Rapat Pleno Rekapitulasi Suara Aceh Besar Diambil Alih KIP Aceh


BANDA ACEH, SERUJI.CO.ID – Komisi Independen Pemilihan (KIP) Aceh mengambil alih rapat pleno rekapitulasi perolehan suara pemilu Aceh Besar yang sebelumnya dinyatakan gagal pleno.

Komisioner KIP Aceh Agusni AH di Banda Aceh, Kamis (30/5), mengatakan, pengambilalihan dilakukan setelah KPU RI mengeluarkan surat keputusan pemberhentian sementara para komisioner KIP Aceh Besar karena gagal melaksanakan rapat pleno rekapitulasi suara pemilu.

“Pengambilalihan rapat pleno rekapitulasi perolehan suara hanya untuk pemilihan Anggota DPRK Aceh Besar. Rapat pleno rekapitulasi sudah berjalan sejak 29 Mei kemarin,” kata Agusni AH.

Agusni yang juga Ketua Divisi Data dan Informasi KIP Aceh menyebutkan rapat rekapitulasi penghitungan hasil perolehan suara tersebut dijadwalkan hingga 30 Mei 2019. Rapat pleno berlangsung mulai pukul 09.00 WIB hingga pukul 01.00 WIB.

Rekapitulasi dilakukan dengan membuka kotak suara guna menghitung ulang formulir DA1 atau hasil rekapitulasi suara tingkat kecamatan hingga C1 dan C1 Plano atau hasil penghitungan suara tempat pemungutan suara di 96 TPS dari sembilan kecamatan di Aceh Besar.

“Rapat pleno pengambilalihan rekapitulasi penghitungan hasil perolehan suara pemilu ini merupakan perintah dari putusan Panwaslih Aceh Besar. Rapat pleno ini juga turut dihadiri saksi-saksi peserta pemilu,” ungkap Agusni AH.

Sebelumnya, KIP Aceh Besar gagal melaksanakan rekapitulasi penghitungan hasil perolehan suara Pemilu 2019 untuk pemilihan Anggota DPRK Aceh Besar.

Gagalnya rapat pleno tersebut karena KIP Aceh Besar menolak melaksanakan rekomendasi Panwaslih Aceh Besar yang memerintahkan penghitungan ulang perolehan surat suara.

Persoalan tersebut juga menyebabkan kerusuhan massa partai politik. Massa sempat membakar kursi plastik, tenda, dan melempar kaca jendela Gedung DPRK Aceh Besar tempat berlangsungnya rapat pleno rekapitulasi suara pemilu beberapa waktu lalu.

Sumber:Ant

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Breaking News: Akhirnya, Presiden Jokowi Putuskan Tes Massal Covid-19

Tidak mengambil kebijakan Lockdown, Presiden Jokowi akhirnya lebih memilih melakukan tes massal Covid-19.

Tahukah Anda, Berwudhu Dapat Kurangi Risiko Tertular Virus Corona?

Berwudhu merupakan kegiatan yang tak bisa dipisahkan dari muslim.. Tahukah anda bahwa berwudhu bisa mengurangi resiko tertular virus Corona?

Cegah Kepanikan, AMSI Imbau Media Kedepankan Kode Etik dalam Pemberitaan Wabah Corona

Wens menjelaskan beberapa langkah yang harus dilakukan media-media anggota AMSI dalam pemberitaan terkait virus Covid-19 tersebut.

Fahira: Milenial Butuh Teladan, Bukan Tik Tok untuk Membumikan Pancasila

"Membumikan Pancasila secara populer sah-sah saja, tetapi yang dibutuhkan millenial saat ini bukan itu. Milenial butuh teladan dari para penyelenggara negara dan para pemimpin bangsa," kata Fahira

Begini Ciri Rumah Idaman untuk Pasangan Muda

Beberapa waktu lalu, portal properti Lamudi melakukan survei tentang rumah impian bagi pasangan muda, survei tersebut dilakukan kepada 100 pasangan yang baru menikah. Inilah hunian idaman untuk pasangan muda.....

5 Alasan Kita Perlu Membuat Undangan Pernikahan Digital

Kini era sudah berubah. Kini ada sebuah cara baru untuk mengirim undangan pernikahan. Salah satunya adalah dengan memanfaatkan situs desain online, di mana kita bisa menciptakan desain sendiri, juga memanfaatkan Internet untuk mengirimkannya.

TERPOPULER

Tentang Korupsi Sektor Publik

Sebenarnya fenomena korupsi sektor publik terjadi di hampir semua Negara. Bukan hanya di Indonesia yang masuk dalam kategori negara yang belum mapan secara ekonomi. Namun korupsi sektor publikpun terjadi di negara yang sangat mapan perekonomiannya seperti Saudi Arabia.
close