Polisi Bantah Korban Tewas Akibat Kebakaran Tunjungan Plasa

SURABAYA, SERUJI.CO.ID – Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Rudi Setiawan menegaskan, seorang warga yang ditemukan tewas pada peristiwa kebakaran di Pusat Perbelanjaan Tunjungan Plaza 6 Surabaya, Rabu (11/4), bukanlah korban kebakaran.

“Beda itu, peristiwanya bersamaan tapi orang yang tewas itu ada di lantai 8, sedangkan kebakarannya ada di lantai 13,” kata Rudi, usai memantau lokasi kejadian.

Penegasan yang sama disampaikan oleh Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Kota Surabaya, Chandra Oratmangun usai melihat lokasi kejadian.

“Kebakaran yang terjadi di TP 6 belum dipastikan penyebabnya, sebab di lokasi bangunannya masih belum terpakai sehingga tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut,” kata dia.

Chandra mengaku, memantau lokasi kejadian didampingi Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol Rudi Setiawan, dan sempat melihat lokasi kejadian dengan menaiki “Bronto Skylift” atau mobil PMK yang mampu menjangkau ketinggian gedung.

Baca juga: Flash: Tunjungan Plasa Surabaya Terbakar

Sebelumnya, beredar kabar ada seorang warga tewas di Pusat Perbelanjaan TP 6, sehingga sempat didatangkan mobil ambulans.

Warga yang belum diketahui indentitasnya itu mengunakan kemeja motif kotak-kotak dengan becelana jeans ditemukan tergeletak di jalan menuju parkiran motor Tunjungan Plaza Surabaya.

Hingga kini, belum diketahui motif tewasnya warga tersebut, dan sudah dievakuasi ke rumah sakit dr Soetomo Surabaya. (Ant/SU02)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Media di Tengah Masyarakat Yang Terjangkit Post Truth

Bagi media, Post Truth itu sesungguhnya sangat menguntungkan. Karena di tengah masyarakat yang terjangkiti Post Truth mereka tidak sedang mencari kebenaran, tapi kesukaan.

Kalimantan, Tumpuan Indonesia ke Depan

Kalau ada orang orang memandang remeh Kalimantan, saya pastikan yang bersangkutan kurang banyak piknik di dalam negeri

Kolaborasi Jadi Kunci Perangi Disinformasi dalam Konten Digital

Asosiasi Media Siber Indonesia Jawa Timur (AMSI) Jatim berkolaborasi dengan Polda Jawa Timur, Pemprov Jatim dan Kodam V/Brawijaya berupaya bersama-sama memerangi hoaks melalui stakeholders meeting

Gus Ipul Mentransformasi Kota Pasuruan Menuju Smart City

Pemerintah cerdas adalah pemerintah yang mampu menggunakan teknologi untuk melayani masyarakat secara lebih cepat, lebih murah sekaligus lebih terukur. Dinamika perkembangan teknologi juga berpengaruh terhadap kebutuhan dan harapan masyarakat terhadap pelayanan.

E-Sambat, Cara Gus Ipul Manfaatkan Teknologi Digital untuk Layani Warga Kota Pasuruan

Program Smart City atau Kota Cerdas membuat kerja pemerintah menjadi lebih efisien, termasuk dengan cepat dapat merespon berbagai keluhan masyarakat. Seperti yang dilakukan Pemerintah Kota Pasuruan dengan aplikasi e-Sambat.

Smart City di Surabaya Bukan Sekadar Urusan Aplikasi

Ada enam faktor pendukung terciptanya smart city di Kota Surabaya, Jawa Timur. Program ini bukan sekadar urusan aplikasi, namun juga untuk memberdayakan UMKM.

Terinspirasi Jack Ma, Khofifah Dorong UMKM Masuk ke Dunia Digital

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sejak awal berupaya agar usaha mikro kecil menengah diberikan peluang melalui digitalisasi sistem. Ia terinspirasi Jack Ma, pemilik Alibaba Group, perusahaan e-commerce terbesar di Tiongkok.

TERPOPULER