Hutan Taman Nasional Baluran Terbakar

SITUBONDO, SERUJI.CO.ID – Hutan Kawasan Taman Nasional Baluran Kabupaten Situbondo, Jawa Timur, Ahad (20/5) malam terbakar, dugaan sementara ada pihak yang sengaja membakar.

“Sampai saat ini pemadaman kebakaran hutan di sektor T-12 masih berlangsung, petugas gabungan TNI, Perhutani, petugas dari Taman Nasional Baluran, Pemadam Kebakaran (Damkar) serta relawan masyarakat peduli api (MPA) juga masih di lokasi kebakaran,” kata Kepala Brigade Pengendalian Kebakaran Hutan pada Taman Nasional Baluran Situbondo, Sopan Arief Suprihandoko, Ahad (20/5) malam.

Ia menyatakan, kebakaran Hutan Baluran sektor T-12 Desa Sumberwaru, Kecamatan Banyuputih diduga sengaja dibakar oleh orang yang tidak bertanggung jawab.

“Dari penjelasan warga yang pertamakali melihat kebakaran itu, ada unsur kesengajan dibakar, namun kami belum bisa memastikan siapa yang membakar dan bisa jadi orang gila yang membakarnya,” katanya.

Sopan menambahkan, untuk luasan hutan yang terbakar pada Ahad (20/5) malam sampai saat ini belum bisa dipastikan karena malam hari.

Informasi yang dihimpun, kebakaran hutan di kawasan Taman Nasional Baluran Situbondo, terjadi sejak pukul 20.00 WIB, dan hingga pukul 22.00 WIB petugas gabungan masih di lokasi memadamkan api. (Ant/Su02)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Mengenal Lebih Dekat Komisi Anti Korupsi Hongkong

Hubungan persahabatan antara KPK dan ICAC telah terjalin dengan baik selama dua tahun terakhir. Kerjasama kedua lembaga anti rasuah tersebut sebagian besar menyangkut peningkatan kapasitas KPK, terutama dibidang akuntansi forensik, pemulihan aset, dan tehnik investigasi.

Paman Donald dan Eyang Joe

Banyak yang usil menyamakan pilpres Amerika dengan Indonesia, termasuk kemungkinan Biden akan mengajak Trump bertemu di MRT dan menawarinya menjadi menteri pertahanan.

Penggratisan Suramadu: Memperdalam Kekeliruan Kebijakan Pemerintah

"Kebijakan ini dibangun di atas paradigma benua, bertentangan dengan paradigma kepulauan. Dalam paradigma benua, kapal bukan infrastruktur, tapi jalan dan jembatan. Kapal disamakan dengan truk dan bis," Prof Danie Rosyid.

Belajar, Bukan Bersekolah

Akhir pandemi belum juga jelas, satu hal sekarang makin jelas: Gedung-gedung megah persekolahan itu makin tidak relevan jika dipaksakan untuk kembali menampung kegiatan bersekolah lagi. Sekolah harus direposisi. Juga guru.

Bertema “Inovasi Beyond Pandemi”, AMSI Gelar Indonesian Digital Conference 2020

Ketua Umum AMSI, Wenseslaus Manggut mengatakan IDC yang digelar AMSI bertujuan untuk melihat sejauh mana berbagai sektor melakukan inovasi di tengah pandemi Covid-19 dan seperti apa ke depan.

Cek Fakta: Debat Pilkada Tangsel, Seluruh Paslon Minim Paparkan Data

Debat pemilihan umum kepala daerah (pilkada) Tangerang Selatan (Tangsel) membeberkan program kerja yang dimiliki para peserta. Sayangnya, dalam debat tersebut masing-masing pasangan calon (paslon) lebih banyak bicara dalam tatanan konsep.

PasarLukisan.com Gelar Pameran Lukisan Virtual Karya Pelukis dari Berbagai Daerah

"Ini adalah solusi yang diharapkan akan memecahkan kebekuan kegiatan kesenian, khususnya pameran seni rupa, akibat pandemi yang belum kunjung berakhir," kata M. Anis,

Paman Donald dan Eyang Joe

Banyak yang usil menyamakan pilpres Amerika dengan Indonesia, termasuk kemungkinan Biden akan mengajak Trump bertemu di MRT dan menawarinya menjadi menteri pertahanan.

Berikut Berbagai Larangan Bagi Penasihat Investasi Yang Diatur dalam Keputusan BPPM

Penasihat Investasi dalam menjalankan kegiatannya harus bersikap hati–hati, dikarenakan terdapat larangan yang harus diperhatikan oleh Penasihat Investasi agar terhindar dari sanksi.

TERPOPULER

Bantah Keterangan Polisi, BPK Tegaskan Belum Pernah Audit Dana Kemah Pemuda Islam

Ternyata BPK menyatakan belum ada permintaan audit terkait kegiatan Apel dan Kemah Pemuda Islam 2017. Bahkan, BPK pun belum pernah melakukan ekspose terkait dugaan penyimpangan dana atas kegiatan tersebut yang menjerat Ketum PP Pemuda Muhammadiyah Dahnil Anzar Simanjuntak.

dr. Antina Nevi Hidayati, SpKJ