Ditengah Pelemahan Nilai Tukar, Apindo Optimis Rupiah Tak Akan Terjun Bebas

JAKARTA, SERUJI.CO.ID – Direktur Apindo Research Institute Agung Pambudi mengatakan dunia usaha masih meyakini nilai tukar (kurs) rupiah terhadap dolar AS tidak akan melemah signifikan atau terjun bebas di tengah gejolak ekonomi global.

“Kami menghimpun pendapat dari teman-teman eksportir dan importir, dan juga para ekonom dan konsultan. Sekarang ini kami masih meyakini bahwa suara government masih in line dengan pendapat kami, artinya bahwa rupiah itu tidak potensial terjun bebas, masih akan sangat gradual,” ujar Agung di Jakarta, sebagaimana dilansir Antara, Kamis (27/9).

Menurut Agung, depresiasi rupiah relatif masih terkontrol. Selain itu, pemerintah selaku pengambil kebijakan juga kompak satu suara sehingga memberikan kepercayaan kepada para pelaku usaha dan juga investor.

“Dunia usaha akan panik kalau di antara para menteri itu satu ngomongnya A, satu ngomong B. Jadi kita cukup yakin dari Kemenkeu, Kemendag, dan lainnya, mereka masih satu. Buat dunia usaha itu masih positif,” katanya.


Kendati demikian, lanjut Agung, dalam konteks pelemahan rupiah itu sendiri salah satu pemicunya yaitu perang dagang antara Amerika Serikat dan China. Menghadapi sentimen perang dagang tersebut, pemerintah Indonesia harus sangat berhati-hati dalam membuat kebijakan yang tepat.

“Kita harus tetap jaga benar-benar, supaya kita tidak masuk di tengah-tengah, kegencet gajah-gajah raksasa yang sedang bertarung. Kalau kita ikut-ikutan ambil kebijakan yang keliru, kita bisa kegencet,” ujarnya.

Ia  menjelaskan, kebijakan yang keliru adalah apabila pemerintah Indonesia ikut-ikutan terjebak balas-membalas tarif impor seperti AS dan China. Menurutnya, Indonesia juga belum punya kapasitas untuk bertindak melakukan hal serupa.

“Karena ada beberapa unsur yang berfikir untuk itu, protektif dan sebagainya. Gak mungkin lah, kita tidak dalam ukuran ekonomi yang mungkin untuk itu. Di sisi lain juga, bisnis kita dengan AS, untuk kondisi seperti ini tidak amat signifikan walau ada cukup besar. Makanya implikasinya juga tidak sangat dalam kecuali kita ketergantungannya tinggi,” ujarnya.

Di sisi lain, ia juga menilai, dunia usaha harusnya juga mulai secara serius menggarap pasar-pasar non tradisional seperti Afrika dan Amerika Latin. Menurutnya, sudah ada pelaku usaha yang mulai melakukan hal tersebut, namun jumlahnya relatif masih sedikit.

“Karena sebetulnya pasar non-tradisional itu potensinya cukup besar, supaya terdiversifikasi pasarnya. Sayangnya kebanyakan dunia usaha memang masih sedikit reluctant untuk membuka pasar baru, itu risikonya gede. Grup-grup besar sudah pada mulai jalankan. Kita harus beranikan diri untuk memulai, tapi memang tidak segampang itu juga,” tutup Agung. (SU01)

KONSULTASI

Wanita Muda Kaki Sering Kesemutan dan Perut Bagian Bawah Sakit, Gejala Apa?

Dokter, sudah 4 hari ini kaki saya terasa kebas dan gampang kesemutan. Juga perut saya bagian bawah terasa sakit. Kira-kira sakit apa ya dok?
Loading...

Kolom dr. Irsyal, Sp PD

Ibu Muda Ini Sudah Harus Cuci Darah, Inilah Penyebabnya

Usia masih muda, tapi wanita ini sudah harus menjalani cuci darah rutin. Apa penyebabnya? simak penjelasan dr. Irsyal Rusad., dokter spesialis penyakit dalam.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

Baca Juga

Wanita Muda Kaki Sering Kesemutan dan Perut Bagian Bawah Sakit, Gejala Apa?

Dokter, sudah 4 hari ini kaki saya terasa kebas dan gampang kesemutan. Juga perut saya bagian bawah terasa sakit. Kira-kira sakit apa ya dok?

Jokowi, Propaganda Rusia dan Rand Corporation

Penggunaan istilah Propaganda Rusia ini menjadi masalah besar sebab dalam kapasitas apa Jokowi menyatakan hal tersebut? Apakah sebagai Presiden Republik Indonesia atau sebatas calon presiden (Capres)?

Nilai Puisi Fadli Menista Mbah Moen, Ribuan Santri di Bogor Alihkan Dukungan ke Jokowi

Di antara mereka yang hadir adalah ratusan perwakilan santri dari Cisarua. Santri dari daerah yang merupakan tempat kediaman Fadli Zon itu merasa malu dan kecewa.

Ragukan Survei Indomatrik, Romahurmuziy: Beneran atau Imajinatif?

Tak percaya Rommy dengan hasil survei Indomatrik yang tunjukkan elektabilitas Prabowo makin pepet Jokowi.

Bentuk Satgas, Dewan Pers Akan Berantas Media Abal-Abal

Dewan Pers segera membentuk Satuan Tugas (Satgas) untuk memberantas media yang tidak resmi alias abal-abal dan merusak citra media resmi

Sambut Putra Mahkota Saudi, 307 Personil Polisi Disiapkan Untuk Pengamanan

Sebanyak 307 personel kepolisian akan diturunkan untuk membantu pengamanan Putra Mahkota Kerajaan Arab Saudi Mohammed bin Salman

Kasasi Ditolak MA, Akhirnya HTI Resmi Dilarang Berkegiatan di Indonesia

Final, HTI tidak boleh lagi beraktifitas di Indonesia...

Survei Indomatrik: Elektabilitas Prabowo Makin Pepet Jokowi, Selisih Hanya 3,93 Persen

Menurut Indometrik, elektabilitas Prabowo-Sandiaga makin memepet Jokowi-KH Ma'ruf, dan saat ini hanya terpaut 3,93 persen.

Nilai Puisi Fadli Menista Mbah Moen, Ribuan Santri di Bogor Alihkan Dukungan ke Jokowi

Di antara mereka yang hadir adalah ratusan perwakilan santri dari Cisarua. Santri dari daerah yang merupakan tempat kediaman Fadli Zon itu merasa malu dan kecewa.

Ragukan Survei Indomatrik, Romahurmuziy: Beneran atau Imajinatif?

Tak percaya Rommy dengan hasil survei Indomatrik yang tunjukkan elektabilitas Prabowo makin pepet Jokowi.

Survei Indomatrik: Elektabilitas Prabowo Makin Pepet Jokowi, Selisih Hanya 3,93 Persen

Menurut Indometrik, elektabilitas Prabowo-Sandiaga makin memepet Jokowi-KH Ma'ruf, dan saat ini hanya terpaut 3,93 persen.

Diperiksa Bawaslu, Ganjar Mengaku Tidak Ajak Kepala Daerah Dukung Jokowi

Selain itu, ada pula pertanyaan apakah Ganjar mengajak kepala daerah untuk mendukung pasangan capres Jokowi-Amin dan dijawab tidak.

TERPOPULER

Akibat Tiket Pesawat Mahal, Wisawatan Sepi dan Pengusaha Terancam Gulung Tikar

Akibat tiket pesawat mahal, satu persatu masalah muncul dan dikhawatirkan membuat industri wisata kolaps.

Hadapi Gempuran Prabowo-Sandi di Jateng, Begini Perintah Megawati ke Kader PDIP

“Jateng mesti kita pertahankan, sebab pihak sana merasa kalau Jateng memang paling sulit karena merupakan kandang banteng. Jelas, kita akan bertahan," kata Megawati di hadapan ribuan Kader Komunitas Juang Jateng di GOR Satria, Purwokerto, Ahad (10/2).

Riset G-Comm: Media Lebih Banyak Beritakan Jokowi-KH Ma’ruf dari Prabowo-Sandi

Dalam riset tersebut ditemukan bahawa paslon nomor urut 01, Jokowi-KH Ma’ruf diberitakan lebih banyak dari paslon nomor urut 02, Prabowo-Sandiaga.

Jika Terpilih, Prabowo-Sandi Akan Jalankan Program Penanganan Kesehatan Jiwa

Menurut Sandi, penanganan kesehatan jiwa sudah merupakan amanat yang ada di Undang Undang, namun hingga sekarang belum dilaksanakan.

Setelah Sebelumnya Tangkap 16 Orang, Kembali Myanmar Tangkap 23 Nelayan Aceh

Aparat Myanmar kembali tangkap nelayan Aceh, kali ini sebanyak 23 orang.