DPRD Surabaya Upayakan Pembiayaan Sampah Ditanggung APBD

0
21
Ilustrasi.

SURABAYA, SERUJI.CO.ID – Pansus Perubahan Raperda Nomor 5 Tahun 2014 Tentang Pengelolaan Sampah dan Kebersihan DPRD Surabaya mengupayakan agar pembiayaan pengangkutan sampah dari rumah warga ke tempat penampungan sementara (TPS) ditanggung APBD Surabaya.

Anggota Pansus Perubahan Raperda Pengelolaan Sampah DPRD Surabaya Anugrah Ariyadi, di Surabaya, Kamis (29/3), mengatakan selama ini Dinas Kebersihan dan Ruang Terbuka Hijau (DKRTH) Surabaya hanya mengelola sampah dari TPS ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA).

“Sementara yang dari rumah warga ke TPS, warga mengupayakan sendiri dengan biaya swakelola,” katanya.

Oleh karena itu, lanjut dia, pihaknya sedang mengupayakan pembiayaan itu, apakah regulasinya memungkinkan jika pengelolaan sampah dari rumah warga ke TPS itu juga dibiayai oleh APBD Surabaya.

Ketua Pansus Perubahan Raperda Pengelolaan Sampah DPRD Surabaya Binti Rochmah pihaknya sedang melakukan pembahasan, bahkan beberapa kali melaksanakan konsultasi dengan Kementerian Lingkungan Hidup (LH), utamanya terkait pengelolaan sampah rumah tangga.

“Pansus mendapatkan arahan dari Kementerian LH. Dari arahan itu Pansus menggodok terkait pengelolaan sampah sampai ke TPA dengan menggunakan APBD,” katanya.

Ia menjelaskan bahwa sampah yang dihasilkan di wilayah Kota Surabaya mencapai 1.500 ton per hari, itupun setelah mengalami “reduce, reuse dan recycle” sampai ke TPA dengan biaya Rp500 ribu per ton.

“Dalam pembahasan perubahan Raperda ini akan kami anggarkan,” katanya.

Menurut dia, produksi sampah yang dihasilkan setiap daerah berbeda. Untuk itu dia berharap hasil perubahan Raperda ini bisa mengurangi sampah di Surabaya.

“Dalam pembahasan Perubahan Raperda masih banyak memori print yang masuk dalam pasal-pasal perubahannya,” katanya.

Sementara itu, Dinas Kebersihan dan Ruang Terbuka Hijau (DKRTH) Surabaya akan menjajaki penggunaan teknologi baru dalam pengelolaan sampah yakni dengan menggunakan teknologi Larva.

Sekretaris Dinas Kebersihan dan Ruang Terbuka Hijau Kota Surabaya, Adtya Wasita mengatakan untuk mendatangkan teknologi tersebut, pihaknya akan bekerja sama dengan Pemerintah Swiss. Sebenarnya, lanjut dia, Kementrian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) sudah bekerja sama dengan Pemerintah Swiss.

“Jadi kami tinggal menindaklanjutinya,” ujarnya. (Ant/SU02)

loading...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

BACA JUGA
KPU

KPU Banjarmasin Akan Gelar Pentas Budaya

BANJARMASIN, SERUJI.CO.ID- Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Banjarmasin akan menggelar pentas budaya di Siring Sungai Martapura di Jalan RE Martadinata atau depan Balaikota, Sabtu...

Muspida Cianjur Berkomitmen Berantas Miras

CIANJUR, SERUJI.CO.ID - Muspida dan MUI Cianjur, Jawa Barat, berkomitmen untuk memberantas miras dan oplosan dengan cara meningkatkan razia gabungan diberbagai wilayah setiap pekannya. Bahkan kegiatan...

Operasi Gempur Temukan 45.020 Batang Rokok Ilegal

TUAL, SERUJI.CO.ID - Operasi Gempur yang dilancarkan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai di Kabupaten Maluku Tenggara, Kota Tual, dan Dobo, ibu kota Kabupaten Kepulauan Aru...

Polsek Ubud Tangkap Warga Australia Aniaya Pacar

UBUD, SERUJI.CO.ID - Kepolisian Sektor Ubud, Kabupaten Gianyar, Bali, menangkap warga negara Australia berinisial AH yang diduga telah melakukan penganiayaan terhadap kekasihnya Agniezka Krzystofowicz...

Bom Perang Dunia Kedua Ditemukan Dekat KBRI Berlin

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Kedutaan Besar RI di Berlin sementara tidak buka pada Jumat (20/4) karena otoritas setempat akan mengevakuasi bom sisa Perang Dunia II...