10.000 Kader Pemuda Muhammadiyah Gelar Aksi Bela Palestina di Yogyakarta

0
83
dahnil anzar
Dahnil Anzar Simanjuntak menginspeksi barisan anggota KOKAM dalam Apel Akbar KOKAM di halaman Stadion Tri Dharma - Petrokomia Gresik, Jawa Timur, Ahad (7/5/2017). (Foto: Iwan Y/SERUJI)

YOGYAKARTA, SERUJI.CO.ID – Dijadwalkan, pada Sabtu (16/12) pukul 10.00 WIB, Pimpinan Pusat Pemuda Muhammadiyah mengerahkan 10.000 kader Komando Kesiapsiagaan Angkatan Muda Muhammadiyah (Kokam) untuk berkumpul dan melakukan aksi solidaritas melalui tabligh akbar untuk Palestina di Masjid Kampus UMY Yogyakarta.

Tabligh Akbar akan disampaikan oleh Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah KH Dr. Haedar Nashir, dan Ketua Umum Pimpinan Pusat Pemuda Muhammadiyah, Dahnil Anzar Simanjuntak.

“Pemuda Muhammadiyah, berpandangan masalah Palestina bukan hanya masalah Umat Islam, namun ini masalah semua agama, masalah penjajahan yang dibiarkan dan dipelihara. Maka itu saatnya dunia termasuk pemerintah Indonesia bergotong Royong membangun dialog dengan semua kelompok untuk melawan sikap anti dialog dari Amerika Serikat dan Israel,” ujar Dahnil dalam pesan yang diterima SERUJI di Yogyakarta, Jumat (15/12).

Bahkan bila perlu, imbuh Dahnil, ada gerakan boikot global terhadap Amerika Serikat dan Israel.

Dia menjelaskan, tabligh akbar solidaritas Palestina akan disertai dengan pengumpulan dana untuk solidaritas masyarakat Palestina terkait dengan rencana Muhammadiyah untuk membangun Rumah Sakit di Gaza, Palestina.

Acara akan diikuti oleh kader Pemuda Muhammadiyah Yogyakarta, Jawa Tengah dan Jawa Timur, yang juga akan dilanjutkan sore harinya dengan kegiatan bersama dengan GP Ansor dan organisasi Islam lainnya di Candi Prambanan Yogyakarta, dalam rangka menggembirakan perbedaan yang menyatukan melalui Kemah Pemuda Islam.

Menurut, Dahnil, Pemuda Muhammadiyah ingin menyampaikan pesan bersama Pemuda Islam dan seluruh elemen bangsa, saatnya memahami nilai gotong royong membangun Indonesia, membangun dunia, atau dalam Islam menghidupkan semangat ta’awun saling tolong menolong.

“Semangat saling menegasikan dan menyingkirkan seperti sikap yang ditunjukkan Donald Trump sehingga membuat dunia semakin panas dan terancam masuk pada konflik antar peradaban,” pungkasnya. (ArifKF/SU02)

Komentar

BACA JUGA

Departemen Keuangan AS Kritik Keras Aksi Non Pasar China

WASHINGTON, SERUJI.CO.ID - Pejabat tinggi Departemen Keuangan Amerika Serikat, Rabu (21/2), menyampaikan kritik atas kebijakan ekonomi China yang dituduh "berperilaku non-pasar" serta mengatakan bahwa AS...
banjir

Banjir Bandang Terjang Sejumlah Desa di Bojonegoro

BOJONEGORO, SERUJI.CO.ID - Sejumlah desa di Kecamatan Sukosewu, Dander, Bubulan, dan Temayang, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, diterjang banjir bandang dengan ketinggian air berkisar 0,5-1 meter...

Ganjar Pranowo Kunjungi Korban Banjir Demak

DEMAK, SERUJI.CO.ID - Calon Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengunjungi para korban banjir di Desa Sayung, Kecamatan Sayung, Kabupaten Demak, Kamis (22/2). Calon gubernur yang berpasangan...
Penjahat ditangkap

Sembunyikan Sabu Dalam Pembalut, Penumpang Pesawat Diamankan

SEMARANG, SERUJI.CO.ID - EW (41), perempuan penumpang pesawat Air Asia tujuan Kuala Lumpur-Semarang, Jawa Tengah, ditangkap saat diketahui berusaha menyelundupkan 538 gram narkotika jenis sabu-sabu...
Akbar Tanjung

Akbar Tanjung Anggap Nomor 4 Bawa Keberuntungan

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Wakil Ketua Dewan Kehormatan Partai Golkar Akbar Tanjung menganggap angka empat yang menjadi nomor urut parpolnya justru akan membawa keberuntungan atau mampu...
loading...
IMG_20180221_224758_367

Apa yang Kau Cari, Fahri Hamzah?

Fahri Hamzah, politisi paling populer tahun-tahun ini. Anggota DPR dari fraksi PKS ini sangat kritis terhadap segala hal yang dianggapnya tidak benar dalam penyelenggaraan...
images (3)

Fahri Vs KPK, Senjata OTT dan JC Ampuh?

Berkali-kali KPK melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT), seringkali secara dramatis dan dibesar-besarkan media, layaknya pahlawan. Sayangnya, kebanyakan kelas kabupaten, bukan membongkar sindikat nasional dan...
1_2G1_0QFZyN75nPAxOeD_Lw

Judi dan Kompetisi

Miripkah? Agak. Adilkah? Tidak. Tapi kalau dilihat, kompetisi olahraga itu tidak lebih adil daripada judi. Contoh : tak mungkin tim basket Indonesia menang melawan...