IHSG Ditutup Anjlok 3,27% — 5 Saham Ini Justru Melejit di Tengah Badai

BSIM (PT Bank Sinarmas Tbk) — bank swasta nasional anak usaha Sinar Mas Group — naik 14,92% ke Rp1.040 dengan nilai transaksi Rp959,79 juta. Kenaikan BSIM justru anomali menarik di tengah rontoknya saham perbankan besar hari ini.

Logika pasarnya: sementara BBCA, BBRI, BBNI, dan BMRI dihajar net sell asing secara masif — karena keempatnya adalah konstituen MSCI dengan bobot besar — bank-bank lapis kedua seperti BSIM justru luput dari radar pelaku asing.

Investor domestik yang melakukan “flight to quality versi lokal” memilih bank dengan eksposur asing minimal namun dengan catatan kinerja yang membaik. BSIM membukukan laba bersih Rp290,8 miliar pada 2024 — naik signifikan dari Rp75,8 miliar di 2023 — sebuah lompatan kinerja yang menunjukkan momentum fundamental yang nyata.

Prediksi besok: BSIM berpotensi menguji level Rp1.100–1.150 jika sentimen perbankan lapis dua tetap positif. Support di Rp940.

MKAP (PT Multikarya Asia Pasifik Raya Tbk) — emiten yang bergerak di bidang distribusi dan perdagangan — naik 14,43% ke Rp1.150 dengan nilai transaksi Rp7,37 miliar. MKAP telah masuk dalam radar pasar sejak awal 2026, mencatat kenaikan lebih dari 70% secara year-to-date sebelum hari ini — menjadikannya salah satu saham dengan performa terbaik sepanjang tahun ini.

Kenaikan hari ini lebih bersifat momentum-driven: setelah sempat tertekan koreksi mingguan, pelaku pasar yang sudah mengikuti MKAP sejak awal tahun memanfaatkan momen koreksi IHSG untuk akumulasi kembali dengan harga yang lebih murah.

Prediksi besok: MKAP berada di area resistance Rp1.175–1.200. Jika berhasil tembus, target berikutnya Rp1.300. Namun volatilitas saham lapis tiga tetap tinggi — stop-loss di Rp1.050 direkomendasikan.

🔮 Prediksi IHSG Selasa 10 Maret 2026: Rebound atau Lanjut Koreksi?

Untuk perdagangan Selasa (10/3/2026) besok, konsensus analis terbagi dalam dua skenario. Skenario optimis memperkirakan IHSG berpotensi technical rebound ke kisaran 7.400–7.450 — didorong oleh aksi bargain hunting pada saham-saham big caps yang sudah terkoreksi dalam, terutama jika tidak ada berita eskalasi baru dari Timur Tengah malam ini.

Herditya dari MNC Sekuritas menempatkan level resistance IHSG di 7.934 dan 8.154, sementara support terdekat ada di 7.311. BRI Danareksa Sekuritas dalam riset terbarunya menyebut pasar akan terus mencermati “perkembangan konflik Timur Tengah yang berpengaruh terhadap harga komoditas sembari menunggu rilis beberapa data ekonomi domestik seperti Indeks Keyakinan Konsumen (IKK).”

Skenario pesimis — yang tidak bisa diabaikan — memperkirakan IHSG bisa kembali menguji zona 7.100–7.200 jika malam ini atau dini hari ada berita buruk tambahan dari kawasan konflik.

Azharys Hardian dari KISI memperingatkan bahwa jika konflik semakin meluas dan mengganggu pasokan energi global, harga minyak berpotensi menembus USD120 per barel — skenario yang bisa memperparah risk-off global dan kembali memukul IHSG.

Yang perlu diperhatikan secara khusus: volume perdagangan besok. Jika volume tinggi disertai harga naik, itu sinyal rebound yang valid. Namun jika volume rendah meski harga naik, itu hanya dead cat bounce yang tidak bisa diandalkan.

Tiga katalis yang paling berpengaruh untuk pergerakan IHSG besok: pertama, perkembangan militer di Selat Hormuz setelah pukul 00.00 WIB malam ini — setiap berita positif akan langsung mendorong rebound. Kedua, pergerakan bursa Wall Street dan futures Asia — jika Dow Jones dan S&P 500 berhasil rebound malam ini, momentum positif akan menular ke pasar Asia termasuk IHSG.

Ketiga, sikap Bank Indonesia — apakah ada pernyataan intervensi lanjutan atau sinyal kebijakan suku bunga yang memperkuat kepercayaan investor terhadap stabilitas rupiah dan pasar modal Indonesia.

Disclaimer: Analisis dan prediksi harga saham dalam artikel ini bersifat informatif dan bukan merupakan rekomendasi investasi. Keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing investor. Seruji.co.id tidak bertanggung jawab atas kerugian investasi yang timbul dari penggunaan informasi dalam artikel ini.

Ingin mengabarkan peristiwa atau menulis opini? Silahkan tulis di kanal WARGA SERUJI dengan klik link ini

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

BERITA TERBARU

TERPOPULER