Berantas Penyeludupan Rotan, Sandiaga Berjanji Tegakkan Aturan Jika Memerintah

PALANGKA RAYA, SERUJI.CO.ID – Dalam rangkaian kunjungannya ke Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah, cawapres nomor urut 02, Sandiaga Uno menyoroti kasus penyelundupan rotan yang masih saja terjadi.

“Kasus penyelundupan rotan asal Kalteng masih terjadi, ini perlu segera ditangani dan dibenahi secara menyeluruh agar kejadian serupa tidak terulang kembali,” katanya, saat dialog bersama pengrajin rotan, di Palangka Raya, Senin (4/2).

Menurut Sandi, bukti ada penyelundupan rotan asal Kalteng, salah satunya melalui penangkapan sebuah kapal bermuatan 107 ton rotan di perairan Pulau Pengikik, Kepulauan Riau, beberapa waktu lalu yang diduga memiliki tujuan ke Malaysia yang bertolak dari Sampit, Kotawaringin Timur.

Sandi menyebut, untuk itu mereka akan mengevaluasi setiap kebijakan maupun aturan terkait rotan. Agar regulasi yang ditetapkan benar-benar berpihak kepada masyarakat.

Baca juga: Nilai BPN Prabowo Lakukan Bullying pada Cucu Jokowi, Begini Kata TKN

“Untuk menindak penyelundup ini saya dan Pak Prabowo akan tegas menegakkan aturan yang berpihak pada masyarakat di Indonesia khususnya Kalteng,” katanya.

Menurutnya, Kalimantan Tengah harus segera terbebas dari kegiatan penyelundupan rotan karena menyebabkan kerugian besar bagi masyarakat dan negara. Seperti banyaknya produk berbahan rotan yang diimpor dari negara lain, diduga cukup banyak yang menggunakan bahan baku asal Kalimantan Tengah.

Masyarakat pun diminta meningkatkan kesadaran dan rasa cintanya terhadap produk lokal khususnya yang berbahan baku rotan, baik oleh orang tua maupun kalangan pemuda yang dikenal dengan sebutan generasi milenial.

“Rotan adalah modal bangsa untuk membuka lapangan kerja, kami ingin memprioritaskan produk rotan lokal yang dapat mendorong peningkatan perekonomian masyarakat dari tingkat bawah,” katanya.

Baca juga: Mantan Presiden IPTN North America Dukung Deklarasi Alumni PT untuk Prabowo-Sandiaga

Diperlukan program yang secara terarah dan khusus untuk mendorong semangat pelaku usaha kecil menengah, dalam mengolah dan memasarkan produk rotan lokal. Sehingga Indonesia mampu memenangkan pasar rotan dan menembus ekspor global ke berbagai negara.

“Kalau kami lihat 70 persen dari produk rotan dunia, bahan bakunya berasal dari Kalimantan Tengah. Ini peluang, jika pemerintah dan masyarakat bisa mengelolanya secara baik tentu bisa menghadirkan sebuah perekonomian yang kuat,” tukasnya.

Selain melakukan dialog bersama pengrajin rotan, Sandiaga juga mengunjungi sentra suvenir di kawasan pasar besar Palangka Raya. Kedatangannya disambut antusias oleh warga khususnya kaum perempuan yang ingin bersalaman dan berswafoto bersamanya. (SU01)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Soal Publikasi Reuni 212: Kebebasan Pers di Era Media Sosial

Reuni 212 jelas peristiwa besar, jika dilihat banyaknya massa yang berkumpul. Ia juga jelas peristiwa besar jika dilihat dari tertib dan disiplin massa itu. Namun jelas pula Reuni 212 bukan peristiwa netral.

Goenawan Mohamad, Nyaplok JP dan Ngobok-obok PAN

Setelah berhasil mengobok-obok dan mencaplok Jawa Pos, Goenawan Mohamad (GM) sekarang mengalihkan operasinya dengan mengobok-obok PAN (Partai Amanat Nasional).

The SOMAD Power

Gus Ipul Mentransformasi Kota Pasuruan Menuju Smart City

Pemerintah cerdas adalah pemerintah yang mampu menggunakan teknologi untuk melayani masyarakat secara lebih cepat, lebih murah sekaligus lebih terukur. Dinamika perkembangan teknologi juga berpengaruh terhadap kebutuhan dan harapan masyarakat terhadap pelayanan.

E-Sambat, Cara Gus Ipul Manfaatkan Teknologi Digital untuk Layani Warga Kota Pasuruan

Program Smart City atau Kota Cerdas membuat kerja pemerintah menjadi lebih efisien, termasuk dengan cepat dapat merespon berbagai keluhan masyarakat. Seperti yang dilakukan Pemerintah Kota Pasuruan dengan aplikasi e-Sambat.

Smart City di Surabaya Bukan Sekadar Urusan Aplikasi

Ada enam faktor pendukung terciptanya smart city di Kota Surabaya, Jawa Timur. Program ini bukan sekadar urusan aplikasi, namun juga untuk memberdayakan UMKM.

Terinspirasi Jack Ma, Khofifah Dorong UMKM Masuk ke Dunia Digital

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sejak awal berupaya agar usaha mikro kecil menengah diberikan peluang melalui digitalisasi sistem. Ia terinspirasi Jack Ma, pemilik Alibaba Group, perusahaan e-commerce terbesar di Tiongkok.

Ketum AMSI: Kebutuhan Publik Zaman Now Bukan Hanya Hard News

Media massa digital atau dalam jaringan sudah harus mulai meninggalkan pola pikir konservatif dan konvensional. Masyarakat tak hanya butuh berita keras (hard news), tapi juga informasi keseharian.

Target Pemerintah: 6,1 Juta UMKM On Boarding Setiap Tahun

Usaha mikro kecil menengah di daerah membutuhkan teknologi digital untuk berkembang di era pandemi.

TERPOPULER

Tentang Korupsi Sektor Publik

Sebenarnya fenomena korupsi sektor publik terjadi di hampir semua Negara. Bukan hanya di Indonesia yang masuk dalam kategori negara yang belum mapan secara ekonomi. Namun korupsi sektor publikpun terjadi di negara yang sangat mapan perekonomiannya seperti Saudi Arabia.