LEBAK, SERUJI.CO.ID – Warga pengguna jasa angkutan commuter line Rangkasbitung-Tanah Abang meminta PT Kereta Api Indonesia (KAI) menambah gerbong khusus perempuan guna kenyamanan para penumpang wanita.
“Selama ini gerbong khusus perempuan cukup terbatas hanya dua gerbong, yakni gerbong pertama dan gerbong terakhir,” kata Mailani (30) seorang warga Rangkasbitung, Lebak, Banten, Jumat (22/12).
Ia mengaku bersama ratusan perempuan lainnya setiap hari menggunakan Commuter Line rute Rangkasbitung-Tanah Abang.
Namun, jika gerbong khusus perempuan penuh maka harus berbaur dengan kaum laki-laki.
PT KAI setiap perjalanan Commuter Line mengangkut rangkaian hingga 10 gerbong dan hanya menyediakan dua gerbong khusus perempuan.
Karena itu, pihaknya berharap PT KAI dapat kembali menambah khusus gerbong untuk perempuan.
“Kami merasa tidak nyaman karena kerapkali mengalami pelecehan seksual jika padat penumpang,” jelasnya.
Begitu juga Tuti (30) seorang pengguna jasa angkutan Commuter Line mengatakan dirinya sangat mengharapkan adanya penambahan gerbong khusus untuk perempuan.
Apalagi, saat ini memperingati Hari Ibu tentu kaum perempuan perlu mendapat perlindungan.
Selama ini, dirinya kerapkali tidak tertampung di gerbong khusus perempuan sehingga terpaksa berbaur dengan laki-laki.
Bahkan, dirinya pernah mengalami pelecehan seksual saat penumpang padat.
