Rekapitulasi KPU Kota Bandung: Prabowo Unggul Telak 58,25 Persen, Jokowi di 41,75 Persen

BANDUNG, SERUJI.CO.ID – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Bandung, Jawa Barat telah menyelesaikan rekapitulasi perhitungan suara Pemilu 2019, baik untuk Pileg maupun Pilpres pada Ahad (5/5) kemarin.

Dalam rapat pleno rekapitulasi yang diadakan di Hotel Horison, Kota Bandung ini, pasangan calon Presiden-Wakil Presiden nomor urut 02, Prabowo-Sandiaga unggul dari pasangan nomor urut 01, Jokowi-KH Ma’ruf.

Prabowo-Sandiaga berhasil meraih dukungan warga Kota Bandung sebanyak 867.945 suara atau 58.25 persen dari jumlah suara sah. Sementara pasangan Jokowi-KH Ma’ruf tertinggal cukup jauh di 621.969 suara (41.75%).

Surat suara Pilpres 2019 yang terpakai di Kota Bandung sebanyak 1.511.559, dimana sebanyak 1.489.914 suara sah dan 21.645 suara tidak sah. Daftar Pemilih Tetap di Kota Bandung untuk Pemilu 2019 ini berjumlah 1.826.731 pemilih, sehingga tingkat partisipasi pemilih mencapai 82.74 persen.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Gus Ipul Mentransformasi Kota Pasuruan Menuju Smart City

Pemerintah cerdas adalah pemerintah yang mampu menggunakan teknologi untuk melayani masyarakat secara lebih cepat, lebih murah sekaligus lebih terukur. Dinamika perkembangan teknologi juga berpengaruh terhadap kebutuhan dan harapan masyarakat terhadap pelayanan.

E-Sambat, Cara Gus Ipul Manfaatkan Teknologi Digital untuk Layani Warga Kota Pasuruan

Program Smart City atau Kota Cerdas membuat kerja pemerintah menjadi lebih efisien, termasuk dengan cepat dapat merespon berbagai keluhan masyarakat. Seperti yang dilakukan Pemerintah Kota Pasuruan dengan aplikasi e-Sambat.

Smart City di Surabaya Bukan Sekadar Urusan Aplikasi

Ada enam faktor pendukung terciptanya smart city di Kota Surabaya, Jawa Timur. Program ini bukan sekadar urusan aplikasi, namun juga untuk memberdayakan UMKM.

Terinspirasi Jack Ma, Khofifah Dorong UMKM Masuk ke Dunia Digital

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sejak awal berupaya agar usaha mikro kecil menengah diberikan peluang melalui digitalisasi sistem. Ia terinspirasi Jack Ma, pemilik Alibaba Group, perusahaan e-commerce terbesar di Tiongkok.

Ketum AMSI: Kebutuhan Publik Zaman Now Bukan Hanya Hard News

Media massa digital atau dalam jaringan sudah harus mulai meninggalkan pola pikir konservatif dan konvensional. Masyarakat tak hanya butuh berita keras (hard news), tapi juga informasi keseharian.

Target Pemerintah: 6,1 Juta UMKM On Boarding Setiap Tahun

Usaha mikro kecil menengah di daerah membutuhkan teknologi digital untuk berkembang di era pandemi.

TERPOPULER

Diserbu Penumpang, Tarif Kapal Pelni Kendari-Jakarta Hanya Rp529 Ribu

Kebetulan harga tiket kapal laut milik Pelni masih relatif murah. Untuk penumpang dewasa dari Kendari hingga Tanjung Priuk, Jakarta Utara hanya dibanderol Rp529 ribu, termasuk tiket kapal super ekspres Jetliner Kendari-Baubau hanya Rp100 ribu perpenumpang.

Tentang Korupsi Sektor Publik

Sebenarnya fenomena korupsi sektor publik terjadi di hampir semua Negara. Bukan hanya di Indonesia yang masuk dalam kategori negara yang belum mapan secara ekonomi. Namun korupsi sektor publikpun terjadi di negara yang sangat mapan perekonomiannya seperti Saudi Arabia.

Kemcer Di Curug Cipeteuy