Rupiah Lanjutkan Penguatan, di Tengah Spekulasi Negosiasi Dagang AS-China

0
24
  • 4
    Shares
Uang Rupiah
(Ilustrasi)

JAKARTA, SERUJI.CO.ID – Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) menguat di penutupan perdagangan sore ini. Rupiah kini berada di level Rp14.100an per dolar AS.

Dilansir dari Bloomberg Dollar Index, Rabu (9/1) pukul 17.45 WIB, rupiah pada perdagangan spot exchange ditutup menguat 22,5 poin atau 0,16 persen ke level Rp14.125 per dolar AS. Rupiah hari ini bergerak di kisaran Rp14.094 – Rp14.178 per dolar AS.

Sementara itu, YahooFinance mencatat Rupiah menguat 20 poin atau 0,14 persen ke Rp14.120 per dolar AS. Dalam pantauan YahooFinance, rupiah bergerak di kisaran Rp14.027 – Rp14.175 per dolar AS.

Dilansir Antara, Kepala Riset Monex Investindo Futures Ariston Tjendra di Jakarta, Rabu (9/1), mengatakan mata uang di kawasan Asia cenderung menguat terhadap dolar AS karena spekulasi pembicaraan dagang antara Amerika Serikat dan China kemungkinan menghasilkan kemajuan.

Baca juga: Negosiasi Dagang AS-China Dongkrak Kenaikan Harga Minyak Dunia

“Pasar cukup optimis pembicaraan kedua negara itu menemukan jalan keluar dari perselisihan perdagangan,” kata Ariston.

Selain itu, lanjut Ariston, sentimen mengenai sikap Gubernur Federal Reserve (Fed) Jerome Powell yang memberi sinyal dovish terhadap suku bunga Fed turut menjadi faktor yang menopang mata uang aset berisiko seperti rupiah.

“The Fed akan fleksibel dalam keputusan kebijakan suku bunga pada 2019 ini,” katanya.

Ia menambahkan sentimen dari dalam negeri juga cukup mendukung untuk menopang rupiah. Data inflasi yang terkendali serta cadangan devisa Indonesia yang meningkat memicu penilaian positif dari pelaku pasar.

“Aset berdenominasi rupiah cukup menarik di tengah fundamental ekonomi nasional yang kondusif,” katanya. (SU05)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

BERITA PILIHAN

TERBARU