Klaim Belum Dibayarkan BPJS, RSU Bahteramas Mengadu ke Wagub

KENDARI, SERUJI.CO.ID – Manajemen profesional yang selama ini diterapkan pihak Rumah Sakit Umum (RSU) Bahteramas, Kendari, Sulawesi Tenģgara (Sultra), terancam. Pasalnya utang Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan tak kunjung dibayarkan meski sudah berulangkali ditagih.

“Terus terang utang BPJS itu cukup besar, dan kami sudah sering menagih sejak Mei lalu, tapi sampai sekarang tak kunjung dilunasi. Padahal kami butuh banyak uang untuk mengendalikan kegiatan rutin, termasuk membayar obat, gaji karyawan dan biaya operasional lainnya,” kata Direktur RSU Bahteramas dr Yusuf Hamra kepada Wagub Sultra H Lukman Abunawas sesaat usai gunting pita peresmian beberapa ruang pelayanan baru RSU Bahteramas, Kendari, Senin (17/12).

Menurut Yusuf Hamra akibat utang BPJS Kesehatan yang tak kunjung dilunasi sejak Mei lalu, muncul banyak permasalahan baru, diantaranya terbatasnya stok obat, juga tak terpenuhinya target pencapaian pendapatan.

Masalah terbatasnya stok obat berdampak langsung ke pasien sehingga pelayanan RSU sempat dikeluhkan masyarakat.

Untung saja, kata Yusuf Hamra, jajaran karyawan dan segenap tenaga dokter RSU Bahteramas tergolong bagus pengabdiannya sehingga pelayanan kesehatan kepada masyarakat tetap lancar dan dipuji masyarakat

Menanggapi penjelasan Yusuf Hamra tersebut, Wagub Sultra mengingatkan semua pihak, termasuk masyarakat dan pihak BPJS Kesehatan agar mendukung kegiatan RSU Bahteramas dalam melancarkan pelayanan kesehatan.

“Masalah kesehatan adalah persoalan berat daerah ini sejak beberapa tahun lalu. Karenanya, masalah kesehatan menjadi salah satu dari lima program utama 100 Hari Gubernur Sultra,” kata Wagub Lukman Abunawas kepada wartawan di RSU Bahteramas, Selasa (18/12).

Ruang pelayanan baru yang diresmikan Wagub Sultra meliputi ruang opname, ruang operasi, dan ruang hemodialisis. Sebelum memiliki ruang hemodialisis, pasien dari daerah Sultra yang terkena gangguan ginjal dan harus menjalani cuci darah harus berobat di Makassar atau rumah sakit lainnya di Jawa. (AH/SU05)

1 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Media di Tengah Masyarakat Yang Terjangkit Post Truth

Bagi media, Post Truth itu sesungguhnya sangat menguntungkan. Karena di tengah masyarakat yang terjangkiti Post Truth mereka tidak sedang mencari kebenaran, tapi kesukaan.

Anak Mudah Tersinggung dan Hilang Kontrol, Apa Yang Harus Dilakukan Ortu?

Anak saya pelajar, wanita, umur 15 tahun, sudah berjalan 2 bulan, berobat jalan di RJS Lawang, Malang. Tapi dia masih besar ketersinggungan, kesalah pahaman dalam menerima omongan dan perkataan orang lain.

Belajar, Bukan Bersekolah

Akhir pandemi belum juga jelas, satu hal sekarang makin jelas: Gedung-gedung megah persekolahan itu makin tidak relevan jika dipaksakan untuk kembali menampung kegiatan bersekolah lagi. Sekolah harus direposisi. Juga guru.

Bertema “Inovasi Beyond Pandemi”, AMSI Gelar Indonesian Digital Conference 2020

Ketua Umum AMSI, Wenseslaus Manggut mengatakan IDC yang digelar AMSI bertujuan untuk melihat sejauh mana berbagai sektor melakukan inovasi di tengah pandemi Covid-19 dan seperti apa ke depan.

Cek Fakta: Debat Pilkada Tangsel, Seluruh Paslon Minim Paparkan Data

Debat pemilihan umum kepala daerah (pilkada) Tangerang Selatan (Tangsel) membeberkan program kerja yang dimiliki para peserta. Sayangnya, dalam debat tersebut masing-masing pasangan calon (paslon) lebih banyak bicara dalam tatanan konsep.

PasarLukisan.com Gelar Pameran Lukisan Virtual Karya Pelukis dari Berbagai Daerah

"Ini adalah solusi yang diharapkan akan memecahkan kebekuan kegiatan kesenian, khususnya pameran seni rupa, akibat pandemi yang belum kunjung berakhir," kata M. Anis,

Paman Donald dan Eyang Joe

Banyak yang usil menyamakan pilpres Amerika dengan Indonesia, termasuk kemungkinan Biden akan mengajak Trump bertemu di MRT dan menawarinya menjadi menteri pertahanan.

Berikut Berbagai Larangan Bagi Penasihat Investasi Yang Diatur dalam Keputusan BPPM

Penasihat Investasi dalam menjalankan kegiatannya harus bersikap hati–hati, dikarenakan terdapat larangan yang harus diperhatikan oleh Penasihat Investasi agar terhindar dari sanksi.

TERPOPULER