Pukul 22.45, keluarga pasien menghubungi perawat dan perawat langsung melakukan pemeriksaan. Dalam pemeriksaan, Sp02 tidak muncul, tensi tidak terukur, dan nadi tidak teraba.
“Perawat lalu melapor ke dokter Hamdan, yang langsung saat itu memeriksa pasien dan melakukan pijat jantung, akan tetapi tetap tidak mampu menyelamatkan jiwa pasien. Pasien dinyatakan meninggal dunia sekitar pukul 23.00 akibat cardiac arrest/serangan jantung,” terang Masbuhin.
Baca juga: RS Siti Khodijah Sidoarjo Tuntut Penyebar Hoax Perawat Suntik Mayat
Sebelumnya diberitakan, video keluarga pasien yang marah kepada dokter dan perawat di sebuah rumah sakit viral di media sosial. Dalam video berdurasi sekitar 3 menit itu, keluarga pasien marah dan menyebut perawat menyuntik pasien yang sudah meninggal.
Kejadian itu terjadi di lorong depan ruangan pasien sehingga menyita perhatian para penunggu pasien yang langsung keluar ruangan.
Video tersebut selain beredar luas di media sosial Facebook juga beredar di grup-grup WhatsApp, beberapa hari terakhir.
Pihak RS Siti Khodijah kemudian menegaskan bahwa video tersebut adalah hoax, yang tujuannya diduga ingin mencemarkan nama baik rumah sakit dan dokter Hamdan. (Devan/SU05)
