FOKUS

Bachtiar Nasir : Umat Jangan Terprovokasi

6
303
Wiranto Konfrensi Pers didampingi Habib Rizieq, Ustdz Bachtiar Nasir dan Ustdz Zaitun Rasmin

Jakarta – Dalam pertemuan antara GNPF-MUI dengan Menkopolhukam Wiranto di Rumah Dinas Menkopolhukam, Kamis (9/2) sore, Ketua GNPF-MUI menghimbau Umat Islam jangan mau diprovokasi dengan informasi yang beredar di masyarakat.

“Menjadi komitmen bersama untuk menjaga perdamaian di Indonesia ini. Umat Islam tidak ingin dibenturkan oleh pemerintahan. Kepada Umat Islam seluruh Indonesia, jangan mau dibenturkan antara kita Umat Islam yang cinta kedamaian dengan pemerintah Indonesia,” tegas Ustad Bachtiar Nasir.

UBN, sapaan akrab Ustad Bachtiar Nasir juga menepis anggapan bahwa GNPF-MUI merupakan gerakan yang bertujuan untuk menggulingkan pemerintahan dan berniat menjatuhkan pemerintahan negeri ini.

“Soal penegakan hukum yang berkeadilan dan keadilan berdasarkan hukum pun telah kami sepakati bahwa hukum kita tegakkan secara bermartabat tanpa rekayasa, meresahkan dan menimbulkan gejolak di tengah masyarakat yang belakangan ini mengalami pasang surut,” ujar UBN.

Mengenai Aksi 112, agenda ini adalah kegiatan keagamaan yang diadakan pada 11 Februari 2017 yang dimulai dari Sholat Subuh Berjamaah di Masjid Istiqlal Jakarta, semata-mata mengharap ridho Allah SWT dengan keihklasan berdoa untuk negeri.

Lalu dilanjutkan dengan tausyiah yang tidak memprovokasi, membawa kesejukan dan kedamaian serta persatuan Indonesia. Pada esok harinya, Minggu (12/1) juga diadakan Khataman Al-Qur’an dan dzikir yang juga diadakan di Masjid Istiqlal.

“Kita pertegas dengan ini secara resmi bahwa (112) tidak ada long march. Jika ada long march di luar kami maka itu di luar agenda GNPF-MUI. GNPF tidak bertanggungjawab dan menyerahkan itu kepada aparat,” tutup Bachtiar Nasir.

EDITOR: Harun S

BAGIKAN
loading...

6 KOMENTAR

  1. Knp ya kalo ada pergerakan dari umat islam, pemerintah skrg kaya was”.. apakah kami salah ataukah ada yg salah dari apa yg kami yakini dan pahami (islam) sehingga aparat penegak hukum hampir mendiskriminatifkan kami.. negara indonesia ini tidak di bentuk dalam hitungan hari dan kami juga tidak ingin menghancurkan negara indonesia ini dalam hitungan hari.. kami hanya ingin ” keadilan bagi seluruh rakyat Indonesia” bukan bagi segelintir orang.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

BERITA TERBARU

rohingya, myanmar

AS Sebut Tindakan Myanmar Terhadap Rohingya Pembersihan Suku

WASHINGTON, SERUJI.CO.ID - Amerika Serikat pada Rabu (22/11) menyebut tindakan tentara Myanmar terhadap warga Rohingya pembersihan suku dan mengatakan akan mempertimbangkan hukuman bagi pihak...
Stasiun Cipeundeuy

Banjir dan Longsor Terjang Jalur Kereta Api di Garut

BANDUNG, SERUJI.CO.ID - Banjir dan tanah longsor menerjang beberapa titik jalur rel Kereta Api di wilayah Kecamatan Malangbong, Kabupaten Garut, Jawa Barat, Rabu (22/11),...
Stasiun Cipeundeuy

Rel Tertutup Longsor, Empat Kereta Api Tertahan di Garut

BANDUNG, SERUJI.CO.ID - Jalur selatan kereta api tertutup longsoran tanah di KM231, Kecamatan Malangbong, Kabupaten Garut, Jawa Barat, Rabu (22/11) malam, akibatnya empat pemberangkatan...

KANAL WARGA TERBARU

Setan Pendidikan yang Bernama Kompetisi

Oleh Muhammad Hanif Priatama Bagaimana cara kebanyakan orangtua mengetahui seberapa baik anaknya di sekolah saat ini? Jawabannya : RANGKINGNYA! Ya, tidak ada sarana yang paling...
KH. Luthfi Bashori

Pilih Mancung atau Pesek?

KH. Luthfi Bashori Seseorang yang berpakaian islami itu menunjukkan imannya MANCUNG di sisi Allah. Sedangkan menanggalkan pakaian islami itu adalah perbuatan orang yang PESEK imannya...
images lpdp

Contoh Essai LPDP: Sukses Terbesar dalam Hidupku

Beasiswa LPDP menjadi pilihan bagi para penuntut ilmu yang ingin melanjutkan pendidikannya pada level Master dan Doktoral, baik di Dalam maupun Luar Negeri. Salah...