Unair Dukung Pemerintah Ambil Alih Freeport

1
75
Rektor Unair Prof Dr M. Nasih menandatangani spanduk didampingi Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Ignasius Jonan. (Foto: Humas Unair)

SURABAYA – Soal pengeloaan Freeport untuk rakyat Indonesia juga menggema pada civitas akademika Universitas Airlangga (Unair).  Mereka  menyatakan dukungannya terhadap kebijakan pemerintah yang tertuang dalam Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 1 tahun 2017 tentang Perubahan Keempat atas PP No. 23 tahun 2010 tentang Pelaksanaan Kegiatan Usaha Pertambangan Mineral dan Batubara.

Sikap dukungan para sivitas akademika diwujudkan dalam bentuk tandatangan di spanduk yang berisi pesan “Freeport untuk Kemakmuran Rakyat Indonesia. Bukan untuk Rakyat Asing!” yang dipasang di acara pengukuhan mahasiswa baru program doktor, magister, spesialis, dan profesor, di Aula Garuda Mukti, Kantor Manajemen Unair, Kamis (23/2).

“Ini merupakan bentuk keprihatinan terhadap ketidakadilan internasional terhadap Indonesia khususnya dalam pengelolaan sumber daya alam,” tutur Rektor Unair Prof Dr M. Nasih, SE, MT, Ak.

“Langkah pemerintah terhadap pengambilan aset Freeport itu merupakan salah satu agenda yang harus dilakukan oleh negara dalam menyelamatkan bumi, air, dan kekayaan alam,” tegasnya sambil mengutip pasal 33 ayat 3 UUD 1945.

Dalam menyikapi kebijakan yang dikeluarkan pemerintah itu, terlihat rektor Unair beserta jajaran pimpinan, guru besar, karyawan, mahasiswa, dan alumni turut membubuhkan tanda tangan dalam spanduk tersebut. Selain itu, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Ignasius Jonan yang juga alumnus program studi S-1 Akuntansi, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Unair turut hadir dan memberikan sikap terhadap kebijakan tersebut.

Tampak Ketua Senat Akademik Unair Prof Dr Mochammad Amin, dr, Sp.P (K), Rektor Unair 2001-2006 Prof Dr Med. Puruhito, dr., Sp.B, turut memberikan tanda tangan dalam spanduk tersebut.

Nasih melanjutkan, di Indonesia masih terjadi disparitas secara ekonomi. Buktinya, Badan Pusat Statistik melansir kesenjangan ekonomi di Indonesia masih berada di angka 0,39 berdasarkan Indeks Gini. Apabila sumber daya alam di Indonesia dikelola secara berkeadilan, bukan tak mungkin kemakmuran rakyat segera tercapai. Menurutnya, pengelolaan sumber daya alam, termasuk mineral bahan tambang.

EDITOR: Rizky

 

Komentar

BACA JUGA
pistol, senjata api

Balik Melawan, Polrestro Jakbar Tembak Mati Perampok Bersenjata

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Petugas Polres Metro Jakarta Barat menembak mati perampok bersenjata api, Hendri, lantaran berusaha melawan anggota usai dilakukan penangkapan. "Petugas mengambil tindakan tegas dan...
luhut binsar panjaitan

Luhut: Proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung Tetap Berlanjut

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan memastikan proyek pembangunan kereta cepat Jakarta-Bandung tetap berjalan meski meleset dari target awal beroperasi. Luhut menggelar...

KPU Bali Targetkan Partisipasi Pemilih Lebihi Nasional

DENPASAR, SERUJI.CO.ID - Komisi Pemilihan Umum Provinsi Bali menargetkan partisipasi pemilih dalam Pilkada 2018 di daerah itu melebihi target nasional yang ditetapkan sebesar 75,5 persen. "Kami...

Bamsoet: UU MD3 Tidak Bungkam Kebebasan Pers

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Ketua DPR Bambang Soesatyo (Bamsoet) mengatakan disetujuinya pengesahan Undang-Undang tentang MPR, DPR, DPD, dan DPRD, atau dikenal dengan UU MD3 hasil perubahan...

KPU Lebak Dorong Pemilih Pemula Tidak Golput

LEBAK, SERUJI.CO.ID - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Lebak mendorong pemilih pemula agar menggunakan hak pilihnya pada pemilihan kepala daerah (pilkada) yang berlangsung secara serentak...
loading...
Marah

Marah

Marah. Sebuah kata yang sederhana tapi punya implikasi yang besar.  Akibat marah, hubungan silaturrahim badunsanak bisa putus, dengan tetangga tidak berteguran, pejabat bisa kena...

SUARA WARGA MUHAMMADIYAH BISA JADI PENENTU PEMENANG PILGUB JATIM 2018

Suara Warga Muhammadiyah, Bisa Jadi Penentu Pemenang Pilgub Jatim 2018 By: Syaifulloh Penikmat Pendidikan Kedua calon Gubernur Jawa Timur kedua-duanya memiliki back ground dari Ormas terbesar di...
KH. Luthfi Bashori

Nikah Mut’ah Pernah Dihalalkan, Lantas Dilarang Untuk Seterusnya

Sy. Abdulah RA mengisahkan, ia dan para shahabat pergi berperang besama Rasulullah SAW tanpa disertai wanita (istri mereka). Lalu para shahabat bertanya kepada Rasulullah...