Belum Kantongi Perizinan, DPRD Minta Pemkot Panggil Pengelola Apartemen Puncak Kertajaya

SURABAYA, SERUJI.CO.ID – Puluhan penghuni Apartemen Puncak Kertajaya (APK), Keputih, Kecamatan Sukolilo, Surabaya menghadiri hearing di ruang Komisi A, DPRD Kota Surabaya, Selasa (20/3). Hal ini sebagai tindak lanjut DPRD terkait permasalahan yang dialami para penghuni APK.

Ketua Komisi A DPRD Surabaya, Herlina Harsono Njoto menjelaskan pertemuan tersebut merupakan kedua kalinya membahas tentang permasalahan APK. Pihaknya juga mengundang Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Pemukiman Cipta Karya dan Tata Ruang Surabaya, untuk meminta penjelasan terkait perizinan pertelaan akta pemisahan dan Izin Layak Huni (ILH) yang berdampak pada Sertifikat Hak Milik Satuan Huni APK yang tak kunjung disertakan.

“Pertemuan pertama kita sudah mengundang managemen APK untuk menjelaskan permasalahan terutama perizinan pertelaan dan ILH-nya, tapi tidak hadir dan hari ini, yang kedua kalinya hearing tidak hadir lagi,” ungkap Herlina di Ruang Rapat Komisi A DPRD Surabaya, Selasa (20/3).

Sementara Kata Herlina diketahui hampir semua Apartmen Puncak Grub di Surabaya, tidak memiliki perizinan pertelakan dan akta pemisah bahkan ILH di APK sampai sekarang belum diurus, maka pihaknya minta Pemkot menindak lanjuti permasalah tersebut.

“Kami sudah dua kali memanggil pihak APK namun tak hadir, maka kita minta Pemkot juga harus turut turun lapangan untuk menindak lanjuti terkait perizinan Apartemen tersebut dan memanggil managemen, karena hampir semua banguan APK belum berizin,” ujarnya.

Diketahui, heraing tersebut kedua kalinya membahas tindak lanjut terkait percepatan pengurusan perizinan Pertelaan Akta Pemisahaan dan ILH Apartemen Puncak Kertajaya yang tak kunjung diselesaikan, sehingga berdampak pada penghuni yang belum mengantongi SHM hingga saat ini.

Apartemen Puncak Kertajaya
Suasana hearing di ruang rapat Komisi A DPRD Surabaya, Selasa (20/3/2018). (foto:Devan/SERUJI)

(Devan/Hrn)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Enam Pilar Kemerdekaan Ekonomi Bangsa

Walaupun telah merdeka secara politik sejak tahun 1945, akan tetapi RI masih terus tergantung produk perusahaan-perusahaan asing hingga saat ini. Mulai dari bangun pagi ke bangun pagi berikutnya kita menggunakan dan mengkonsumsi produk-produk perusahaan asing. Mulai dari urusan remeh temeh seperti semir sepatu dan jarum jahit sampai urusan canggih-canggih seperti pesawat terbang dan gadged.

Gus Ipul Mentransformasi Kota Pasuruan Menuju Smart City

Pemerintah cerdas adalah pemerintah yang mampu menggunakan teknologi untuk melayani masyarakat secara lebih cepat, lebih murah sekaligus lebih terukur. Dinamika perkembangan teknologi juga berpengaruh terhadap kebutuhan dan harapan masyarakat terhadap pelayanan.

E-Sambat, Cara Gus Ipul Manfaatkan Teknologi Digital untuk Layani Warga Kota Pasuruan

Program Smart City atau Kota Cerdas membuat kerja pemerintah menjadi lebih efisien, termasuk dengan cepat dapat merespon berbagai keluhan masyarakat. Seperti yang dilakukan Pemerintah Kota Pasuruan dengan aplikasi e-Sambat.

Smart City di Surabaya Bukan Sekadar Urusan Aplikasi

Ada enam faktor pendukung terciptanya smart city di Kota Surabaya, Jawa Timur. Program ini bukan sekadar urusan aplikasi, namun juga untuk memberdayakan UMKM.

Terinspirasi Jack Ma, Khofifah Dorong UMKM Masuk ke Dunia Digital

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sejak awal berupaya agar usaha mikro kecil menengah diberikan peluang melalui digitalisasi sistem. Ia terinspirasi Jack Ma, pemilik Alibaba Group, perusahaan e-commerce terbesar di Tiongkok.

Ketum AMSI: Kebutuhan Publik Zaman Now Bukan Hanya Hard News

Media massa digital atau dalam jaringan sudah harus mulai meninggalkan pola pikir konservatif dan konvensional. Masyarakat tak hanya butuh berita keras (hard news), tapi juga informasi keseharian.

Target Pemerintah: 6,1 Juta UMKM On Boarding Setiap Tahun

Usaha mikro kecil menengah di daerah membutuhkan teknologi digital untuk berkembang di era pandemi.

TERPOPULER

Tiga Budaya Sunda yang Unik, Nomer 1 Sudah Jarang Ditemukan

Semua tradisi dan budaya di Indonesia unik dan mempunyai ciri khas tersendiri. Tak ketinggalan juga budaya Sunda dan segala tradisi yang dijalankan.

Tentang Korupsi Sektor Publik

Sebenarnya fenomena korupsi sektor publik terjadi di hampir semua Negara. Bukan hanya di Indonesia yang masuk dalam kategori negara yang belum mapan secara ekonomi. Namun korupsi sektor publikpun terjadi di negara yang sangat mapan perekonomiannya seperti Saudi Arabia.