Gubernur Bali Minta BNN Optimalkan Upaya Pencegahan Penyalahgunaan Narkoba

0
14
Kepala BNN Pusat Heru Winarko
Gubernur Bali Made Mangku Pastika dan Kepala BNN Pusat Heru Winarko beserta jajaran di Ruang Kerja Gubernur Bali, Jumat (23/3/2018).

DENPASAR, SERUJI.CO.ID – Gubernur Bali Made Mangku Pastika meminta Badan Narkotika Nasional (BNN) mengoptimalkan upaya pencegahan terhadap penyalahgunaan narkoba disamping upaya lainnya seperti penindakan dan rehabilitasi yang terus diintensifkan. Harapan tersebut disampaikan Gubernur Pastika saat menerima Kepala BNN Pusat Heru Winarko, di Ruang Kerjanya, Jumat (23/3).

Lebih jauh Pastika menyampaikan bahwasannya pencegahan terhadap penyalahgunaan narkoba harus dilakukan secara masif dan melibatkan peran segenap unsur masyarakat termasuk didalamnya peran dari Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM ) serta partisipasi dari CSR.

Ditambahkan Pastika, disamping upaya pencegahan, rehabilitasi terhadap para pengguna narkoba perlu terus diintensifkan.

“Jika memungkinkan di Bali agar dibangun pusat rehabilitasi. Saya juga sudah bertemu dengan Universitas Shanghai China untuk pengembangan pengobatan tradisional bagi pengguna narkoba. Penindakan tetap jalan, pencegahan dan rehabilitasi juga harus jalan terus,” imbuhnya.

Gubernur Pastika yang didampingi Penjabat Sekda Provinsi Bali Ida Bagus Ngurah Ardha dan Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Provinsi Bali Dewa Putu Mantera juga meminta agar BNN terus meningkatkan kinerjanya mengingat tantangan ke depan yang semakin kompleks dan sulit, serta bersikap tegas terhadap setiap penyalahgunaan narkoba.

“Sekarang sudah beredar hampir 71 jenis narkoba, tantangan kedepan semakin sulit dan kompleks. Untuk itu kita harus terus percanggih sistem dan tingkatkan sinergi yang ada. Kita selamatkan generasi muda dari bahaya narkoba,” tuturnya.

Sementara itu, Kepala BNN Heru Winarko menyampaikan bahwasannya pihaknya terus meningkatkan kerjasama dengan semua pihak khususnya dalam upaya pencegahan serta pemberantasan dari penyalahgunaan narkoba.

Disamping membangun sistem yang canggih, upaya penyuluhan terkait bahaya narkoba ketengah masyarakat serta keterlibatan desa adat dalam upaya pencegahan narkoba juga terus diintensifkan.

“Sistem di lembaga kemasyarakatan pun rencananya kita perbaiki sehingga tidak ada lagi kesan bahwa Lapas sebagai tempat perdagangan narkoba,” ujarnya.

Ia juga menyambut baik keinginan Pemprov Bali untuk membangun pusat rehabilitasi bagi para pengguna narkoba, dan BNN siap mendukung upaya tersebut. (Puji/Hrn)

loading...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

BACA JUGA

Diduga Ada ASN Dukung Gus Ipul, Ini Komentar Mantan Sekdaprov Jatim

SURABAYA, SERUJI.CO.ID - Munculnya postingan foto Asisten II Sekdaprov Jatim Fattah Yasin bersama beberapa orang termasuk mantan Gubernur Jatim Imam Utomo dan salah satu...

Tabung Elpiji Meledak di Bandung, 14 Orang Luka

BANDUNG, SERUJI.CO.ID - Tabung gas berukuran tiga kilogram meledak di sebuah rumah kontrakan di Gang Marsadi, Kelurahan Babakan Sari, Kecamatan Kiaracondong Kota Bandung, dan melukai...

Korban Dukun Cabul di Sukabumi Terus Bertambah

SUKABUMI, SERUJI.CO.ID - Hasil pemeriksaan anggota Polsek Cibadak, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat korban dukun cabul AR (43) warga Ciaul, Kota Sukabumi terus bertambah hingga...
Penggelapan dana

Kejaksaan Jatim Dalami 15 Anggota Dewan Terlibat P2SEM

SURABAYA, SERUJI.CO.ID - Kejaksaan Tinggi Jawa Timur (Kejati Jatim) mendalami keterlibatan 15 anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Jatim periode 2004 - 2009 dalam...
tewas

Seorang Wanita Tewas Diduga Keracunan Minuman

RANTAU, SERUJI.CO.ID - Seorang wanita muda berinisial HS berusia 18 tahun warga Desa Bakau, Kecamatan Margasari, Kabupaten Tapin, Kalimantan Selatan, meninggal dunia diduga karena...