Rekapitulasi KPU NTT Selesai: Jokowi Menang Telak, Selisih Lebih 2 Juta Suara dari Prabowo


KUPANG, SERUJI.CO.ID – Pasangan capres-cawapres nomor urut 01, Jokowi-KH Ma’ruf Amin menang di seluruh Kabupaten/Kota di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), dengan meraih 2.368.982 suara.

Sementara, pasangan nomor urut 02, Prabowo-Sandiaga Uno hanya meraih 305.587 suara.

Perolehan suara Pilpres 2019 ini, berdasarkan hasil rapat pleno terbuka rekapitulasi perhitungan perolehan suara tingkat Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), dengan total suara sah sebanyak 2.674.569 suara, suara tidak sah 43.895 suara.

Dari 22 kabupaten/kota di provinsi berbasis kepulauan itu, dikutip dari berita Antara pada Senin (13/5), Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), menyumbang terbesar suara untuk pasangan Jokowi-Amin yakni 230.740 suara.

Disusul Kota Kupang, 201.052 suara, Kabupaten Kupang, 180.525 suara, Sumba Barat Daya 174.495 suara, Sikka 171.330 suara, Manggarai Timur, 151.326 suara, Kabupaten Ende, 147.946 suara dan Manggarai Timur 151.326 suara.

Manggarai Barat 138.724 suara, Timor Tengah Utara 132.966, Sumba Timur menyumbang 131.696 suara.

Sementara kabupaten penyumbang suara terbanyak untuk pasangan Prabowo-Sandi adalah Kabupaten Ende yakni 32.249 suara, disusul Kabupaten Alor yakni 29.248 suara.

Kemudia, kabupaten yang menyumbang suara terendah untuk pasangan ini adalah Sabu Raijua yakni 1.945 suara, disusul Sumba Tengah 3.113 suara, Sumba Barat 5.054 suara dan Rote Ndao 5.321 suara.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Fahira: Milenial Butuh Teladan, Bukan Tik Tok untuk Membumikan Pancasila

"Membumikan Pancasila secara populer sah-sah saja, tetapi yang dibutuhkan millenial saat ini bukan itu. Milenial butuh teladan dari para penyelenggara negara dan para pemimpin bangsa," kata Fahira

Begini Ciri Rumah Idaman untuk Pasangan Muda

Beberapa waktu lalu, portal properti Lamudi melakukan survei tentang rumah impian bagi pasangan muda, survei tersebut dilakukan kepada 100 pasangan yang baru menikah. Inilah hunian idaman untuk pasangan muda.....

5 Alasan Kita Perlu Membuat Undangan Pernikahan Digital

Kini era sudah berubah. Kini ada sebuah cara baru untuk mengirim undangan pernikahan. Salah satunya adalah dengan memanfaatkan situs desain online, di mana kita bisa menciptakan desain sendiri, juga memanfaatkan Internet untuk mengirimkannya.

Inilah Tulisan AR Baswedan Bantah Tudingan Gerakan Islam Bertentangan dengan Pancasila

AR Baswedan menyebut, pihak-pihak yang sering mempertentangan gerakan Islam dengan Pancasila justru adalah pihak-pihak yang pada hakikatnya tidak paham Pancasila. Justru sebaliknya, pemuka-pemuka ahli pikir Islam memberi pengertian-pengertian yang baik tentang Pancasila yang keluar dari keyakinan yang kuat.

Antisipasi Pelambatan Ekonomi, Ketua DPD Kumpulkan Kadin Provinsi se Indonesia

“Saya sengaja mengumpulkan para ketua umum Kadin provinsi, karena hari ini kita menghadapi masalah serius di sektor dunia usaha dan dunia industri," kata La Nyalla

Kontroversi Omnibus Law, Fahira: Wujud Frustasi Pemerintah atas Kemendegkan Ekonomi

Omnibus Law RUU Cipta Kerja (sebelumnya Cipta Lapangan Kerja atau Cilaka) dinilai sebagai bentuk rasa frustasi pemerintah atas kemandegkan ekonomi yang terjadi lima tahun belakangan ini.

TERPOPULER

close