Polda Jabar Berharap Rest Area Tol Cipali Diperbanyak

BANDUNG, SERUJI.CO.ID – Kepala Kepolisian Daerah Jawa Barat, Irjen Pol Agung Budi Maryoto, berharap tempat peristirahatan (rest area) di Tol Cipali tahun depan diperbanyak, guna menghindari penumpukan kendaraan.

“Tahun depan ‘rest area’ ditambah jumlahnya, fasilitasnya ditambah atau dilengkapi sehingga masyarakat bisa memilih ‘rest area’ yang mana,” ujar Agung saat memantau arus mudik di Cileunyi, Kabupaten Bandung, Selasa (12/6).

Agung mengatakan, pada musim mudik lebaran 2018, tidak ada kemacetan menonjol di setiap ruas jalan yang dilewati pemudik. Kepadatan hanya terpantau di rest area KM 87 Cipali pada Selasa (12/6) subuh.

Masyarakat yang berangkat ke kampung halamannya, banyak yang memilih pergi subuh karena dinilai bisa menghindari kemacetan, terutama yang melewati jalur tengah.

“Tadi pagi agak padet di KM 87 rest area Cipali karena semuanya pengen salat subuh di rest area, tidak menampung kendaraan yang memang jumlahnya yang banyak,” kata dia.

Namun, berdasarkan catatannya, pada mudik kali ini relatif lancar baik di jalur utara, tengah, dan selatan Jawa Barat.

“Seluruh rangkaian arus mudik terpantau tidak ada yang stuck sampai menunggu lama,” kata dia.

Tak hanya itu, menurutnya, dari sisi kecelakaan pun menurun dibanding tahun lalu. Ia mencatat, terjadi penurunan sebanyak 42 persen dibanding tahun lalu.

“Kalau yang lalu 18 kejadian sekarang delapan kejadian, yang tahun lalu 13 meninggal dunia, sekarang empat meninggal dunia, tetapi dua bukan di jalur mudik yakni di jalan pedesaan di Sukabumi dan di Bogor,” katanya.

Angka kriminalitas pun cenderung turun. Hal tersebut, kata Agung, dipicu siap dan sigapnya jajaran kepolisian yang berjaga baik di tempat keramaian, jalur mudik, serta patroli di setiap rumah yang ditinggalkan pemudik.

“Gangguan kriminalitas turun 25 persen yang biasanya satu hari seluruh Jawa Barat itu jambret, Curanmor sampai 75, tadi saya pagi monitor (turun) 48 persen,” katanya.

Dia menambahkan penurunan kasus itu ada korelasinya atas tingkat kehadiran anggota polisi di jalan-jalan, patroli gabungan TNI dan Polri.

“Ada pengaruhnya, ada efeknya terhadap pelaku kejahatan,” katanya. (Ant/Su02)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Sambut Konferwil AMSI Jatim, Begini Pesan Kapolda Jawa Timur

"Saya terima kasih teman-teman dari AMSI, mudah-mudahan bisa mengawal suplai berita kepada masyarakat dalam koridor jurnalistik yang tetap menjaga objektifitas. Saya senang sekali bisa audiensi dan bersilaturahmi," kata Irjen Fadil di Mapolda Jatim

Hak Asuh Anak Dalam Perceraian

Retaknya perkawinan yang berujung perceraian sering kali mengakibatkan konflik perebutan hak asuh anak. Dalam artikel kali ini, Ruang Hukum akan menjelaskan tentang hak asuh anak sesuai perundangn yang berlaku dan prosesnya di Pengadilan jika terjadi perselisihan perebutan hak asuh anak. Selamat membaca.....

PR Mendikbud Nadiem: Jadikan Mapel Sejarah Penguat Pendidikan Karakter

Setelah sempat menjadi polemik panas, informasi yang yang menyebutkan mata pelajaran (mapel) Sejarah akan dihapus dari kurikulum sekolah sudah diklarifikasi langsung oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makarim

Bahagia itu Tidak Bersyarat

Bahagia adalah kata yang tidak asing bagi kita semua. Bahagia merupakan impian semua orang yang hidup di dunia ini. Bahkan tidak hanya di dunia, di Akhirat pun kita mendambakannya. Setiap waktu kita berdoa untuk meraih kebahagian ini, sayang kita tidak pernah belajar bagaimana mencari, menggapai, menemukan kebahagiaan itu.

Diabetes Melitus: Mengingkari Diagnosis Dapat Berakibat Fatal

Bermacam reaksi pasien ketika pertama kali diberitahu bahwa mereka menderita diabetes melitus. Ada pasien yang dapat memerima dengan tenang, memahaminya, ada juga yang kecewa, stress, tidak percaya, marah, tidak menerimanya, atau bahkan mengingkarinya.

Innalillahi, Indonesia Kembali Berduka Mantan Mendiknas Prof Malik Fadjar Wafat

Indonesia kembali kehilangan putra  terbaiknya, hari ini, Senin (7/9), dengan wafatnya Prof Abdul Malik Fadjar, mantan Menteri Pendidikan Nasional (2001-2004).

TERPOPULER