Terbukti Bawa Sabu dan Ekstasi, Nelayan Ini Divonis 20 Tahun Bui

0
7
Terdakwa narkotika
Tiga terdakwa pengedar narkotika saat jalani sidang putusan, Kamis (11/1/2018). (foto:Mica/SERUJI)

MEDAN, SERUJI.CO.ID – Tiga nelayan asal Kota Tanjung Balai, Sumut hanya bisa tertunduk selama pembacaan vonis majelis hakim, Kamis (11/1) sore. Mereka dinyatakan terbukti bersalah membawa narkotika jenis sabu seberat 1 Kg dan 21 ribu pil ekstasi.

Ketiga terdakwa yaitu Syamsul Bahri (45) merupakan nahkoda kapal, Joniwan Sianipar (40) selaku mekanik kapal dan Abdul Rasyid Sinaga (60) selaku anak buah kapal.

“Menyatakan ketiga terdakwa terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melanggar Pasal 114 ayat (2) jo Pasal 132 ayat (1) UU RI No 35 tahun 2009 tentang Narkotika,” kata Ketua Majelis Hakim, S Batubara, di Ruang Cakra Utama Pengadilan Negeri Medan.

Majelis hakim menjatuhkan hukuman berbeda kepada para terdakwa. Untuk terdakwa Syamsul Bahri dijatuhi dengan hukuman penjara selama 20 tahun. Sedangkan, untuk terdakwa Joniwan Sianipar dan Abdul Rasyid Sinaga, majelis hakim memberikan vonis hukum masing-masing selama 15 tahun penjara. Keduanya juga dikenakan denda sebesar Rp 1 miliar subsider 3 bulan kurungan.

Sebelumnya, Jaksa Penuntut Umum (JPU) Randi pada Kamis (28/12) lalu menuntut ketiga terdakwa masing-masing dengan hukuman penjara seumur hidup. Menanggapi putusan itu, baik para terdakwa maupun JPU menyatakan pikir-pikir.

Dalam kasus ini, ketiga terdakwa ditangkap pada Ahad (16/4) lalu di Tanjungbalai oleh Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Sumut saat baru menyandarkan kapal mereka di pelabuhan tikus, di Tanjungbalai.

Saat penangkapan berlangsung, seorang pelaku bernama Rafib Afandi Ginting alias Pandi warga Tanjungmorawa, Kabupaten Deliserdang melawan petugas dan terpaksa dilakukan tindakan tegas. Akibatnya pelaku yang disebut sebagai otak pelaku tersebut tewas. (Mica/SU05)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

Soekarwo

Soekarwo: Jelang Pilkada Suasana Politik Jatim Akrab

SURABAYA, SERUJI.CO.ID - Gubernur Jawa Timur Soekarwo menilai suasana politik di Jatim akrab dan tidak ada perpecahan menjelang pelaksanaan pemilihan kepala daerah (pilkada) serentak pada...

DPD: Indonesia Berbagi Pengalaman Atasi Terorisme

HANOI, SERUJI.CO.ID - Wakil Ketua Dewan Perwakilan Daerah Nono Sampono mengatakan Indonesia berbagi pengalaman mengatasi aksi terorisme dalam upaya mendorong langkah bersama mencegah kejahatan tersebut. Dalam...

PSI Galang Dana Publik Untuk Partai

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Partai Solidaritas Indonesia (PSI) akan menggalang dana donasi publik untuk pendanaan partai dan mendorong perbaikan iklim politik di Tanah Air. "Agar independen, hanya...
Anugerah Humas

Website ITS Sabet Juara II Anugerah Humas Perguruan Tinggi

SURABAYA, SERUJI.CO.ID - Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya berhasil menyabet peringkat dua dalam ajang Anugerah Humas Perguruan Tinggi Negeri (PTN) dan Koordinasi Perguruan...

Ketua MPR: Demokrasi Pancasila Jamin Kesetaraan

KUNINGAN, SERUJI.CO.ID - Ketua MPR RI Zulkifli Hasan menilai demokrasi Pancasila yang dianut Indonesia menjamin kesetaraan dan keadilan bagi seluruh rakyat Indonesia, sehingga implementasinya dibutuhkan...
loading...
fotozukifli

Paska Diperiksa, Ustadz Zukifli Muhammad Ali Diundang Live di TV Swasta Nasional

Berita tentang "penangkapan" ustadz baru-baru saja terjadi, dialami Ustadz Zukifli Muhammad Ali, yang ditetapkan sebagai tersangka dugaan menyebarkan kebencian berdasarkan SARA, lihat di berita...
tweet

Berjilbab Tapi Korupsi, Bukan Najwa Shihab

"Esensi Islam tidak terletak pada Pakaian yg dikenakan tapi pada Akhlak yg dilaksanakan (Gus Dur) Berhijab tp Korupsi, Najwa Sihab tak berhijab dapat Penghargaan Tokoh...
sumber: harianterbit

Peringatan 44 Tahun Peristiwa MALARI: Mengembalikan Reformasi yang Kita Mau

Pada 15 Januari 2018 lalu, bertepatan dengan 44 tahun Peristiwa 15 Januari 1974 yang lebih dikenal dalam catatan sejarah sebagai Peristiwa Malapetaka Lima Belas...