10.000 Kader Pemuda Muhammadiyah Gelar Aksi Bela Palestina di Yogyakarta

YOGYAKARTA, SERUJI.CO.ID – Dijadwalkan, pada Sabtu (16/12) pukul 10.00 WIB, Pimpinan Pusat Pemuda Muhammadiyah mengerahkan 10.000 kader Komando Kesiapsiagaan Angkatan Muda Muhammadiyah (Kokam) untuk berkumpul dan melakukan aksi solidaritas melalui tabligh akbar untuk Palestina di Masjid Kampus UMY Yogyakarta.

Tabligh Akbar akan disampaikan oleh Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah KH Dr. Haedar Nashir, dan Ketua Umum Pimpinan Pusat Pemuda Muhammadiyah, Dahnil Anzar Simanjuntak.

“Pemuda Muhammadiyah, berpandangan masalah Palestina bukan hanya masalah Umat Islam, namun ini masalah semua agama, masalah penjajahan yang dibiarkan dan dipelihara. Maka itu saatnya dunia termasuk pemerintah Indonesia bergotong Royong membangun dialog dengan semua kelompok untuk melawan sikap anti dialog dari Amerika Serikat dan Israel,” ujar Dahnil dalam pesan yang diterima SERUJI di Yogyakarta, Jumat (15/12).

Bahkan bila perlu, imbuh Dahnil, ada gerakan boikot global terhadap Amerika Serikat dan Israel.

Dia menjelaskan, tabligh akbar solidaritas Palestina akan disertai dengan pengumpulan dana untuk solidaritas masyarakat Palestina terkait dengan rencana Muhammadiyah untuk membangun Rumah Sakit di Gaza, Palestina.

Acara akan diikuti oleh kader Pemuda Muhammadiyah Yogyakarta, Jawa Tengah dan Jawa Timur, yang juga akan dilanjutkan sore harinya dengan kegiatan bersama dengan GP Ansor dan organisasi Islam lainnya di Candi Prambanan Yogyakarta, dalam rangka menggembirakan perbedaan yang menyatukan melalui Kemah Pemuda Islam.

Menurut, Dahnil, Pemuda Muhammadiyah ingin menyampaikan pesan bersama Pemuda Islam dan seluruh elemen bangsa, saatnya memahami nilai gotong royong membangun Indonesia, membangun dunia, atau dalam Islam menghidupkan semangat ta’awun saling tolong menolong.

“Semangat saling menegasikan dan menyingkirkan seperti sikap yang ditunjukkan Donald Trump sehingga membuat dunia semakin panas dan terancam masuk pada konflik antar peradaban,” pungkasnya. (ArifKF/SU02)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Tahukah Anda, Berwudhu Dapat Kurangi Risiko Tertular Virus Corona?

Berwudhu merupakan kegiatan yang tak bisa dipisahkan dari muslim.. Tahukah anda bahwa berwudhu bisa mengurangi resiko tertular virus Corona?

Belajar, Bukan Bersekolah

Akhir pandemi belum juga jelas, satu hal sekarang makin jelas: Gedung-gedung megah persekolahan itu makin tidak relevan jika dipaksakan untuk kembali menampung kegiatan bersekolah lagi. Sekolah harus direposisi. Juga guru.

Bertema “Inovasi Beyond Pandemi”, AMSI Gelar Indonesian Digital Conference 2020

Ketua Umum AMSI, Wenseslaus Manggut mengatakan IDC yang digelar AMSI bertujuan untuk melihat sejauh mana berbagai sektor melakukan inovasi di tengah pandemi Covid-19 dan seperti apa ke depan.

Cek Fakta: Debat Pilkada Tangsel, Seluruh Paslon Minim Paparkan Data

Debat pemilihan umum kepala daerah (pilkada) Tangerang Selatan (Tangsel) membeberkan program kerja yang dimiliki para peserta. Sayangnya, dalam debat tersebut masing-masing pasangan calon (paslon) lebih banyak bicara dalam tatanan konsep.

PasarLukisan.com Gelar Pameran Lukisan Virtual Karya Pelukis dari Berbagai Daerah

"Ini adalah solusi yang diharapkan akan memecahkan kebekuan kegiatan kesenian, khususnya pameran seni rupa, akibat pandemi yang belum kunjung berakhir," kata M. Anis,

Paman Donald dan Eyang Joe

Banyak yang usil menyamakan pilpres Amerika dengan Indonesia, termasuk kemungkinan Biden akan mengajak Trump bertemu di MRT dan menawarinya menjadi menteri pertahanan.

Berikut Berbagai Larangan Bagi Penasihat Investasi Yang Diatur dalam Keputusan BPPM

Penasihat Investasi dalam menjalankan kegiatannya harus bersikap hati–hati, dikarenakan terdapat larangan yang harus diperhatikan oleh Penasihat Investasi agar terhindar dari sanksi.

TERPOPULER

Tentang Korupsi Sektor Publik

Sebenarnya fenomena korupsi sektor publik terjadi di hampir semua Negara. Bukan hanya di Indonesia yang masuk dalam kategori negara yang belum mapan secara ekonomi. Namun korupsi sektor publikpun terjadi di negara yang sangat mapan perekonomiannya seperti Saudi Arabia.