Disdag Tunggu Laporan Masyarakat Terkait Sarden Mengandung Cacing

0
81
Sarden mengandung cacing

RIAU, SERUJI.CO.ID – Dinas Perdagangan Kota Dumai, Riau, menunggu laporan masyarakat untuk bukti temuan ikan kaleng atau sarden yang diduga mengandung cacing agar bisa ditindaklanjuti dengan pengawasan di lapangan.

Kepala Disdag Dumai Zulkarnaen di Dumai, Rabu (21/3), menyebutkan, meski isu peredaran ikan kaleng bercacing ini sudah marak di tengah masyarakat, namun sejauh ini belum ada laporan masuk.

“Jika sudah ada laporan berarti kami punya bukti, dan baru dapat dilakukan pengawasan ke lapangan,” kata Zulkarnaen.

Setelah ada temuan, Disdag juga bakal berkoordinasi dengan instansi terkait berwenang, yaitu Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) untuk melakukan inspeksi mendadak.

Dia juga meminta instansi terkait di pengawasan masuk barang impor di pelabuhan agar mengawasi peredaran ikan kaleng diketahui merupakan produk impor tersebut supaya tidak beredar di Dumai.

“Kami harap aparat terkait memperketat pengawasan karena barang ini impor dan produk makanan minuman dibatasi masuk di pelabuhan Dumai,” sebutnya.

Seorang ibu rumah tangga warga Kota Dumai Dena mengaku resah dengan informasi peredaran ikan kaleng diduga mengandung cacing, dan dia berharap pemerintah segera mengecek di pasaran.

“Khawatir juga kalau sempat beredar di Dumai karena isunya sudah hangat di media sosial, dan kami berharap pemerintah segera turun tangan,” kata Dena.

BPOM Pekanbaru menyatakan salah satu merek ikan kaleng produk impor ditemukan di Selatpanjang, Kabupaten Kepulauan Meranti, positif mengandung cacing.

“Dari sampel ikan kaleng dikirim ke BBPOM positif mengandung sejenis cacing akan tetapi bukan cacing pita,” kata Kepala BBPOM Kota Pekanbaru Muhammad Kashuri di Pekanbaru.

Dia mengimbau warga tidak panik karena pihaknya akan melakukan penarikan terhadap jenis ikan kaleng dengan merek tersebut. (Ant/SU02)

Langganan berita lewat Telegram
loading...
Loading...
BACA JUGA

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

TERBARU