Dilema Copot APK Liar di Billboard, Panwaslu Akan Panggil Biro Iklan

0
40
APK dibongkar
Satpol PP mengeksekusi APK liar milik kedua Paslon Pilgub Jatim 2018, Selasa (20/3/2018). (foto:Devan/SERUJI)

SURABAYA, SERUJI.CO.ID – Panitia Pengawasan Pemilihan Umum (Panwaslu) Kota Surabaya mengaku dilema membredel Alat Peraga Kampanye (APK) jenis Billboard milik kandidat paslon Pilgub Jatim.

Berdasarkan pantauan SERUJI, Selasa (20/3) malam, Panwaslu dibantu Satpol PP telah berhasil mencopot Bilboard yang bergambar cawagub nomor urut 2, Puti Guntur Soekarno di sekitar Jalan Ahmad Yani dan Jalan Mayjen Sungkono, meski terlebih Panwaslu perlu memikirkan resikonya jika digugat, karena belum belum melakukan koordinasi dengan pemilik papan reklame.

“Memang susah kalau urusan dengan Billboard, karena disatu sisi pemilik reklame akan menggugat kita, karena jelas mereka beralasan sudah bayar pajak dan sebagainya, sisi lain itu APK liar kan harus ditertipkan, untuk penertipan selanjutnya kita akan panggil biro iklannya dulu, biar balance,” ungkap Ketua Panwaslu Surabaya, Hadi Margo Sambodo Kepada SERUJI, Rabu (21/3).

Padahal sesuai aturan PKPU No.4 tahun 2017, paslon dilarang memasang APK yang bukan produk penyelenggara Pemilu, namun kata Hadi, kedua Tim Paslon Pilgub terkesan tak mengindahkan aturan itu.

Berdasarkan Informasi, ada sekitar 100 APK liar yang tersebar di Surabaya, yang akan membuat Panwaslu kerja ekstra untuk menertibkannya.

“Kemarin malam kita sudah tertibkan terkait APK Pilgub Jatim, di Ngagel, Ketintang sekitarnya dan Mayjen Sungkono, namun kita akan pantau terus sampai dipastikan tidak ada APK liar yang dipasang. Ada ratusan APK liar, namun yang lumayan banyak Billboard, minggu depan kita giat lagi,” pungkas Hadi.

Sejak dimulainya kampanye pada 15 Februari lalu terdapat APK liar milik kedua paslon dalam Pilgub Jatim 2018, yang terpampang di sejumlah area di Surabaya. Meski sebelumnya Panwaslu sudah beberapa kali layangkan teguran, karena tidak ditanggapi akhirnya Panwaslu eksekusi APK liar tersebut.

Panwaslu memcopot APK liar disebuah Billborad di Surabaya.

(Devan/Hrn)

loading...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

BACA JUGA

Polisi Temukan Dua Kardus Miras di Pelabuhan Tahuna

MANADO, SERUJI.CO.ID - Polisi menemukan dua dus sekitar 46 botol minuman keras (miras) beralkohol jenis captikus pada sebuah kapal yang berlabuh di Pelabuhan Tahuna,...

Pakde Karwo Pastikan Sanksi ASN Yang Berfoto Tunjukkan Dukungan ke Gus Ipul-Puti

SURABAYA, SERUJI.CO.ID - Gubernur Jatim Soekarwo memastikan telah memberi sanksi terhadap ASN (Aparatur Sipil Negara) yang tidak netralan di Pilgub Jatim 2018, dengan berfoto...
Korban Miras Oplosan

Korban Miras Oplosan di RSUD Dr Soetomo Kian Bertambah

SURABAYA, SERUJI.CO.ID – Korban akibat menenggak minuman keras kian bertambah di Surabaya. Hingga kini terhitung sudah puluhan korban miras merasakan pesakitan di Rumah Sakit,...

Menangkan Pemilu 2019, Gerindra Bentuk Laskar Merah Putih

SURABAYA, SERUJI.CO.ID - Partai Gerindra Jatim tampaknya tak setengah-setengah dalam mengejar target Pemilu 2019 mendatang. Partai besutan Prabowo Subianto tersebut menargetkan sebanyak-banyaknya perolehan pemilu...

IFC: Indonesia Diharapkan Jadi Mode Busana Muslim Dunia

BOGOR, SERUJI.CO.ID - National Chairman Indonesian Fashion Chamber (IFC) Ali Charisma mengatakan pertemuan dengan Presiden Jokowi menawarkan program konkrit membawa dunia ke Indonesia untuk...