YLKI Kritik Kebijakan BI soal Pengisian Uang Elektronik

1
62
tulus abadi, ylki
Ketua Pengurus Harian YLKI Tulus Abadi

JAKARTA – Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) mengkritisi kebijakan Bank Indonesia mengenai peraturan anggota dewan gubernur terkait pemungutan biaya isi saldo (top-up) uang elektronik.

Ketua Pengurus Harian YLKI Tulus Abadi melalui siaran pers yang diterima di Jakarta, Sabtu (16/9), mengatakan aturan BI tersebut kontraproduktif dengan tujuan penciptaan kondisi “cashless society”.

Ia menilai upaya mewujudkan transaksi nontunai adalah sebuah keniscayaan demi efisiensi pelayanan dan keamanan dalam bertransaksi.

“Kondisi ‘cashless society’ sejalan dengan fenomena ekonomi digital. Namun, menjadi kontra produktif jika BI justru mengeluarkan peraturan bahwa konsumen dikenakan biaya isi ulang pada setiap uang elektroniknya,” kata Tulus.

Ia juga mengatakan sektor perbankan akan lebih diuntungkan dengan adanya ‘cashless society’ daripada konsumen. Perbankan menerima uang di muka, sementara transaksi atau pembelian belum dilakukan konsumen.

“Sungguh tidak adil dan tidak pantas jika konsumen justru diberikan disinsentif berupa biaya ‘top-up’. Justru dengan model uang elektronik itulah konsumen layak mendapatkan insentif, bukan disinsentif,” ucap Tulus.

Ia menilai pengenaan biaya isi ulang hanya bisa ditoleransi jika konsumen menggunakan bank yang berbeda dengan uang elektronik yang digunakan.

“YLKI mendesak Bank Indonesia untuk membatalkan peraturan tersebut,” kata Tulus.

1
2
BAGIKAN
loading...

1 KOMENTAR

  1. Perusahaan perbankan sudah untuk besar dari saldo mengendap uang elektronik. Keuntungan tsb bisa dipakai untuk biaya investasi dalam membangun infrastruktur penyediaan uang elektronik, layanan teknologi, dan juga pemeliharaannya.
    Kalau masih juga ambil dari nasabah, ya namanya kemaruk.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

BERITA TERBARU

Peresmian Kantor Induk PJR Serang

Kantor Induk Polisi Jalan Raya Serang Resmi Beroperasi

SERANG, SERUJI.CO.ID - PT Astra Infra Toll Road Tangerang-Merak selaku pengelola jalan tol Tangerang-Merak bersama Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri meresmikan beroperasinya Kantor Induk Patroli...
Khofifah-Emil

Resmi Usung Khofifah-Emil, Golkar Ancam Beri Sanksi Kadernya yang Tak Dukung

SURABAYA, SERUJI.CO.ID - DPP Partai Golkar mengancam akan mengambil sikap tegas kepada kader partai Golkar yang tidak menjalankan putusan Partai Golkar yang telah memberikan...
Gus Ipul (kiri) dan Khofifah (kanan)

Survei: Jika Pilgub Jatim Dilakukan Hari ini, Siapakah Yang Anda Pilih?

SURABAYA, SERUJI.CO.ID - Pemilihan Gubernur-Wakil Gubernur Jawa Timur akan berlangsung pada tahun 2018. Dan saat ini sudah ada dua pasang calon yang secara resmi...

KANAL WARGA TERBARU

Setan Pendidikan yang Bernama Kompetisi

Oleh Muhammad Hanif Priatama Bagaimana cara kebanyakan orangtua mengetahui seberapa baik anaknya di sekolah saat ini? Jawabannya : RANGKINGNYA! Ya, tidak ada sarana yang paling...
KH. Luthfi Bashori

Pilih Mancung atau Pesek?

KH. Luthfi Bashori Seseorang yang berpakaian islami itu menunjukkan imannya MANCUNG di sisi Allah. Sedangkan menanggalkan pakaian islami itu adalah perbuatan orang yang PESEK imannya...
images lpdp

Contoh Essai LPDP: Sukses Terbesar dalam Hidupku

Beasiswa LPDP menjadi pilihan bagi para penuntut ilmu yang ingin melanjutkan pendidikannya pada level Master dan Doktoral, baik di Dalam maupun Luar Negeri. Salah...