Usai Longsor, Jalur Trenggalek-Ponorogo Diperbaiki

0
60
Jalur Trenggalek-Ponorogo yang rusak akibat longsor. (Foto: kominfo.jatimprov.go.id)

TRENGGALEK – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui Balai Besar Pelaksana Jalan Nasional (BBPJN) VIII, terus melakukan upaya perbaikan jalan di jalur Trenggalek-Ponorogo yang terkena longsor.

Jalur Trenggalek-Ponorogo sering mengalami longsor. Sejak akhir tahun 2016 sampai dengan awal tahun 2017 sudah 12 kali terjadi longsor. Longsor yang terjadi di Trenggalek-Ponorogo tepatnya berada di Km 16+300 sampai dengan 23+650 dan Trenggalek – Bts Pacitan Km 14+300 – 40+900.

Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Bts. Kab.Pacitan – Jarakan (Trenggalek) – Ponorogo – Dengok – Bts. Kab. Ponorogo, Moch Faried dikonfirmasi, Senin (20/2) mengatakan, BBPJN VIII saat ini sedang dilakukan perbaikan di ruas Trenggalek-Ponorogo km 22 .23+350 dan Trenggalek – bts Pacitan km 16+700 – 17+850. Di lokasi itu ada dua tim yang bekerja sekarang.

“Karena jalannya patah, perbaikan harus dilakukan agar pelayanan jalan tidak terganggu,” katanya.

Direktur Preservasi, Dirjen Bina Marga, Poltak Sibuea di dampingi Bupati Trenggalek, Emil Dardak dan Wakil Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin mengatakan, Kementerian PUPR belum bisa memprediksi kapan penanganan selesai terhadap jalur tersebut. Namun perbaikan tanggap darurat terus dilakukan supaya kondisi jalan tidak semakin rusak, salah satunya dengan pembuatan saluran drainase.

Sedangkan permukaan jalan yang sudah mulai terkelupas, ataupun sudah rusak segera akan ditutup. “Kalau masih basah karena hujan kita tunda dulu tapi harus dirapikan permukaannya dengan agregrat. Kemudian diperkeras dengan aspal,” katanya.

Dikatakannya, langkah darurat itu untuk menghindarkan air agar tidak masuk ke badan jalan atau tertahan sehingga meresap ke bawah badan jalan. Langkah selanjutnya memperkuat badan jalan dengan tembok penahan dengan pondasi sampai ke tanah keras.

Selain itu, tebing-tebing diatas permukaan jalan harus diamankan supaya tidak ada longsoran yang jatuh ke badan jalan. Dengan intensitas hujan yang tinggi membuat tanah lembek, sekaligus menambah beban dan membuat konstruksinya mudah ambrol.

EDITOR: Rizky

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

HIV positif

Belasan Ibu Hamil di Kaltara Positif HIV

NUNUKAN, SERUJI.CO.ID - Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Utara menemukan belasan ibu hamil positif mengidap penyakit HIV/AIDS pada 2017. "Ada 12 ibu hamil di Kaltara ini positif...

Kapolda Papua Serahkan Bantuan Kemanusiaan Untuk Asmat

ASMAT, SERUJI.CO.ID - Kapolda Papua Irjen Pol Boy Rafli menyerahkan bantuan kemanusiaan untuk anak-anak dan sanak keluarganya yang menderita penyakit campak dan gizi buruk di...

TNI Kerahkan Dua Helikopter Kirim Obat ke Asmat

TIMIKA, SERUJI.CO.ID - Markas Besar TNI mengerahkan dua unit helikopter untuk mengirim obat-obatan guna membantu menangani wabah penyakit campak dan gizi buruk di Kabupaten Asmat,...
loading...

Jiwa Gotong Royong yang Masih Tumbuh Subur

Tempo hari saya tercengang dengan megahnya sebuah masjid di desa Raji,  Demak, Jawa Tengah. Rupanya masjid yang belum selesai di bangun itu sudah menelan...

kebebasan berpikir

Kebebasan dalam Berpikir Hakikat bebas adalah merdeka dari segala hal yang mengikat. Berbicara tentang bebas, kita dapat belajar dari pengalaman komika kenamaan yaitu Ge Pamungkas...
_99517609_gepamungkas_joshuasuherman

Indonesia Darurat Keadilan

Indonesia Darurat Keadilan Salah satu penyebab gagalnya beberapa negara di Afrika di antaranya dalam masalah ketimpangan keadilan, sebut saja di Ethiopia, Zimbabwe dan negara-negara yang...