Polda Sultra Tahan 21 Tersangka Pengedar PCC

0
35
Ilustrasi.

KENDARI – Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Tenggara (Sultra) telah menahan 21 tersangka kasus penyalahgunaan obat keras jenis PCC (paracetamol caffein carisoprodol) di Kendari.

Kepala Bidang Humas Polda Sultra AKBP Sunarto di Kendari, Rabu (20/9), mengatakan polisi kembali mengamankan lima tersangka baru kasus peredaran obat terlarang PCC sehingga totalnya 21 orang.

“Kemarin menyampaikan 16 tersangka, dan hari ini kami sampaikan lima tambahan lagi sehingga berjumlah 21 orang,” kata Sunarto.

Dikatakan, para tersangka baru tersebut berinisial RH alias MN, ES alias EK, VA, MA dan RA alias RO.

“Sedangkan barang bukti yang berhasil diamankan dari tangan tersangka ini adalah 140 butir tramadol, 108 butir PCC, satu buah HP dan uang tunai senilai Rp260 ribu,” katanya.

Polda Sultra, kata dia, saat ini telah mengumpulkan barang bukti sebanyak 5.676 butir dengan rincian 1.787 butir tramadol, 3.151 butir PCC dan 738 butir promed.

“Kami juga sita uang tunai sebesar Rp 7.926.000 dan HP dua buah,” katanya. (Ant/SU02)

BAGIKAN
loading...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

BERITA TERBARU

Bupati Malinau Hadiri Rapat Paripurna DPRD Penetapan APBD 2018

MALINAU, SERUJI.CO.ID - Bupati Malinau hadiri rapat paripurna ke IX masa sidang III DPRD kabupaten Malinau tahun 2017 yang diadakan di ruang sidang kantor...
Setya Novanto dan KPK

Pengacara Belum Pastikan Setya Novanto Hadir di Persidangan

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Kuasa Hukum Setya Novanto, Firman Wijaya, menyatakan belum mengetahui apakah kliennya dapat dihadirkan sebagai terdakwa pada sidang perdana perkara tindak pidana korupsi...
Polrestabes Surabaya

Polrestabes Surabaya Raih Predikat Wilayah Bebas Korupsi

SURABAYA, SERUJI.CO.ID - Kepolisian Resor Kota Besar Surabaya meraih predikat "Wilayah Bebas Korupsi" dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi. "Kami mengucapkan terima kasih kepada...

KANAL WARGA TERBARU

Untitled

Utopia Share Syndrome

Hadirnya media sosial di tengah kerasnya kehidupan telah melahirkan "penyakit" baru yang bolehlah saya sebut dengan istilah "Share Syndrome". Sederhananya, Share Syndrome adalah semacam...

Max Havelaar dan AMDK Ummat

Dowwes Dekker adalah salah satu pencabut tonggak kejam kolonialisme di bumi Nusantara. Ia menjadi amtenaar saat Gubernur Jenderal Johannes van den Bosch memaksa penduduk...
Diky Supratman

Tiga Tahun Bocah Ini Berjuang Dengan Penyakitnya

Kotawaringin Barat - Diky Supratman (16) anak dari pasangan Mustofa dan Marni jl. Ahamd Yani gg. Baning RT 29 Kelurahan Baru Arut Selatan Kotawaringin...