Warga Pamekasan Tenggelam di Sungai Turbukan

PAMEKASAN, SERUJI.CO.ID – Seorang pemuda berumur 18 tenggelam di Sungai Turbukan, Pamekasan, Jawa Timur, Ahad (8/4) pagi sekitar pukul 08.00 WIB, dan hingga kini petugas gabungan bersama masyarakat masih melakukan pencarian.

Korban tenggelam bernama Firman (18) warga Dusun Tomang, Desa Toronan, Kecamatan Pamekasan.

“Lokasi kejadian di Desa Blumbungan, Kecamatan Larangan, Pamekasan,” ujar relawan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pemkab Pamekasan Zaini Zen, Ahad (8/4) siang.

Ia menjelaskan, saat ini tim gabungan dari BPBD Pemkab Pamekasan bersama TNI dari Kodim 0826 Pamekasan, serta personel polres terus melakukan pencarian di lokasi korban tenggelam itu.

Petugas menerjunkan ahli renang yang bisa menelusuri kedalaman dasar sungai, tempat pemuda itu tenggelam.

Pemuda yang bernama Firman itu tenggelam saat mandi di sungai itu. Ia diduga tergelincir dari lokasi mandi itu, sedangkan yang bersangkutan tidak bisa berenang.

Sementara itu, ratusan warga dari dua desa, yakni Desa Blumbungan, Kecamatan Larangan dan Desa Toronan, Kecamatan Pamekasan juga ikut membantu mencari korban.

Warga yang bisa berenang mencari di dasar sungai, sedangkan warga lainnya melakukan pencarian di sepanjang aliran sungai.

“Ada sekitar 30 personel gabungan yang saat ini diterjunkan guna mencari pemuda tenggelam di Sungai Turbukan ini,” ujar Koordinator Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Pemkab Pamekasan Budi Cahyono, menjelaskan. (Ant/SU02)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Reposisi Sekolah Demi Pendidikan

Menempatkan sekolah sebagai lembaga yang paling membentuk keterpelajaran seseorang adalah mitos dan tahayul, kalau tidak bisa disebut hoaks.

Takut Komplikasi Diabetes? Ketahuilah Kadar Gula Darah Anda

Merasa badan tidak enak, dan kalau gula darah dirasakan tinggi. “Hhmm, apa gula darah yang tinggi dapat dirasakan,” bisik saya dalam hati.

Enam Pilar Kemerdekaan Ekonomi Bangsa

Walaupun telah merdeka secara politik sejak tahun 1945, akan tetapi RI masih terus tergantung produk perusahaan-perusahaan asing hingga saat ini. Mulai dari bangun pagi ke bangun pagi berikutnya kita menggunakan dan mengkonsumsi produk-produk perusahaan asing. Mulai dari urusan remeh temeh seperti semir sepatu dan jarum jahit sampai urusan canggih-canggih seperti pesawat terbang dan gadged.

Inilah 4 Keuntungan Membeli Apartemen Tipe Studio

Tinggal di apartemen saat ini sudah menjadi gaya hidup. Lokasi yang strategis dan ditunjang dengan berbagai fasilitas kemudahan menyebabkan banyak masyarakat urban, khususnya para eksekutif muda tertarik untuk tinggal di hunian vertikal.

Aksi Solidaritas Jurnalis-Aktivis di Pengadilan Tinggi Kalsel: Diananta Tidak Sendiri

Para aktivis dan jurnalis terus menggelar aksi solidaritas untuk mantan Pemred Banjarhits, Diananta Putera Sumedi yang disidang sebab menulis berita konflik lahan masyarakat adat versus perusahaan.

Masuki Masa Transisi New Normal, AMSI Jatim Keluarkan 7 Poin Imbauan

Mencermati perkembangan penyebaran Covid-19 di masa transisi New Normal yang semakin meningkat, AMSI Jawa Timur, mengeluarkan 7 poin imbauan.

CFD Kembali Ditiadakan, Fahira: Review dan Evaluasi Kunci Jakarta Kendalikan Covid-19

Senator DKI Jakarta Fahira Idris mengapresiasi keputusan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta yang kembali meniadakan sementara kegiatan car free day (CFD).

Inilah 5 Kota Yang Jadi Incaran Calon Pembeli Rumah Saat Pandemi Covid-19

Pandemi corona telah mengubah wajah bisnis tanah air, termasuk sektor properti. Jika dulu orang membeli rumah harus datang ke lokasi proyek, sekarang tidak lagi.

Senator DKI: Pasar Harus Jadi Area Paling Aman dari Penyebaran Corona

Pencegahan penyebaran corona di pasar termasuk pasar tradisional menjadi salah satu langkah strategis dan efektif untuk menahan laju dan menghentikan penularan dan penyebaran Covid-19 di Indonesia

TERPOPULER