Pemkot Pontianak Blacklist Perusahaan Reklame Tunggak Pajak

0
74
Reklame dibongkar
Petugas Gabungan Satpol PP dan BKD Pontianak Saat Melepaskan Reklame Yang Tunggak Pajak, Jalan KHA Dahlan, Kota Pontianak, Rabu (1/11/2017). (foto:Putra/SERUJI)

PONTIANAK, SERUJI.CO.ID – Sebanyak 60 reklame berbagai jenis ditertibkan oleh Badan Keuangan Daerah (BKD) Kota Pontianak. Reklame seperti neon box, umbul-umbul, sun screen hingga tenda promosi atau alat peraga diamankan petugas yang tergabung dalam Tim Penertiban Reklame.

Tim penertiban yang terdiri dari BKD dan Satpol PP menyisir sejumlah titik lokasi reklame, diantaranya komplek Pontianak Mall, Jl HOS Cokroaminoto, Jl M Sohor, Jl KHA Dahlan, Jl Gusti Hamzah dan beberapa lokasi lainnya.

Kabid Pengawasan dan Penagihan Pajak Daerah BKD Kota Pontianak, Ruli Sudira menjelaskan pihaknya melakukan penertiban reklame yang melanggar Peraturan Wali Kota (Perwa) Nomor 45 Tahun 2014 tentang penyelenggaraan reklame di Kota Pontianak.

Loading...

Menurutnya, proses penertiban tersebut sudah melalui mekanisme yang benar yakni didahului dengan melayangkan Surat Peringatan (SP) sebanyak tiga kali. Setelah SP itu disampaikan, pihaknya masih memberikan kelonggaran menunggu pemilik reklame memberikan konfirmasi ke Kantor BKD.

Namun hingga dilaksanakannya penertiban, pemilik reklame tidak juga melunasi tunggakan yang menjadi kewajibannya. Besaran tunggakan pajak reklame ada yang mencapai Rp28 juta lebih.

“Penertiban ini dilakukan bukan melihat besar kecilnya nominal, melainkan penegakkan aturan. Artinya, kami di BKD khususnya Bidang Pengawasan dan Penagihan Pajak Daerah bekerja berlandaskan aturan perda dan perwa yang dikeluarkan oleh Pemerintah Kota Pontianak,” ungkap Ruli saat ditemui SERUJI di kantornya, Rabu (1/11).

loading...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

TERBARU