Dahnil Sebut BPN Sepakat Ada Bocoran Pertanyaan Debat

JAKARTA, SERUJI.CO.ID – Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno sepakat kisi-kisi pertanyaan debat capres-cawapres dibocorkan ke pasangan calon. Alasannya, para capres-cawapres tetap tidak tahu pertanyaan apa yang akan muncul meski ada bocoran.

“Kami bersepakat (ada bocoran pertanyaan), tidak ada masalah dengan itu. Resmi dari BPN, pernyataan resmi dari saya,” kata Koordinator Juru Bicara BPN Prabowo-Sandiaga, Dahnil Anzar Simanjuntak, kepada wartawan di media center, Jalan Sriwijaya I, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Senin (7/1).

Selanjutnya Dahnil menjelaskan soal bocoran pertanyaan itu, yang menurutnya ada 30 pertanyaan telah disiapkan oleh seluruh panelis.

“Ada enam panelis. Masing-masing keenam panelis itu bikin lima pertanyaan. Jadi, ada 30 pertanyaan. 30 pertanyaan itu seminggu sebelum debat dikirim ke masing-masing capres,” terangnya.

Baca juga: Buka-Bukaan, TKN Jokowi: Timses Prabowo Yang Minta Bocoran Soal Debat Capres

Saat acara debat, moderator akan mengundi pertanyaan untuk para calon. Dengan begitu, baik pasangan Jokowi-KH Ma’ruf maupun Prabowo-Sandiaga tidak tahu pertanyaan apa yang akan mereka jawab.

“Pertanyaan mana yang akan disampaikan ke moderator tidak akan diketahui oleh capres. Capres-cawapres tidak tahu pertanyaan yang mana, tapi hanya dapat kisi-kisi pertanyaan. Itu pun diundi,” pungkasnya.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, KPU akan mengirimkan daftar pertanyaan panelis kepada paslon, sepekan sebelum acara Debat Capres dimulai pada 17 Januari 2019.

Baca juga: KPU Beberkan Alasan Beri Pertanyaan ke Paslon Sepekan Sebelum Debat

“Ditargetkan tanggal 10 lah, pertanyaan dikirim, seminggu sebelum pelaksanaan debat,” kata Ketua KPU, Arief Budiman kepada wartawan di Jakarta, Sabtu (5/1).

Daftar pertanyaan akan dibuat oleh panelis, yang disusun secara singkat. Dengan cara itu, kata Arief, peserta akan memiliki banyak waktu untuk mempelajari pertanyaan. (SU05)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

NKRI Bersyariah atau Ruang Publik Yang Manusiawi

Pertanyaannya mengapa hasil Islamicity Index berdasarkan arahan kitab suci Alquran hasilnya tak banyak beda dengan World Happiness Index. Pada dasarnya nilai terbaik dari agama Islam, sebagaimana agama lain, jika diuniversalkan, itu sama dengan aneka nilai manusiawi yang dirumuskan oleh peradaban mutakhir. Nilai yang Islami itu ternyata juga nilai yang manusiawi. Itulah ruang publik yang universal yang bisa dinikmati semua manusia, apapun agama dan keyakinannya.

Mengkritisi Strategi Anti-Korupsi Para Capres

Debat capres putaran pertama telah usai. Terlepas paslon mana yang akan keluar sebagai juara dan berhak memimpin Indonesia dalam lima tahun ke depan, tulisan ini ingin mengkritisi ide dan gagasan para paslon seputar pemberantasan korupsi.

Belajar, Bukan Bersekolah

Akhir pandemi belum juga jelas, satu hal sekarang makin jelas: Gedung-gedung megah persekolahan itu makin tidak relevan jika dipaksakan untuk kembali menampung kegiatan bersekolah lagi. Sekolah harus direposisi. Juga guru.

Bertema “Inovasi Beyond Pandemi”, AMSI Gelar Indonesian Digital Conference 2020

Ketua Umum AMSI, Wenseslaus Manggut mengatakan IDC yang digelar AMSI bertujuan untuk melihat sejauh mana berbagai sektor melakukan inovasi di tengah pandemi Covid-19 dan seperti apa ke depan.

Cek Fakta: Debat Pilkada Tangsel, Seluruh Paslon Minim Paparkan Data

Debat pemilihan umum kepala daerah (pilkada) Tangerang Selatan (Tangsel) membeberkan program kerja yang dimiliki para peserta. Sayangnya, dalam debat tersebut masing-masing pasangan calon (paslon) lebih banyak bicara dalam tatanan konsep.

PasarLukisan.com Gelar Pameran Lukisan Virtual Karya Pelukis dari Berbagai Daerah

"Ini adalah solusi yang diharapkan akan memecahkan kebekuan kegiatan kesenian, khususnya pameran seni rupa, akibat pandemi yang belum kunjung berakhir," kata M. Anis,

Paman Donald dan Eyang Joe

Banyak yang usil menyamakan pilpres Amerika dengan Indonesia, termasuk kemungkinan Biden akan mengajak Trump bertemu di MRT dan menawarinya menjadi menteri pertahanan.

Berikut Berbagai Larangan Bagi Penasihat Investasi Yang Diatur dalam Keputusan BPPM

Penasihat Investasi dalam menjalankan kegiatannya harus bersikap hati–hati, dikarenakan terdapat larangan yang harus diperhatikan oleh Penasihat Investasi agar terhindar dari sanksi.

TERPOPULER

Jin Tidak Takut dengan Bacaan Ayat Kursi

Mengenal Ide Pendirian Ruangguru.com, Berawal Dari Kesulitan Iman Usman dan Belva Devara

Inspirasi bisnis bisa datang darimana saja. Termasuk dari masalah yang kita hadapi sehari-hari.