close

Delapan Desa di Cilacap Alami Kekeringan

CILACAP, SERUJI.CO.ID – Sebanyak delapan desa yang tersebar di tiga kecamatan, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, telah mengalami bencana kekeringan pada awal musim kemarau, kata Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah Cilacap Tri Komara Sidhy.

“Berdasarkan pemetaan yang kami lakukan, di Cilacap terdapat 48 desa rawan kekeringan. Pada awal musim kemarau tahun ini tercatat sebanyak delapan desa yang telah mengalami kekeringan dan krisis air bersih,” katanya di Cilacap, Sabtu (30/6).

Ia mengatakan berdasarkan data hingga tanggal 25 Juni 2018, pihaknya telah menyalurkan bantuan air bersih 23 tangki untuk 8.510 jiwa atau 2.263 keluarga di delapan desa terdampak bencana kekeringan.

Menurut dia, delapan desa yang telah menerima bantuan air bersih di antaranya Desa Binangun, Kecamatan Bantarsari, sebanyak enam tangki.


Selain itu, kata dia, di Kecamatan Kawunganten terdapat enam desa, yakni Bringkeng dan Ujungmanik masing-masing sebanyak empat tangki, Bojong, Grugu, dan Sidaurip masing-masing sebanyak dua tangki, serta Kubangkangkung sebanyak satu tangki.

Sementara bantuan air bersih untuk Desa Patimuan, Kecamatan Patimuan, disalurkan oleh Palang Merah Indonesia Kabupaten Cilacap sebanyak dua tangki.

Lebih lanjut, Tri Komara mengakui bahwa tidak semua desa yang telah mendapat bantuan air bersih itu mengalami kekeringan karena beberapa di antaranya yang krisis air bersih akibat intrusi air laut seperti di Desa Ujungmanik.

“Ada yang terintrusi air laut sehingga air menjadi payau, berwarna hitam, dan berbau sehingga tidak layak konsumsi,” katanya.

Ia mengatakan Pemerintah Kabupaten Cilacap telah menetapkan status siaga darurat bencana kekeringan dan krisis air bersih pada tanggal 15 Mei hingga 15 Agustus.

Menurut dia, pihaknya telah berkoordinasi dengan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Wijaya dan PMI Kabupaten Cilacap terkait dengan penyaluran bantuan air bersih. (Ant/Su02)

BACA JUGA

Loading...

Kolom dr. Irsyal, Sp PD

Nikmat Allah Jangan Dustakan

Kenapa anak itu bahagia? Karena dia tahu berterimakasih dan menghargai hadiah yang didapatnya.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Loading...

Media di Tengah Masyarakat Yang Terjangkit Post Truth

Bagi media, Post Truth itu sesungguhnya sangat menguntungkan. Karena di tengah masyarakat yang terjangkiti Post Truth mereka tidak sedang mencari kebenaran, tapi kesukaan.

Diskursus Jernih DAS Citarum

Melalui seminar ini, BPK ingin berperan memperbaiki sungai sepanjang 300 kilometer yang didapuk oleh Bank Dunia sebagai sungai terkotor di dunia tersebut.

Renungan Hari Tenang: Dari Indonesia Pusaka Hingga Tuhan Survei

Dan memang itulah tujuan tertinggi dari ritual pemilu. Kompetisi, adu gagasan, demonstrasi kepentingan, itu semua semacam gerak senam dan angkat beban dalam gymnasium.

Minta Kasus Kivlan Zen Diselesaikan Secara Hukum, Begini Penjelasan Ryamizard

Menteri Pertahanan (Menhan) Ryamizard Ryacudu menegaskan kasus hukum yang menimpa mantan Kepala Staf Kostrad (Kaskostrad) Mayjen TNI (Purn) Kivlan Zen harus diselesaikan secara prosedur hukum.

Puji Ketua MK Anwar Usman, Sandiaga: Pernyataannya Sangat Menggetarkan Hati

Menurut Sandiaga apa yang disampaikan Anwar Usman dinilainya bijak dan sangat menggetarkan hati.

Kominfo Tidak Akan Batasi Akses Medsos Apabila Kondusif

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) memastikan...

350 Personel Polda Jambi Disiagakan Jelang Keputusan Sidang MK

JAMBI, SERUJI.CO.ID - Demi menjaga situasi keamanan dan kenyamanan masyarakat...

Anwar Usman Tegaskan MK Bekerja Secara Independen

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Ketua Majelis Hakim Konstitusi, Anwar Usman...

MK Memulai Sidang PHPU Pilpres 2019 Hari Ini

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Sidang pendahuluan Perselisihan Hasil Pemilihan Umum...

TERPOPULER