Kondisi Keamanan di Freeport Masih Terkendali

0
80
divestasi saham freeport
Salah satu sudut pertambangan Freeport di Mimika. (Foto: republika.co.id)

TIMIKA – Situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di kawasan pertambangan PT Freeport Indonesia di Tembagapura, Mimika, Papua, hingga kini masih aman. Kondisi ini terkait ketidakpastian masa depan perusahaan pertambangan asal Amerika Serikat itu.

Kapolres Mimika AKBP Victor Dean Mackbon di Timika, Rabu (22/2) mengatakan, situasi keamanan di area Freeport masih stabil dan kondusif. Hingga kini belum ada lagi penambahan pasukan pengamanan PT Freeport pasca kedatangan 250 anggota Brimob dari Polda Kalimantan Barat dan Polda Bali, pekan lalu.

Pasukan pengamanan PT Freeport kini berjumlah 1.200 orang, terdiri atas Satuan Tugas Pengamanan Obyek Vital (Satgas Pam Obvit) dan Satuan Tugas Pengamanan Kewilayahan.

Ribuan personel Polri dan TNI tersebut mengamankan objek-objek vital PT Freeport mulai dari pabrik pengolahan biji di Mil 74 Distrik Tembagapura, Kota Tembagapura, Kuala Kencana, Bandara Mozes Kilangin Timika, hingga Pelabuhan Portsite Amamapare.

Victor mengakui ktidakjelasan masa depan operasi pertambangan PT Freeport berdampak luas. Tidak saja di kalangan karyawan PT Freeport dan perusahaan-perusahaan kontraktor serta privatisasinya, tetapi juga bagi masyarakat Mimika yang selama ini sangat tergantung pada Freeport.

“Semua merasakan dampak itu. Tidak saja karyawan tetapi juga masyarakat luas di Mimika. Kami tentu selalu memonitoring perkembangan situasi yang terjadi karena sudah tentu akan berdampak pada situasi kamtibmas di seluruh Mimika,” ujarnya.

Sesuai laporan yang diterima Polres Mimika, hingga kini jumlah karyawan yang terkena dampak dari persoalan PT Freeport, baik yang dirumahkan atau diberhentikan atau pemutusan hubungan kerja (PHK) sudah mencapai lebih dari 600 orang.

Total karyawan yang bekerja di PT Freeport selama ini, baik karyawan permanen Freeport maupun karyawan perusahaan privatisasi dan kontraktornya berjumlah 32.200 orang.

Kantor Imigrasi Kelas II Tembagapura melaporkan jumlah pekerja asing yang sudah pulang ke negaranya hingga kini berjumlah 45 orang dari total 712 orang pekerja asing yang bekerja di PT Freeport maupun perusahaan-perusahaan privatisasi dan kontraktornya.

EDITOR: Rizky

BAGIKAN
loading...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

Terbaru

Gol Michael Essien Selamatkan Persib dari Kekalahan

BANDUNG - Gol Michael Essien berhasil menyelamatkan Persib Bandung dari kekalahan atas tamunya Bhayangkara FC dalam laga lanjutan kompetisi Gojek-Traveloka Liga 1 Indonesia di...
Pileg Jatim

Walau Terpopuler di Jatim, Jika Pileg Digelar Sekarang Golkar Terendah Dipilih

SURABAYA, SERUJI.CO.ID - Partai Golongan Karya (Golkar) menjadi partai dengan tingkat popularitas tertinggi kedua di Jawa Timur setelah Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP). Kemudian...
Pileg Jatim

Survei: Jika Pileg Digelar di Jatim Sekarang, PDIP Pemenangnya

SURABAYA, SERUJI.CO.ID - Ada lima partai politik (parpol) yang memiliki tingkat popularitas dan elektabilitas tertinggi di Jawa Timur. Yakni PDIP, Golkar, PKB, Demokrat, dan...
ternak, gunung agung

Pemkab Karangasem Berupaya Beli Ternak Pengungsi Gunung Agung

KARANGASEM - Pemerintah Kabupaten Karangasem, Bali mengupayakan membeli ribuan hewan ternak milik para pengungsi Gunung Agung guna mencegah agar tidak dijual dengan harga murah. "Kami...
Pileg Jatim

Survei: Jika “Head To Head” Lawan Khofifah, Gus Ipul Hanya Menang Tipis

SURABAYA, SERUJI.CO.ID - Lembaga survei Alvara Research Center merilis hasil survei aspirasi pemilih jelang Pilgub Jawa Timur 2018 mendatang. Hasilnya, Saifullah Yusuf alias Gus...
Hasanuddin Ali

Dukungan Pada Azwar Anas Sebagai Cawagub Jatim 2018 Tertinggi

SURABAYA, SERUJI.CO.ID - Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas merupakan satu dari tiga kandidat yang mendapat dukungan pemilih tertinggi sebagai calon wakil gubernur (cawagub) untuk...