Ombusdman Sultra Selamatkan Uang Negara Rp7,1 Miliar

KENDARI, SERUJI.CO.ID – Sampai menjelang tutup tahun 2018, pihak Ombusdman Republik Indonesia (ORI) perwakilan Sulawesi Tenggara (Sultra) berhasil menyelamatkan uang negara Rp7,1 miliar.

“Uang sebesar itu bersumber dari 3 lembaga resmi yang sebelumnya menginformasikan ke ORI bahwa di lembaga mereka terjadi penyalahgunaan uang negara,” kata Kepala Perwakilan ORI Sultra, Mastri Susilo, di Kendari, Ahad (23/12).

Ketiga lembaga tersebut, kata Mastri, adalah bagian Pemerintahan Desa Kabupaten Bombana, kemudian lembaga pengadaan barang dan jasa, serta bagian Kesejahteraan Rakyat Kota Kendari.

“Dari bagian Pemdes Kabupaten Bombana, besaran kerugian mencapai Rp215 juta dan baru dikembalikan Rp20 juta,” ungkap Mastri.

Dari bagian Kesra Kota Kendari, kata Mastri, besaran kerugian mencapai Rp 6,3 Milyar.

“Seluruh uang dapat diselamatkan.,” ujarnya.

Sedangkan dari bagian pengadaan barang dan jasa, kata Mastri, besaran kerugianya Rp2,5 miliar dan baru dikembalikan Rp829 juta.

“Saya berharap instansi lain di Sulawesi Tenggara dapat bekerjasama agar bisa sama-sama memperkecil peluang penyalahgunaan uang negara,” pungkasnya. (AH/SU05)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Prabowo, Jokowi dan Massa

Bila peristiwa 212 yang penuh makna direvisi pada versi pengkerdilan, sebuah perubahan sosial yang akan terjadi setelahnya sulit diprediksi. Itu seperti terjadi beberapa waktu sebelum keruntuhan rezim Suharto dua dekade lalu.

Wanita Muda Kaki Sering Kesemutan dan Perut Bagian Bawah Sakit, Gejala Apa?

Dokter, sudah 4 hari ini kaki saya terasa kebas dan gampang kesemutan. Juga perut saya bagian bawah terasa sakit. Kira-kira sakit apa ya dok?

Gus Ipul Mentransformasi Kota Pasuruan Menuju Smart City

Pemerintah cerdas adalah pemerintah yang mampu menggunakan teknologi untuk melayani masyarakat secara lebih cepat, lebih murah sekaligus lebih terukur. Dinamika perkembangan teknologi juga berpengaruh terhadap kebutuhan dan harapan masyarakat terhadap pelayanan.

E-Sambat, Cara Gus Ipul Manfaatkan Teknologi Digital untuk Layani Warga Kota Pasuruan

Program Smart City atau Kota Cerdas membuat kerja pemerintah menjadi lebih efisien, termasuk dengan cepat dapat merespon berbagai keluhan masyarakat. Seperti yang dilakukan Pemerintah Kota Pasuruan dengan aplikasi e-Sambat.

Smart City di Surabaya Bukan Sekadar Urusan Aplikasi

Ada enam faktor pendukung terciptanya smart city di Kota Surabaya, Jawa Timur. Program ini bukan sekadar urusan aplikasi, namun juga untuk memberdayakan UMKM.

Terinspirasi Jack Ma, Khofifah Dorong UMKM Masuk ke Dunia Digital

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sejak awal berupaya agar usaha mikro kecil menengah diberikan peluang melalui digitalisasi sistem. Ia terinspirasi Jack Ma, pemilik Alibaba Group, perusahaan e-commerce terbesar di Tiongkok.

Ketum AMSI: Kebutuhan Publik Zaman Now Bukan Hanya Hard News

Media massa digital atau dalam jaringan sudah harus mulai meninggalkan pola pikir konservatif dan konvensional. Masyarakat tak hanya butuh berita keras (hard news), tapi juga informasi keseharian.

Target Pemerintah: 6,1 Juta UMKM On Boarding Setiap Tahun

Usaha mikro kecil menengah di daerah membutuhkan teknologi digital untuk berkembang di era pandemi.

TERPOPULER

Ghazwul Fikri dan Media

Jin Tidak Takut dengan Bacaan Ayat Kursi

Cerita Hamzah Izzulhaq, Pengusaha di Bidang Pendidikan Yang Sukses di Usia Muda

Meski terbilang sukses di usia muda, nyatanya perjuangan Hamzah Izzulhaq tidaklah mudah.