Usai Longsor, Jalur Trenggalek-Ponorogo Diperbaiki

0
101
Jalur Trenggalek-Ponorogo yang rusak akibat longsor. (Foto: kominfo.jatimprov.go.id)

TRENGGALEK – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui Balai Besar Pelaksana Jalan Nasional (BBPJN) VIII, terus melakukan upaya perbaikan jalan di jalur Trenggalek-Ponorogo yang terkena longsor.

Jalur Trenggalek-Ponorogo sering mengalami longsor. Sejak akhir tahun 2016 sampai dengan awal tahun 2017 sudah 12 kali terjadi longsor. Longsor yang terjadi di Trenggalek-Ponorogo tepatnya berada di Km 16+300 sampai dengan 23+650 dan Trenggalek – Bts Pacitan Km 14+300 – 40+900.

Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Bts. Kab.Pacitan – Jarakan (Trenggalek) – Ponorogo – Dengok – Bts. Kab. Ponorogo, Moch Faried dikonfirmasi, Senin (20/2) mengatakan, BBPJN VIII saat ini sedang dilakukan perbaikan di ruas Trenggalek-Ponorogo km 22 .23+350 dan Trenggalek – bts Pacitan km 16+700 – 17+850. Di lokasi itu ada dua tim yang bekerja sekarang.

“Karena jalannya patah, perbaikan harus dilakukan agar pelayanan jalan tidak terganggu,” katanya.

Direktur Preservasi, Dirjen Bina Marga, Poltak Sibuea di dampingi Bupati Trenggalek, Emil Dardak dan Wakil Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin mengatakan, Kementerian PUPR belum bisa memprediksi kapan penanganan selesai terhadap jalur tersebut. Namun perbaikan tanggap darurat terus dilakukan supaya kondisi jalan tidak semakin rusak, salah satunya dengan pembuatan saluran drainase.

Sedangkan permukaan jalan yang sudah mulai terkelupas, ataupun sudah rusak segera akan ditutup. “Kalau masih basah karena hujan kita tunda dulu tapi harus dirapikan permukaannya dengan agregrat. Kemudian diperkeras dengan aspal,” katanya.

Dikatakannya, langkah darurat itu untuk menghindarkan air agar tidak masuk ke badan jalan atau tertahan sehingga meresap ke bawah badan jalan. Langkah selanjutnya memperkuat badan jalan dengan tembok penahan dengan pondasi sampai ke tanah keras.

Selain itu, tebing-tebing diatas permukaan jalan harus diamankan supaya tidak ada longsoran yang jatuh ke badan jalan. Dengan intensitas hujan yang tinggi membuat tanah lembek, sekaligus menambah beban dan membuat konstruksinya mudah ambrol.

EDITOR: Rizky

loading...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

BACA JUGA
Suap

2 Politisi PDIP Tersangka Suap DPRD Malang Kembali Diperiksa KPK

JAKARTA, SERUJI.CO.ID -  Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali memanggil dua politisi PDIP dalam penyidikan tindak pidana korupsi suap terkait pembahasan APBD-P Pemerintah Kota Malang Tahun...

Minimnya Rest Area di Tol Cipali Dikeluhkan Pemudik

KARAWANG, SERUJI.CO.ID - Sejumlah pemudik yang akan kembali ke Jakarta melalui Tol Cikopo-Palimanan (Cipali) mengeluhkan kurangnya tempat peristirahatan (rest area) di sepanjang tol tersebut. Salah...
Herman Hery

Diduga Keroyok dan Aniaya Suami-Istri, Anggota DPR dari PDIP Dipolisikan

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Anggota DPR RI dari fraksi PDI Perjuangan Herman Hery dilaporan seorang warga atas nama Ronny Kosasih Yuliarto ke Polres Metro Jakarta Selatan atas...

Jenazah Korban KM Sinar Bangun Disambut Isak Tangis Keluarga

BINJAI, SERUJI.CO.ID - Jenazah korban kapal tenggelam KM Sinar Bangun yang terjadi di Danau Toba, Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara, satu dari tujuh keluarga warga Kota...

184 Orang Belum Ditemukan dari 206 Data Sementara Penumpang KM Sinar Bangun

TIGARAS, SERUJI.CO.ID - Tim gabungan mencatat jumlah penumpang sementara KM Sinar Bangun yang tenggelam di perairan Danau Toba sebanyak 206 orang. Kepala Kantor SAR Medan Budiawan...