Akhirnya Aksi Mahasiswa Bela Rakyat Bubar Pukul 20.00 WIB

Jakarta — Setelah di ultimatum berulangkali sejak pukul 18.00 WIB, Aksi Bela Rakyat 121 yang dilakukan BEM se Jabodetabek di dekat Istana Negara, bubar pukul 20.00 WIB.

Sebelumnya, usai shalat Maghrib berjamaah, massa dari gabungan mahasiswa se Jabodetabek ini tetap menyatakan bertahan. Alasan mereka, saat tiga orang perwakilan mereka diundang masuk ke Istana Negara, ternyata perwakilan itu hanya ditemui Kepala Staf Kepresidenan Teten Masduki.

Kepada wartawan mahasiswa menyatakan, mereka akan kembali turun ke jalan, jika tuntutan mereka tidak dipenuhi. Seperti diketahui, tuntutan BEM Se Indonesia diantaranya, cabut PP Nomor 60 tahun 2016 tentang kenaikan tarif STNK dan BPKB, batalkan kenaikan tarif dasar listrik untuk listrik 900 VA, cabut kenaikan BBM non subsidi berdasarkan harga pasar. (tim)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Kalimantan, Tumpuan Indonesia ke Depan

Kalau ada orang orang memandang remeh Kalimantan, saya pastikan yang bersangkutan kurang banyak piknik di dalam negeri

Kolaborasi Jadi Kunci Perangi Disinformasi dalam Konten Digital

Asosiasi Media Siber Indonesia Jawa Timur (AMSI) Jatim berkolaborasi dengan Polda Jawa Timur, Pemprov Jatim dan Kodam V/Brawijaya berupaya bersama-sama memerangi hoaks melalui stakeholders meeting

Gus Ipul Mentransformasi Kota Pasuruan Menuju Smart City

Pemerintah cerdas adalah pemerintah yang mampu menggunakan teknologi untuk melayani masyarakat secara lebih cepat, lebih murah sekaligus lebih terukur. Dinamika perkembangan teknologi juga berpengaruh terhadap kebutuhan dan harapan masyarakat terhadap pelayanan.

E-Sambat, Cara Gus Ipul Manfaatkan Teknologi Digital untuk Layani Warga Kota Pasuruan

Program Smart City atau Kota Cerdas membuat kerja pemerintah menjadi lebih efisien, termasuk dengan cepat dapat merespon berbagai keluhan masyarakat. Seperti yang dilakukan Pemerintah Kota Pasuruan dengan aplikasi e-Sambat.

Smart City di Surabaya Bukan Sekadar Urusan Aplikasi

Ada enam faktor pendukung terciptanya smart city di Kota Surabaya, Jawa Timur. Program ini bukan sekadar urusan aplikasi, namun juga untuk memberdayakan UMKM.

Terinspirasi Jack Ma, Khofifah Dorong UMKM Masuk ke Dunia Digital

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sejak awal berupaya agar usaha mikro kecil menengah diberikan peluang melalui digitalisasi sistem. Ia terinspirasi Jack Ma, pemilik Alibaba Group, perusahaan e-commerce terbesar di Tiongkok.

TERPOPULER