Dahnil: Mata Novel Mulai Terang, Kasus Novel Semakin Gelap

1
188
Kasus Novel
Dahnil Anzar Simanjuntak (kiri) bersama Novel Baswedan (kanan)

YOGYAKARTA, SERUJI.CO.ID – Perkembangan kesehatan dan proses penyembuhan mata Novel Baswedan penyidik KPK menunjukkan tanda-tanda positif. Namun, kasus penyiraman Novel dengan air keras sampai saat ini belum ada titik terang.

Ketua Umum Pimpinan Pusat Pemuda Muhammadiyah, Dahnil Anzar Simanjuntak mengatakan setelah operasi tahap pertama pada mata sebelah kiri Novel pada tanggal 17 Agustus 2017 yang lalu, normalnya Novel akan masuk kamar operasi kembali untuk operasi tahap kedua 3-4 Bulan setelah operasi pertama dilaksanakan.

“Namun, kehendak Allah SWT diatas segalanya, karena terjadi akselerasi penyembuhan, maka InsyaaAllah, Novel tidak perlu menunggu 3-4 Bulan lagi untuk melakukan operasi tahap kedua, dan akan dilakukan operasi tahap kedua pada sekitar pertengahan bulan Oktober ini,” ujar Dahnil lewat pesan yang diterima SERUJI pada Selasa (10/10).

Novel Baswedan saat dikunjungi ketua Pemuda Muhammadiyah Dahnil Simanjuntak. (fot:istimewa)

Dahnil mengungkapkan, rencananya Novel sudah bisa kembali ke tanah air dan bertugas di KPK pada awal atau pertengahan November 2017 nanti. Menurutnya, Novel tentu sudah tidak sabar kembali bertugas sebagai penyidik KPK, untuk menuntaskan berbagai PR kasus-kasus korupsi yang ia tangani.

Menurut Dahnil, berbeda dengan kondisi kesehatan mata Novel yang mengalami percepatan penyembuhan dan semakin terang untuk melihat, kasus penyiraman air keras terhadap Novel Baswedan yang ditangani Kepolisian, malah sebaliknya.

“Setelah 180 hari atau lebih dari enam bulan, justru sampai detik ini, penanganan kasus Novel terasa semakin gelap dan tidak jelas, nihil perkembangan,” ujar Dahnil.

Pengungkapan kasus penyiraman air keras terhadap Novel, lanjut Dahnil, justru semakin kusut dan kabur, dengan berbagai tuduhan dugaan kriminalisasi yang dialamatkan kepada Novel, siapa teroris-teroris penyerangan tersebut dan apa latar belakang penyerangannya.

“Nyaris nihil perkembangan, meskipun berbagai media dan kelompok masyarakat sipil telah menyampaikan banyak hal secara terbuka terkait dengan dugaan-dugaan siapa pelaku penyiraman terhadap Novel. Tetap, perkembangan gelap gulita,” pungkas Dahnil. (ArifKF/Hrn)

BAGIKAN
loading...

1 KOMENTAR

  1. Indikasi keterlibatan orang kuat terlanjur terkuak. Menjadi dilema bagi kepolisian. Diungkap salah, tidak diungkap jadi memalukan. Apakah kepolisian tidak mampu mengungkap kasus kriminal biasa seperti ini?
    Apa gunanya jaringan para intel selama ini?
    Jadi, dibutuhkan hanya logika sederhana saja untuk mencium adanya konspirasi dalam kasus ini. Sama seperti kasus penganiayaan saksi ahli Hermansyah. Mempertanyakan profesionalitas polri adalah sebuah keniscayaan.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

Terbaru

Munas ke-10 KAHMI

Kamrussamad Raih Suara Terbanyak Pada Pemilihan Presidium KAHMI

MEDAN, SERUJI.CO.ID - Ketua Badan Pengurus Pusat Himpunan Pengusaha Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (BPP HIPKA) Kamrussamad meraih suara terbanyak pada Pemilihan Presidium Majelis Nasional...
Gebyar Anak Bangsa

Satlantas Polresta Yogyakarta Sosialisasi Keselamatan Anak di Jalan

YOGYAKARTA, SERUJI.CO.ID - Untuk menggugah kesadaran pengguna jalan, Jajaran Satlantas Polresta Yogyakarta terus melakukan sosialisasi keselamatan dalam berlalu lintas. Selain himbauan kepada para pengguna jalan, sosialisasi...
Muhammad Fawaid

Gandeng PKS, Gerindra Siapkan Pasangan EMAS di Pilgub Jatim

SURABAYA, SERUJI.CO.ID - Partai Gerindra memunculkan nama baru di Pilgub Jatim 2018 mendatang. Nama yang digadang-gadang akan diusung Gerindra bersama partai Koalisinya yaitu Partai...
Kunjungan BPJS

Dirut BPJS Kesehatan Tinjau Pelayanan RS di Medan

MEDAN, SERUJI.CO.ID - Direktur Utama Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan Fachmi Idris meninjau RS Bunda Thamrin, Medan yang merupakan salah satu rumah sakit...
Kelompok Kriminal Bersenjata

Polisi Ungkap Aksi Kejahatan Kelompok Separatis di Tembagapura

TIMIKA, SERUJI.CO.ID - Polisi di Provinsi Papua mengungkap aksi kekerasan dan kejahatan yang dilakukan kelompok separatis dari Tentara Pembebasan Nasional Organisasi Papua Merdeka (TPN...
Khofifah Indar Parawansa

Spanduk Golkar Dukung Khofifah Bertebaran di Surabaya

SURABAYA, SERUJI.CO.ID - Spanduk berlambang Golkar mendukung bakal Calon Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sudah mulai bertebaran di sejumlah titik di Kota Surabaya. Spanduk...