BPBD Lebak: Gempa 5,5 SR Tak Merusak

LEBAK – Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lebak Kaprawi mengatakan terjadinya gempa berkekuatan 5,5 Skala Richter kedalaman 10 kilometer, Ahad, pukul 05.48 WIB di sebelah barat daya Lebak, Banten tidak menimbulkan kerusakan.

“Gempa tektonik itu dilaporkan tidak menimbulkan kerusakan,” kata Kaprawi, saat dihubungi di Lebak, Ahad.

Gempa berlokasi pada 129 km barat daya Lebak, Banten dan kedalaman 10 km itu tidak berpotensi menimbulkan tsunami.

Masyarakat Kabupaten Lebak bagian selatan yang berdekatan dengan pusat gempa tektonik itu menyatakan, tidak menimbulkan kerusakan infrastruktur.

Warga setempat juga melaksanakan kegiatan seperti biasa karena goncangan gempa tidak begitu besar.

“Kami berharap warga pesisir selatan tidak panik, mengingat gempa tektonik itu tidak berpotensi menimbulkan gelombang tsunami,” jelasnya.

Didi (50), seorang warga Cilograng, Kabupaten Lebak mengaku tidak merasakan getaran gempa itu karena sedang tidur.

Getaran gempa itu tidak dirasakan goncanganya, sehingga masyarakat yang tinggal sekitar pantai pesisir tidak begitu panik.

“Gempa itu juga tidak menimbulkan kerusakan infrastruktur maupun kerugian lainnya, dan warga di sini seperti biasa melakukan aktivitas,” ujarnya pula.

Berdasarkan laporan BMKG, gempa Lebak itu berlokasi 129 km barat daya Lebak, Banten dengan kedalaman 10 kilometer di laut, terjadi pukul 05.48 WIB. (IwanY)

Sumber:Antara

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Gus Ipul Mentransformasi Kota Pasuruan Menuju Smart City

Pemerintah cerdas adalah pemerintah yang mampu menggunakan teknologi untuk melayani masyarakat secara lebih cepat, lebih murah sekaligus lebih terukur. Dinamika perkembangan teknologi juga berpengaruh terhadap kebutuhan dan harapan masyarakat terhadap pelayanan.

E-Sambat, Cara Gus Ipul Manfaatkan Teknologi Digital untuk Layani Warga Kota Pasuruan

Program Smart City atau Kota Cerdas membuat kerja pemerintah menjadi lebih efisien, termasuk dengan cepat dapat merespon berbagai keluhan masyarakat. Seperti yang dilakukan Pemerintah Kota Pasuruan dengan aplikasi e-Sambat.

Smart City di Surabaya Bukan Sekadar Urusan Aplikasi

Ada enam faktor pendukung terciptanya smart city di Kota Surabaya, Jawa Timur. Program ini bukan sekadar urusan aplikasi, namun juga untuk memberdayakan UMKM.

Terinspirasi Jack Ma, Khofifah Dorong UMKM Masuk ke Dunia Digital

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sejak awal berupaya agar usaha mikro kecil menengah diberikan peluang melalui digitalisasi sistem. Ia terinspirasi Jack Ma, pemilik Alibaba Group, perusahaan e-commerce terbesar di Tiongkok.

Ketum AMSI: Kebutuhan Publik Zaman Now Bukan Hanya Hard News

Media massa digital atau dalam jaringan sudah harus mulai meninggalkan pola pikir konservatif dan konvensional. Masyarakat tak hanya butuh berita keras (hard news), tapi juga informasi keseharian.

Target Pemerintah: 6,1 Juta UMKM On Boarding Setiap Tahun

Usaha mikro kecil menengah di daerah membutuhkan teknologi digital untuk berkembang di era pandemi.

TERPOPULER

Jin Tidak Takut dengan Bacaan Ayat Kursi

Tentang Korupsi Sektor Publik

Sebenarnya fenomena korupsi sektor publik terjadi di hampir semua Negara. Bukan hanya di Indonesia yang masuk dalam kategori negara yang belum mapan secara ekonomi. Namun korupsi sektor publikpun terjadi di negara yang sangat mapan perekonomiannya seperti Saudi Arabia.

Tiga Budaya Sunda yang Unik, Nomer 1 Sudah Jarang Ditemukan

Semua tradisi dan budaya di Indonesia unik dan mempunyai ciri khas tersendiri. Tak ketinggalan juga budaya Sunda dan segala tradisi yang dijalankan.