Nelayan Sebatik Hilang Dicari Hingga Perbatasan Malaysia

NUNUKAN – Badan SAR Nasional bersama unsur lainnya mencari nelayan yang hilang di perairan Pulau Sebatik, Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara hingga perbatasan perairan RI dengan Malaysia.

Pencarian pada hari ketiga ini, Tim SAR yang terdiri dari basarnas, TNI, masyarakat dan keluarga korban bernama Muh Rio Arfan (27) dilanjutkan kembali usai sholat Idul Adha 1438 Hijriyah, kata Kepala Seksi Operasi Basarnas Kaltim-Kaltara, Octavianto, Jumat (1/9).

Korban yang beralamat di Jalan Tanjung RT 11 Kelurahan Nunukan Barat Kecamatan Nunukan ini hilang saat mencari ikan menggunakan pukat di perairan Sei Taiwan Kecamatan Sebatik tidak jauh dari perbatasan perairan dengan Tawau, Malaysia pada 27 Agustus 2017 sekitar pukul 10.00 wita.

Namun nelayan Bagang menemukan perahu milik korban di perairan tersebut pada 28 Agustus 2017 sekitar 18.00 wita dalam keadaan kosong sehingga melaporkan kepada pos TNI AL setempat.

Pada perahu jenis katinting tersebut hanya ditemukan barang milik korban berupa jaket, celana training dan uang sebesar 110 ringgit Malaysia yang diduga hasil penjualan hasil tangkapannya.

Sebelum tim SAR melanjutkan pencarian pada hari ketiga terlebih dahulu berkoordinasi dengan petugas marin dan nelayan Malaysia melalui Konsulat RI Tawau.

“Pihak Malaysia bersedia membantu jika menemukan mayat segera melaporkan kepada tim SAR yang melakukan pencarian selama ini,” ujar Octavianto. (Ant/SU01)

Ingin mengabarkan peristiwa atau menulis opini? Silahkan tulis di kanal WARGA SERUJI dengan klik link ini

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

BERITA TERBARU

TERPOPULER