Risma Akan Bangun Hutan Obat-Obatan

SURABAYA, SERUJI.CO.ID – Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini akan memperbanyak hutan kota di semua wilayah di Kota Pahlawan itu guna menjaga keseimbangan dan kelestarian lingkungan.

“Khusus di wilayah Surabaya barat, sudah banyak hutan kota karena daerahnya lebih tinggi dan memang untuk menyerap air,” kata Tri Rismaharini di Surabaya, Ahad (29/4).

Menurut dia, di Surabaya barat saat ini sudah ada tiga lokasi hutan kota, yakni Balasklumprik, Kebraon dan Waru Gunung. Khusus untuk di Kebraon, Pemkot Surabaya berencana membangun hutan kota obat-obatan yang akan ditanami daun kelor, bambu dan beberapa tanaman obat lainnya.

“Lokasinya nanti yang hutan kota obat-obatan di Kebraon, karena itu aset pemkot yang berhasil diamankan oleh pihak kejaksaan,” katanya.

Suatu saat, lanjut dia, hutan kota obat-obatan itu diharapkan bermanfaat untuk pengembangan pengobatan di Indonesia.

“Sekarang sedang dibangun juga hutan kota di Mulyorejo,” katanya.

Sebelumnya, pada sarasehan dengan Peraih Kalpataru di rumah dinasnya, Sabtu (28/4), Risma juga menyampaikan hal itu. Dalam sarasehaan itu, Risma juga mengapresiasi dikumpulkannya para peraih kalpataru untuk saling berbagi dalam mengembangkan lingkungan.

“Saya pikir ini bagus, karena kita bisa saling berbagi. Bekerja di lingkungan itu tidak ada yang mengapresiasi, padahal pekerjaanya itu sangat berat,” ujarnya.

Risma mengatakan perkembangan pembangunan lingkungan di Surabaya mulai, dari menanam padi dan sayur-sayuran di balai kota, pertanian yang semakin pesat dan bisa menyejahterakan petani hingga perkampungan yang warganya gemar menanam.

Selain itu, Risma juga menjelaskan kualitas cabai made yang tidak busuk hingga satu bulan, termasuk setiap bulannya ada program minggu pertanian yang digelar di Balai Kota Surabaya.

Minggu pertanian ini untuk memasarkan hasil pertanian di Kota Surabaya.

“Boleh dicek di perkampungan kami, warga sudah semakin gemar menanam di lingkungannya masing-masing,” katanya. (Ant/SU02)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Penegakan Hukum Yang Kaya Kezaliman dan Miskin Rasa Keadilan

Bercermin kepada praktek penegakan hukum di Indonesia beberapa tahun tarakhir, khususnya di era Rezim Pemerintahan saat ini, tentunya kita melihat banyaknya praktek-praktek penanganan kasus hukum yang masih jauh dari apa yang diharapkan.

Blunder

Inilah 4 Keuntungan Membeli Apartemen Tipe Studio

Tinggal di apartemen saat ini sudah menjadi gaya hidup. Lokasi yang strategis dan ditunjang dengan berbagai fasilitas kemudahan menyebabkan banyak masyarakat urban, khususnya para eksekutif muda tertarik untuk tinggal di hunian vertikal.

Aksi Solidaritas Jurnalis-Aktivis di Pengadilan Tinggi Kalsel: Diananta Tidak Sendiri

Para aktivis dan jurnalis terus menggelar aksi solidaritas untuk mantan Pemred Banjarhits, Diananta Putera Sumedi yang disidang sebab menulis berita konflik lahan masyarakat adat versus perusahaan.

Masuki Masa Transisi New Normal, AMSI Jatim Keluarkan 7 Poin Imbauan

Mencermati perkembangan penyebaran Covid-19 di masa transisi New Normal yang semakin meningkat, AMSI Jawa Timur, mengeluarkan 7 poin imbauan.

CFD Kembali Ditiadakan, Fahira: Review dan Evaluasi Kunci Jakarta Kendalikan Covid-19

Senator DKI Jakarta Fahira Idris mengapresiasi keputusan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta yang kembali meniadakan sementara kegiatan car free day (CFD).

Inilah 5 Kota Yang Jadi Incaran Calon Pembeli Rumah Saat Pandemi Covid-19

Pandemi corona telah mengubah wajah bisnis tanah air, termasuk sektor properti. Jika dulu orang membeli rumah harus datang ke lokasi proyek, sekarang tidak lagi.

Senator DKI: Pasar Harus Jadi Area Paling Aman dari Penyebaran Corona

Pencegahan penyebaran corona di pasar termasuk pasar tradisional menjadi salah satu langkah strategis dan efektif untuk menahan laju dan menghentikan penularan dan penyebaran Covid-19 di Indonesia

TERPOPULER