Arab Saudi Kutuk Pembunuhan Warga Palestina di Jalur Gaza

RIYADH, SERUJI.CO.ID – Arab Saudi dengan keras mengutuk pembantaian orang Palestina yang tak bersenjata oleh pasukan keamanan Israel pada Senin (14/5), sementara Kuwait menyatakan pembantaian kejam Israel terhadap orang Palestina melanggar hukum internasional.

Kementerian Urusan Luar Negeri Arab Saudi di dalam satu pernyataan menyampaikan dukungannya buat rakyat Palestina untuk melaksanakan hak sah mereka sejalan dengan resolusi internasional dan Gagasan Perdamaian Arab, kata Saudi Press Agency.

Kementerian tersebut juga menyerukan dihentikannya bentrokan antara rakyat Palestina dan tentara Israel.
Pembunuhan itu dilakukan Israel pada Senin (14/5), sebagai reaksi atas protes massal Palestina terhadap pemindahan Kedutaan Besar AS.

Pada Desember lalu, Presiden AS Donald Trump mengumumkan pengakuannya atas Jerusalem sebagai Ibu Kota Israel, dan memerintahkan pemindahan Kedutaan Besar AS di Israel ke kota suci yang menjadi sengketa tersebut.

Pada Senin (14/5) Kuwait News Agency melaporkan Kuwait mengatakan pembantaian kejam Israel terhadap rakyat Palestina melanggar hukum hak asasi manusia internasional.

Dalam satu pertemuan yang dipimpin oleh Perdana Menteri Sheikh Jaber Mubarak Al-Hamad As-Sabah, Pemerintah Kuwait menyeru Dewan Keamanan PBB agar mensahkan tindakan mendesak guna melindungai warga sipil Palestina terhadap kekerasan oleh Israel.

Pemerintah Kuwait juga menyampaikan keprihatinan yang mendalam mengenai penggunaan kekuatan secara berlebihan oleh tentara Israel terhadap rakyat Palestina yang memprotes pembukaan Kedutaan Besar AS ke kota suci yang menjadi sengketa, Jerusalem.

Pada Senin (14/5), bentrokan baru meletus sehubungan dengan peresmian pemindahan Jedytaab Besar AS ke Jerusalam, tempat 55 orang Palestina termasuk anak kecil tewas oleh pasukan keamanan Israel, kata Kementerian Kesehatan Palestina. (Ant/SU02)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Bahagia itu Tidak Bersyarat

Bahagia adalah kata yang tidak asing bagi kita semua. Bahagia merupakan impian semua orang yang hidup di dunia ini. Bahkan tidak hanya di dunia, di Akhirat pun kita mendambakannya. Setiap waktu kita berdoa untuk meraih kebahagian ini, sayang kita tidak pernah belajar bagaimana mencari, menggapai, menemukan kebahagiaan itu.

Diabetes Melitus: Mengingkari Diagnosis Dapat Berakibat Fatal

Bermacam reaksi pasien ketika pertama kali diberitahu bahwa mereka menderita diabetes melitus. Ada pasien yang dapat memerima dengan tenang, memahaminya, ada juga yang kecewa, stress, tidak percaya, marah, tidak menerimanya, atau bahkan mengingkarinya.

Innalillahi, Indonesia Kembali Berduka Mantan Mendiknas Prof Malik Fadjar Wafat

Indonesia kembali kehilangan putra  terbaiknya, hari ini, Senin (7/9), dengan wafatnya Prof Abdul Malik Fadjar, mantan Menteri Pendidikan Nasional (2001-2004).

Boneka Cantik dari Balaikota

Seperti drama korea (drakor), ada yang menangis ada yang tertawa. Akhirnya perburuan rekom PDIP untuk pilwali Surabaya mencapai antiklimaks, Rabu (2/9). And the winner is...Tri Rismaharini sebagai sutradara terbaik. Whisnu berusaha tatag, berdiri di depan kamera menghadap Megawati Soekarnoputri. "Aku tidak akan buang kamu, Whisnu," kata Mega.

Pria 57 Tahun di Bogor: Jari Kaki Terasa Kaku, Bekas Luka Menghitam dan Bersisik

Dok, jari-jari kaki saya terasa kaku, agak mati rasa kadang nyeri, terus kaki kanan di atas mata kaki awalnta gatal saya garuk luka, sekarang sembuh tapi kulitnya jadi bersisik dan menghitam. Ini indikasi apa ya dokter?

Bukan Hoaks, Paket Internet 10GB Hanya Rp10 dari Telkomsel Untuk Pelajar

PT Telkomsel kembali meluncurkan paket data internet sangat murah untuk pelajar Indonesia yang sedang memjalani proses Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ). Paket internet yang diberi nama Kuota Belajar 10GB, bisa didapatkan hanya seharga Rp10 (sepuluh rupiah).

TERPOPULER

Prosesi Pernikahan Adat Jawa yang Sarat Makna Sakral

Pernikahan adat biasanya sarat akan makna dan doa. Harapan diamini di setiap prosesi yang dilaksanakan.

KUNTUM KHAIRA UMMATIN