Arus Mudik Kendaraan di Jalur Selatan Jateng Mulai Meningkat

CILACAP, SERUJI.CO.ID – Arus mudik yang melintas di jalur selatan Jawa Tengah khususnya ruas perbatasan Jawa Tengah dengan Jawa Barat di Desa Panulisan Barat, Kabupaten Cilacap, hingga Wangon, Kabupaten Banyumas, mulai meningkat.

Arus kendaraan yang datang dari arah barat atau Bandung didominasi sepeda motor berpelat nomor D dan F.

Kendati demikian, beberapa mobil berpelat nomor B, D, dan F juga terlihat melintas dari arah barat dengan membawa bagasi di atas atap kabin.

Terkait dengan arus mudik tersebut, Kepala Pos Pelayanan Lebaran 2019 Polres Cilacap di Alun-Alun Wanareja, Iptu Iwan Efendi mengakui jika volume kendaraan yang melintas di jalur selatan Jateng pada Sabtu (1/6) siang atau H-4 Lebaran mulai meningkat.

“Arus dari arah Jawa Barat menuju Jawa Tengah terpantau mulai ada peningkatan, baik kendaraan roda dua maupun roda empat. Kami perkirakan peningkatannya sekitar 40-50 persen dari hari biasa,” katanya.

Ia memperkirakan puncak arus mudik di jalur selatan Jawa Tengah khususnya ruas batas Jateng/Jabar sampai Wangon akan berlangsung pada Sabtu (1/6) malam hingga Ahad (2/6) malam karena pemudik dari Jakarta maupun Bandung sudah mulai libur.

Sementara itu, salah seorang pemudik bersepeda motor, Budi Cahyono mengaku berangkat dari Cibinong, Kabupaten Bogor, pada hari Rabu (29/5) dengan tujuan Purworejo.

“Hanya berdua dengan anak saya yang masih kecil ini. Kami sering beristirahat, kayak kemarin bermalam di Padalarang, semalam di Bandung, tempat saudara,” katanya.

Menurut dia, arus kendaraan dari arah Bandung hingga memasuki Jawa Tengah pada hari Sabtu (1/6) khususnya untuk sepeda motor relatif lancar.

“Mungkin kalau yang pakai mobil agak tersendat. Kalau sepeda motor sih lancar,” katanya.

Sumber:Ant

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Terpilih Secara Aklamasi, Sutopo Kristanto Pimpin IKA ITS Periode 2019-2023

Pria kelahiran Tulungagung, 25 Desember 1954 ini menggantikan Ketua Umum sebelumnya, Dwi Sutjipto yang merupakan Kepala SKK Migas. Adapun Sutopo sehari-harinya adalah Presiden Direktur PT Jaya Konstruksi.

“Tenggelamkan!” Yang Populer di Era Susi Pudjiastuti, Bakal Hilang di Era Edhy Prabowo

"Tenggelamkan!" yang selama 5 tahun belakangan akrab di telinga masyarakat, akan hilang pasca Susi tidak lagi menjabat sebagai Menteri KKP, digantikan politisi Gerindra, Edhy Prabowo.

Bantah Pangkas Anggaran Pendidikan Demi Formula E, Begini Penjelasan Pemprov DKI

Malah kata Syaefuloh, Pemprov DKI Jakarta terus melakukan peningkatan anggaran rehabilitasi total gedung sekolah secara signifikan, terutama pada 2017 sampai 2020

Pangkas Anggaran Pendidikan Demi Formula E, PSI: Bukti Kepedulian Anies Sangat Rendah Pada Pelajar

Diungkapkan Anggara, bahwa untuk melaksanakan perhelatan balap mobil listrik tersebut, Pemprov DKI menganggarkan sebesar Rp1,16 triliun. Namun, anggaran sebesar itu ternyata diambil dengan cara memangkas anggaran lain yang jauh lebih penting.

Bertemu Dubes Saudi Siang Ini, Menhan Prabowo Akan Bahas Soal Habib Rizieq

Dalam pertemuan yang direncanakan berlangsung pukul 15.00 WIB tersebut, Prabowo berharap dapat juga membahas soal klaim HRS yang mengatakan dicekal Kerajaan Arab Saudi.

Setelah 25 Tahun Bekerja Sebagai Dokter, Baru Ketahuan Ijazah Yang Digunakan Palsu

Ijazah kedokteran SU diketahui palsu setelah 25 tahun bekerja sebagai dokter di PT Pelni.

TERPOPULER

Mars Ya Lal Wathon Berkumandang di Istiqhotsah Kubro NU

Indonesia Biladi, Anta ‘Unwanul Fakhoma, Kullu May Ya’tika Yauma, Thomihay Yalqo Himama

Jin Tidak Takut dengan Bacaan Ayat Kursi

close