Kecewa Pada Pemerintah, Aliansi Limbangan Berkemah di DPRD Garut

GARUT, SERUJI.CO.ID – Massa dari Kecamata Balubur Limbangan yang tergabung dalam Aliansi Limbangan (ALIM) yang terdiri dari P3L, GMPDE, dan masyarakat umum yang biasanya setiap hari Sabtu berorasi di depan pasar modern Limbangan, hari ini, Rabu (11/4) menduduki gedung DPRD Kabupaten Garut. Mereka berkemah di halaman rumah rakyat tersebut.

Hal tersebut dilakukan karena kecewa kepada pemerintahan Kabupaten Garut yang tidak kunjung menyelesaikan berbagai persaolan yang ada. Seperti permasalahan pasar modern Limbangan, pembakaran pasar relokasi, dan sekarang rencana pembangunan pabrik di Cijolang.

Ratusan massa menduduki gedung DPRD. Mereka pun menyayangkan nota pimpinan DPRD yang tidak diindahkan Pemerintah Garut. Nota tersebut berisi permintaan menghentikan proses izin untuk pabrik di Cijolang.

“Kami mendukung DPRD untuk segera mempertanyakan alasannya kenapa nota pimpinan tidak diindahkan,” kata Ketua Aliansi Limbangan (ALIM), Denden dalam orasinya.

Deden menegaskan bahwa mereka tidak akan membubarkan sampai tuntutan mereka dipenuhi DPRD dan Pemerintah Garut.

“Kami akan kemping disini untuk mendorong Dewan mempertanyakan kenapa nota pimpinan terkait penyelesaian permasalahan pasar Limbangan, pendirian pabrik di Cijolang tidak didengar oleh Pemkab Garut,” tegasnya. (RoniHD/Hrn)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Gus Ipul Mentransformasi Kota Pasuruan Menuju Smart City

Pemerintah cerdas adalah pemerintah yang mampu menggunakan teknologi untuk melayani masyarakat secara lebih cepat, lebih murah sekaligus lebih terukur. Dinamika perkembangan teknologi juga berpengaruh terhadap kebutuhan dan harapan masyarakat terhadap pelayanan.

E-Sambat, Cara Gus Ipul Manfaatkan Teknologi Digital untuk Layani Warga Kota Pasuruan

Program Smart City atau Kota Cerdas membuat kerja pemerintah menjadi lebih efisien, termasuk dengan cepat dapat merespon berbagai keluhan masyarakat. Seperti yang dilakukan Pemerintah Kota Pasuruan dengan aplikasi e-Sambat.

Smart City di Surabaya Bukan Sekadar Urusan Aplikasi

Ada enam faktor pendukung terciptanya smart city di Kota Surabaya, Jawa Timur. Program ini bukan sekadar urusan aplikasi, namun juga untuk memberdayakan UMKM.

Terinspirasi Jack Ma, Khofifah Dorong UMKM Masuk ke Dunia Digital

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sejak awal berupaya agar usaha mikro kecil menengah diberikan peluang melalui digitalisasi sistem. Ia terinspirasi Jack Ma, pemilik Alibaba Group, perusahaan e-commerce terbesar di Tiongkok.

Ketum AMSI: Kebutuhan Publik Zaman Now Bukan Hanya Hard News

Media massa digital atau dalam jaringan sudah harus mulai meninggalkan pola pikir konservatif dan konvensional. Masyarakat tak hanya butuh berita keras (hard news), tapi juga informasi keseharian.

Target Pemerintah: 6,1 Juta UMKM On Boarding Setiap Tahun

Usaha mikro kecil menengah di daerah membutuhkan teknologi digital untuk berkembang di era pandemi.

TERPOPULER

Inilah Tanda Bayi Terkena Penyakit Demam Berdarah

Kenali Demam Berdarah, waspada terhadap anak anda

Kemcer Di Curug Cipeteuy

Wartawan Dalam Lingkaran Elite Kekuasaan