Kunjungi Gubernur, Dubes Mesir: Bali Memiliki Rasa

DENPASAR, SERUJI.CO.ID – Gubernur Bali Made Mangku Pastika menerima kunjungan Duta Besar Mesir untuk Indonesia Ahmed Amr Ahmed Moawad di Ruang Tamunya, Kantor Gubernur Bali, Denpasar, Selasa (10/4).

Dalam silaturahmi singkat serangkaian acara Forum Indonesia-Afrika (IAF) ini, Dubes Ahmed memuji Bali sebagai daerah wisata spesial yang memiliki keunikan yang berbeda dengan destinasi wisata lain.

“Bali memiliki ‘rasa’ yang berbeda dengan bagian Indonesia yang lain,” katanya.

Dia menambahkan dalam kunjungannya kali ini ingin mencari barang-barang kesenian khas Bali.

Dalam kunjungannya kali ini, Dubes Ahmed tak lupa mempromosikan negara asalnya. Menurutnya Mesir sedang mengembangkan kombinasi antara wisata budaya dengan wisata sejarah.

Seperti diketahui Mesir memiliki sejarah dengan nabi-nabi Islam dan Kristen serta memiliki peradaban panjang yang ditandai keberadaan Piramida dan sungai Nil.

Dia berharap wisatawan bisa tinggal lebih lama di Mesir untuk melihat berbagai destinasi wisata disana termasuk dari Indonesia.

Gubernur Pastika menyambut baik kunjungan Dubes Ahmed. Dia berharap Dubes Ahmed dapat menikmati kunjungannya dan mendapatkan apa yang dicarinya di Bali.

Ia misalnya menyarankan kemana Dubes Ahmed ingin mencari koleksi seni.

Gubernur Pastika juga memuji Mesir sebagai negara dengan peradaban sejarah yang sangat terkenal.

Pada kesempatan ini kedua pihak juga bertukar cinderamata.

Gubernur Pastika mendapat cinderamata patung Pharaoh khas Mesir sedangkan Dubes Ahmed menerima cinderamata ukiran khas Bali dan video profil Provinsi Bali. (Puji/SU02)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Membangun Kembali Budaya Bahari

Penjajah meninggalkan perangkat pelanggengan penjajahan melalui persekolahan. Persekolahan tidak pernah dirancang untuk mencerdaskan kehidupan bangsa.

Gus Ipul Mentransformasi Kota Pasuruan Menuju Smart City

Pemerintah cerdas adalah pemerintah yang mampu menggunakan teknologi untuk melayani masyarakat secara lebih cepat, lebih murah sekaligus lebih terukur. Dinamika perkembangan teknologi juga berpengaruh terhadap kebutuhan dan harapan masyarakat terhadap pelayanan.

E-Sambat, Cara Gus Ipul Manfaatkan Teknologi Digital untuk Layani Warga Kota Pasuruan

Program Smart City atau Kota Cerdas membuat kerja pemerintah menjadi lebih efisien, termasuk dengan cepat dapat merespon berbagai keluhan masyarakat. Seperti yang dilakukan Pemerintah Kota Pasuruan dengan aplikasi e-Sambat.

Smart City di Surabaya Bukan Sekadar Urusan Aplikasi

Ada enam faktor pendukung terciptanya smart city di Kota Surabaya, Jawa Timur. Program ini bukan sekadar urusan aplikasi, namun juga untuk memberdayakan UMKM.

Terinspirasi Jack Ma, Khofifah Dorong UMKM Masuk ke Dunia Digital

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sejak awal berupaya agar usaha mikro kecil menengah diberikan peluang melalui digitalisasi sistem. Ia terinspirasi Jack Ma, pemilik Alibaba Group, perusahaan e-commerce terbesar di Tiongkok.

Ketum AMSI: Kebutuhan Publik Zaman Now Bukan Hanya Hard News

Media massa digital atau dalam jaringan sudah harus mulai meninggalkan pola pikir konservatif dan konvensional. Masyarakat tak hanya butuh berita keras (hard news), tapi juga informasi keseharian.

Target Pemerintah: 6,1 Juta UMKM On Boarding Setiap Tahun

Usaha mikro kecil menengah di daerah membutuhkan teknologi digital untuk berkembang di era pandemi.

TERPOPULER

Inilah Tanda Bayi Terkena Penyakit Demam Berdarah

Kenali Demam Berdarah, waspada terhadap anak anda

Kemcer Di Curug Cipeteuy

Wartawan Dalam Lingkaran Elite Kekuasaan