.ID – Calon Presiden (capres) nomor urut 02, Prabowo Subianto membantah tudingan yang mengatakan slogan ‘Make Indonesia Great Again‘ yang ia lontarkan, menjiplak slogan kampanye Donald Trump saat Pemilu Amerika Serikat 2016.

“Tidak jiplak, masa kamu tidak mau Indonesia kuat,” kata Prabowo menjawab pertanyaan wartawan, usai menghadiri Silaturahmi Kebangsaan yang diadakan Pergerakan Indonesia Maju (PIM) di Jakarta, Jumat (12/10) malam.

Prabowo menegaskan kalau bangsa lain boleh mengatakan ‘Make America Great Again‘, masa dirinya tidak boleh mengatakan ‘Make Indonesia Great Again’.

Prabowo menginginkan bangsa Indonesia kuat dan rakyatnya tidak miskin.

“Masa kalian tidak bangga menjadi orang Indonesia. Ini bukan menjiplak, saya ingin bangsa Indonesia kuat,” ujarnya.

Sebelumnya, Prabowo mempertanyakan mengapa tidak ada pemimpin Indonesia yang berani berbicara lantang seperti presiden Amerika Serikat Donald Trump yang memiliki semboyan ‘America First‘ dan ‘Make America Great Again‘.

Hal itu dikatakannya saat berpidato dalam acara Rapat Kerja Nasional Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) di Pondok Pesantren Minhajurrosyidin di Pondok Gede, Jakarta, Kamis (11/10).

“Dia mengatakan ‘America First‘ dan mengatakan ‘Make America Great Again‘. Kenapa kok bangsa Indonesia tidak berani mengatakan bagi Bangsa Indonesia ‘Indonesia First‘, ‘Make Indonesia Great Again‘,” kata Prabowo dalam sambutannya.

Prabowo mengatakan kenapa tidak ada pemimpin yang berani mengatakan, “yang penting adalah pekerjaan untuk rakyat Indonesia”. (Ant/SU01)

3 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Gus Ipul Mentransformasi Kota Pasuruan Menuju Smart City

Pemerintah cerdas adalah pemerintah yang mampu menggunakan teknologi untuk melayani masyarakat secara lebih cepat, lebih murah sekaligus lebih terukur. Dinamika perkembangan teknologi juga berpengaruh terhadap kebutuhan dan harapan masyarakat terhadap pelayanan.

E-Sambat, Cara Gus Ipul Manfaatkan Teknologi Digital untuk Layani Warga Kota Pasuruan

Program Smart City atau Kota Cerdas membuat kerja pemerintah menjadi lebih efisien, termasuk dengan cepat dapat merespon berbagai keluhan masyarakat. Seperti yang dilakukan Pemerintah Kota Pasuruan dengan aplikasi e-Sambat.

Smart City di Surabaya Bukan Sekadar Urusan Aplikasi

Ada enam faktor pendukung terciptanya smart city di Kota Surabaya, Jawa Timur. Program ini bukan sekadar urusan aplikasi, namun juga untuk memberdayakan UMKM.

Terinspirasi Jack Ma, Khofifah Dorong UMKM Masuk ke Dunia Digital

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sejak awal berupaya agar usaha mikro kecil menengah diberikan peluang melalui digitalisasi sistem. Ia terinspirasi Jack Ma, pemilik Alibaba Group, perusahaan e-commerce terbesar di Tiongkok.

Ketum AMSI: Kebutuhan Publik Zaman Now Bukan Hanya Hard News

Media massa digital atau dalam jaringan sudah harus mulai meninggalkan pola pikir konservatif dan konvensional. Masyarakat tak hanya butuh berita keras (hard news), tapi juga informasi keseharian.

Target Pemerintah: 6,1 Juta UMKM On Boarding Setiap Tahun

Usaha mikro kecil menengah di daerah membutuhkan teknologi digital untuk berkembang di era pandemi.

TERPOPULER