Kapal Pembangkit Listrik Yang Disewa Dari Turki Segera Tiba di Sumut

1
202
  • 38
    Shares
Kapal MVPP Turki yang disewa PLN. (foto:istimewa)

MEDAN – Kapal pembangkit listrik atau Marine Vessel Power Plant (MVPP) berkapasitas 240 Megawatt yang disewa oleh PLN dari Turki untuk memperkuat sistem kelistrikan di Sumatera Utara akan segera tiba di Tanah Air.

“MVPP itu direncanakan tiba di Belawan pada 20-21 Mei 2017 karena sudah diberangkatkan dari Turki,” kata Gubernur Sumut HT Erry Nuradi dalam keterangan yang diterima dari Turki, pada hari Sabtu (22/4).

Kapal tersebut sudah diberangkatkan dari Turki, Sabtu (22/4), sehingga diharapkan segera tiba di Tanah Air.

Gubernur Sumut berada di Turki untuk melihat langsung kapal MVPP terbesar di dunia tersebut dan mengikuti acara serah terima di Pelabuhan Turki.

MVPP yang berkapasitas 240 Megawatt (MW) itu diharapkan dapat menutupi defisit listrik yang mencapai 100 MW di Sumut.

Kedatangan kapal pembangkit listrik tersebut akan bersamaan dengan transmisi 275 Kilovolt yang menjadi bagian dari proyek Tol Listrik Sumatera untuk mengevakuasi daya dari Sumatera Bagian Selatan dan Tengah ke Sumatera Bagian Utara sebesar 200 Megawatt. Dengan adanya kapal listrik dan Tol Listrik, diharapkan tidak ada lagi masalah pemadaman yang menjadi kendala di Sumut.

General Manager PLN Pembangkit Sumatera Bagian Utara, Sugiyanto sebelumnya mengatakan MVPP dikontrak Indonesia dari perusahaan Karpowership. Menurut dia, dengan adanya tambahan daya diharapkan cadangan lisrik semakin besar dari dewasa ini yang sekitar 4-5 persen.

Dengan ada pasokan listrik 240 MW dari MVPP setidaknya bisa menambah enam persen sehingga cadangan bisa sebesar 10 persen. Cadangan yang semakin besar, bukan hanya bisa mengurangi byar pet tetapi juga bisa memenuhi permintaan konsumen.

Dengan ketersedian listrik yang memadai diharapkan jumlah investor yang masuk ke Sumut juga semakin banyak dan lebih memajukan daerah ini.

Dia mengakui, selama ini atau dalam 10 tahun, PLN selalu defisit listrik. Defisit terjadi karena beberapa pembangkit baru muncul atau ada lebih lama dibandingkan dengan kebutuhan masyarakat.

 

EDITOR: Harun S

Langganan berita lewat Telegram
loading...

1 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

BERITA PILIHAN

TERBARU