SUMENEP, SERUJI.CO.ID – Wakil Bupati (Wabup) Sumenep, Achmad Fauzi, mendukung wacana pemotongan gaji ASN sebanyak 2,5 persen untuk zakat. Karena bagi Fauzi, ASN memang harus menjadi motor penggerak kesadaran masyarakat dalam membayar zakat, sebab ASN tergolong mampu secara finansial.
“Menurut saya baik-baik saja. ASN memang harus menjadi motor kebangkitan kesadaran zakat,” kata Fauzi kepada SERUJI, Senin (12/2).
Selain itu, politikus PDIP itu juga mengatakan ASN perlu menjadi penggerak kesadaran berinfak dan sedekah. Jika itu terjadi, niscaya kehidupan sosial tidak akan timpang. Kaum duafa di lingkungan masyarakat akan terus berkurang jika intens mendapatkan bantuan tersebut.
Fauzi juga mengatakan bahwa mengeluarkan zakat, infak dan sedekah akan mengasah kepedulian sosial. Empati kepada warga yang membutuhkan akan terpupuk. Dampaknya, Fauzi yakin kesenjangan ekonomi di tengah-tengah masyarakat bakal sulit ditemui.
Karena itu, Fauzi mendukung penerbitan regulasi kewajiban pemotongan zakat tersebut. Terlebih zakat bagi muslim yang mampu merupakan sebuah kewajiban. Di Sumenep sendiri, kata dia, pembayaran zakat ASN selama ini memang sudah terkordinir. Jadi hanya tinggal menunggu terbitnya regulasi pemotongan zakat tersebut.
“Kita akan sambut baik bila kebijakan pemotongan zakat, apalagi langsung dikelola Baznas,” tegasnya.
Lebih dari itu, Fauzi menyebut ASN muslim nanti akan menjadi contoh bagi masyarakat luas dalam semangat berbagi. Semangat berbagi itu sendiri dianggap sangat diperlukan dalam tatanan kehidupan bermasyarakat. (Rahmat/Hrn)
